MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

UIN Ar-Raniry Gali Jejak Sejarah Aceh-Bugis yang Belum Banyak Terungkap

Redaksi by Redaksi
28 Oktober 2026
in News
0

Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI), Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, menggelar diskusi akademik untuk mengungkap keterkaitan Kesultanan Aceh Darussalam dan Kerajaan Wajo, Senin (27/10/2026). | Foto: Humas UIN Ar-Raniry

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Jejak hubungan Aceh dan Bugis dalam sejarah Nusantara kembali ditelusuri melalui kajian tentang Daeng Mansur.

Senin (27/10/2026) lalu, Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI), Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, menggelar diskusi akademik untuk mengungkap keterkaitan Kesultanan Aceh Darussalam dan Kerajaan Wajo.

RelatedPosts

Segini Harga Emas Perhiasan dan Antam Hari Ini 

Atasi Sampah Terlambat Diangkut, Banda Aceh Tambah 18 Armada

Banda Aceh Hasilkan 270 Ton Sampah Sehari, 70 Persen Organik

Diskusi bertajuk “Daeng Mansur: Aceh-Bugis” itu mempertemukan akademisi dan pemerhati sejarah untuk membahas hubungan antardaerah yang dinilai masih perlu diteliti lebih jauh. Kajian tersebut diharapkan membuka ruang penelitian baru mengenai interaksi masyarakat Aceh dan Bugis serta kontribusinya terhadap perkembangan peradaban Nusantara.

Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry, Reza Idria, MA, PhD, yang mewakili rektor, mengatakan sejarah maritim menjadi salah satu pintu untuk memahami hubungan masyarakat lintas wilayah. Laut, menurutnya, tidak semata-mata memisahkan satu daerah dengan daerah lain, tetapi juga menjadi jalur pertemuan dan pertukaran pengetahuan.

“Padahal pada satu zaman tertentu itu dulu orang melihat laut itu adalah jalan,” kata Reza.

Ia mengatakan, cara pandang tersebut penting untuk membaca sejarah Nusantara sebagai ruang yang dibentuk oleh mobilitas, interaksi, dan hubungan antarmasyarakat. Karena itu, figur Daeng Mansur perlu dikaji lebih jauh untuk membantu memahami jejak hubungan Aceh dan Bugis.

Reza juga mengaitkan hubungan kedua wilayah dengan proses perdamaian Aceh. Ia menyebut Jusuf Kalla, Hamid Awaluddin, dan Farid Husain sebagai tokoh asal Bugis yang berperan dalam memfasilitasi proses perdamaian tersebut.

Menurut Reza, keterhubungan lintas daerah tidak hanya penting dalam sejarah masa lalu, tetapi juga terlihat dalam upaya membangun dialog dan menyelesaikan konflik.

Ia mencontohkan penelitian mengenai Syekh Yusuf Al-Makassari dan Syekh Abdurrauf As-Singkili yang mengungkap hubungan intelektual kedua ulama, termasuk melalui karya-karya yang saling memberikan komentar terhadap naskah satu sama lain. Kajian berbasis sumber semacam itu, katanya, dapat memperluas khazanah sejarah Islam Nusantara.

Ketua Prodi SKI sekaligus ketua panitia, Ruhamah, MAg, mengatakan diskusi tersebut merupakan hasil kolaborasi akademik dan kebudayaan antara UIN Ar-Raniry dan Pusat Kajian Sejarah, Budaya, dan Peradaban Kesultanan Nusantara (PUSAKA SENA).

Diskusi tersebut menghadirkan filolog Aceh Nurdin AR, MHum; Direktur Pedir Museum Masykur Syarifuddin, SHum, MHum; Sudirman Sabang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan; serta Amrullah Amir, PhD, dari Universitas Hasanuddin.

Tags: Daeng MansurKerajaan WajoKesultanan Aceh Darussalamsejarah Aceh-Bugissejarah Islam Nusantarasejarah maritim NusantaraUIN AR RANIRY
Previous Post

Harga Pupuk Subsidi Dipangkas 20 Persen, Urea Jadi Rp1.800 per Kg

Next Post

Atasi Sampah Terlambat Diangkut, Banda Aceh Tambah 18 Armada

Related Posts

Mahasiswa MHU UIN Ar-Raniry Didorong Garap Peluang Bisnis Haji dan Umrah

by Ahmad Mufti
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Mahasiswa Program Studi Manajemen Haji dan Umrah (MHU) UIN Ar-Raniry Banda Aceh didorong tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan...

Perkuat Kolaborasi Akademik, Prodi BSA UIN Ar-Raniry dan LIPIA Banda Aceh Siapkan Tiga Agenda Strategis

Perkuat Kolaborasi Akademik, Prodi BSA UIN Ar-Raniry dan LIPIA Banda Aceh Siapkan Tiga Agenda Strategis

by Ahlul Fikar
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh...

Dekan FSH UIN Ar-Raniry Masuk Daftar 2 Persen Ilmuwan Dunia

by Ahmad Mufti
12 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mursyid Djawas, kembali masuk...

Next Post

Atasi Sampah Terlambat Diangkut, Banda Aceh Tambah 18 Armada

Segini Harga Emas Perhiasan dan Antam Hari Ini 

Discussion about this post

CERITA

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co