MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Maret 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kerjasama dengan BPPT, Pemerintah Aceh Ingin Hilirisasi Jadi Nafas Pembangunan

Masa Kini by Masa Kini
3 Oktober 2019
in Nasional
0
Kerjasama dengan BPPT, Pemerintah Aceh Ingin Hilirisasi Jadi Nafas Pembangunan
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menandatangani kerja sama di bidang pembangunan teknologi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dengan Pemerintah Aceh, di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Kamis 03/09. Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menginginkan agar pembangunan teknologi lewat kerja sama tersebut bisa berbarengan dengan pengembangan hilirisasi.

“Melalui penerapan teknologi ini, kita ingin agar pembangunan kita berbarengan dengan pembangunan hilirisasi,” kata Nova Iriansyah. Hal itu kata Nova, atas dasar banyaknya sumber daya alam Aceh yang di tingkat hulunya saja sudah dibawa ke Medan.

RelatedPosts

Musim Mudik Lebaran, Pemerintah Resmi Berlakukan Pembatasan Truk Mulai Pekan Depan

Kualitas Suara Speaker Masjid yang Baik, Bantu Jemaah Memahami Makna Ibadah

Mulai 28 Maret, Anak Usia di Bawah 16 Tahun Dilarang Miliki Akun Instagram-TikTok

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pembangunan hilirisasi lewat kerja sama penerapan teknologi ini, adalah pada pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan dan pengembangan sektor perkebunan.

Hilirisasi dari energi baru terbarukan adalah pada pembangunan industri kelistrikan. Sementara pengembangan sektor perkebunan bisa dilakukan melalui hulu dan hilirisasi industri kopi, kakao, atsiri, dan pala, serta mendukung klaster inovasi nilam.

“Kerja sama dengan BPPT merupakan pilihan tepat, sebab lembaga ini merupakan thinktank bagi kajian strategis dalam perumusan inovasi dan kebijakan pemerintahan,” kata Nova. Ia berharap dengan kerja sama itu cita-cita untuk menuju Aceh yang inovatif dan punya saing tinggi akan segera terwujud.

Selain pengembangan teknologi di bidang Energi Baru dan Terbarukan serta sektor perkebunan, BPPT juga bekerjasama di bidang inovasi tata kelola pemerintahan melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Dalam hal ini, pemerintah Aceh telah menerapkannya kebijakan e-procurement secara transparan dan dapat dipantau realtime oleh publik melalui website yang tersedia.

Selain itu, pemerintah Aceh juga telah meluncurkan aplikasi e-planing dan e-budgeting terintegrasi untuk perencanaan dan penganggaran daerah. Hal itu sebagai upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Pada penganggaran APBA tahun depan aplikasi ini akan dipakai secara normatif.

“Dengan itu InsyaAllah penyimpangan akan tereliminasi dengan sendirinya. Sistem tidak memungkinkan orang melakukan penyimpangan dalam penganggaran,” kata Nova. Dengan pengkajian lebih lanjut dan dukungan BPPT, Nova berharap sistem e-planing dan e-budgeting lebih ideal dan kompatibel, sehingga bisa diterapkan untuk penganggaran di seluruh kabupaten dan kota di seluruh Aceh.

Kerja sama dengan BPPT, juga dilakukan dalam hal optimalisasi di sektor kelautan, perikanan,dan peternakan melalui Penguatan Sistem Aplikasi Daerah untuk kualitas tangkapan ikan, kajian pelabuhan, produk halal dan sumber daya olahan, serta inovasi untuk industri pengembangan ternak sapi.

Selain itu, juga ada kerja sama di bidang pengembangan lembaga pendidikan vokasional dan dayah melalui program life skills. Di bidang ini, diharapkan lahir hilirisasi industri melalui penguatan dan penerapan teknologi sektor pangan serta dukungan bagi penerapan teknologi untuk usaha tradisional.

Sementara itu Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Hammam Riza, mengatakan kerja sama yang dilakukan pihaknya bertujuan membantu pemerintah Aceh dalam pengkajian, penerapan dan pemasyarakatan teknologi. Dalam hal ini, pihaknya ingin ada peningkatan sumber daya manusia sebagai upaya peningkatan iptek.

“Iptek adalah landasan dalam pembangunan dan penetapan pembangunan di tingkat nasional dan di daerah. Jadi kita menawarkan ke masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dalam membangun teknologi melalui perekayaan teknologi,” kata Hammam Riza.

Selain dengan pemerintah Aceh, BPPT sebelumnya juga telah melakukan kerjasama dengan BPKS dan Banda Aceh dalam membentuk Islamic Smart City. []

Tags: BPPT Kerja Sama dengan Pemerintah Aceh
Previous Post

Empat Warga Aceh Korban Kerusuhan Wemana Dipastikan Selamat

Next Post

Sekda Aceh Bekali Program ‘BEREH’ Kepada Camat se-Aceh

Related Posts

No Content Available
Next Post

Sekda Aceh Bekali Program 'BEREH' Kepada Camat se-Aceh

Polwan Cantik Kembali Beraksi, Mahasiswa Pase Diberi Permen

Discussion about this post

CERITA

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co