MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Harga Pupuk Subsidi Dipangkas 20 Persen, Urea Jadi Rp1.800 per Kg

Riska Zulfira by Riska Zulfira
28 Oktober 2026
in Nasional
0

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen untuk meringankan biaya produksi petani. Kebijakan yang berlaku sejak 22 Oktober 2025 itu menetapkan harga pupuk urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram, sedangkan pupuk NPK turun dari Rp2.300 menjadi Rp1.840 per kilogram.

Penurunan harga tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Pada 2026, pemerintah mengalokasikan 9,55 juta ton pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 16 juta petani.

RelatedPosts

OJK Blokir 702 Ribu Rekening Terkait Penipuan, Dana Rp825,2 Miliar Diamankan

Impor Beras Tembus 7 Juta Ton, Produksi Nasional Naik Jadi 34,69 Juta Ton

Bahlil Ancam Evaluasi Ekspor Gas ke Negara yang Tak Hargai Indonesia

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pupuk bersubsidi harus tersedia bagi petani tepat waktu, dalam jumlah dan mutu yang sesuai, serta tepat sasaran. Ketersediaan pupuk dinilai penting untuk mendukung kegiatan produksi pertanian, terutama di tengah gejolak geopolitik dan perubahan harga komoditas dunia.

“Pupuk adalah salah satu kunci produksi. Karena itu, pupuk harus tersedia tepat waktu, tepat jumlah, tepat mutu, dan tepat sasaran. Kami tidak ingin petani kesulitan memperoleh pupuk ketika memasuki musim tanam,” kata Mentan Amran.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, pemerintah menyederhanakan 145 regulasi yang dinilai menghambat penyaluran pupuk. Pemerintah juga menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 sebagai bagian dari penataan tata kelola pupuk bersubsidi.

Selain penurunan harga, pemerintah memperkuat pengawasan distribusi melalui rotasi 248 pejabat dan pencabutan sejumlah izin penyaluran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pupuk bersubsidi dapat diterima petani sesuai ketentuan.

Pemerintah juga menegaskan pemenuhan kebutuhan petani dalam negeri menjadi prioritas sebelum pupuk dipasarkan ke luar negeri. Dengan penurunan harga dan pembenahan distribusi, kebijakan pupuk bersubsidi diharapkan dapat membantu petani memperoleh sarana produksi dengan biaya lebih terjangkau.

“Kalau kebutuhan petani dalam negeri belum aman, jangan bicara ekspor. Prioritas pertama adalah petani Indonesia. Ekspor hanya dapat dilakukan setelah stok dan kebutuhan nasional benar-benar terpenuhi,” tegasnya.

Tags: alokasi pupuk subsidi 2026distribusi pupuk bersubsidiharga pupuk NPKharga pupuk subsidi turunharga pupuk urea 2026Menteri Pertanian Amran Sulaimanpupuk bersubsidi
Previous Post

Banda Aceh Hasilkan 270 Ton Sampah Sehari, 70 Persen Organik

Next Post

UIN Ar-Raniry Gali Jejak Sejarah Aceh-Bugis yang Belum Banyak Terungkap

Related Posts

Stok Pupuk Aceh Besar Mulai Normal Pascabanjir

by Ulfah
6 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memastikan ketersediaan pupuk bagi petani kembali terjaga setelah sempat mengalami kelangkaan akibat banjir yang...

Polairud Polda Aceh Bongkar Penyelundupan 2 Ton Pupuk Subsidi ke Pulo Aceh

by Riska Zulfira
8 November 2025
0

MASAKINI. CO - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh melalui Subdit Gakkum berhasil membongkar praktik penyalahgunaan pupuk bersubsidi...

Alokasi Pupuk Bersubsidi Sumut 2021 Bertambah Jadi 361.861 Ton

Alokasi Pupuk Bersubsidi Sumut 2021 Bertambah Jadi 361.861 Ton

by Redaksi
18 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Provinsi Sumatra Utara mendapat alokasi pupuk subsidi sebanyak 361.861 ton tahun 2021. Jumlah ini meningkat dibanding alokasi pupuk...

Next Post

UIN Ar-Raniry Gali Jejak Sejarah Aceh-Bugis yang Belum Banyak Terungkap

Atasi Sampah Terlambat Diangkut, Banda Aceh Tambah 18 Armada

Discussion about this post

CERITA

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co