MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 2, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Ahli Peringatkan Kerusakan Hati Sering Terlambat Disadari, Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Sirosis

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
2 Juni 2026
in Nasional
0

Tahapan kerusakan hati pada manusia. Foto: Kemenkes

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kerusakan hati kerap berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas hingga memasuki stadium lanjut. Kondisi ini membuat deteksi dini menjadi faktor penting untuk mencegah penyakit berkembang menjadi sirosis hingga gagal hati.

Ahli Hepatitis dan Penyakit Infeksi Saluran Pencernaan, David Handojo Muljono, menjelaskan hati merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh yang bekerja selama 24 jam tanpa henti. Organ ini berfungsi menyaring racun, mengatur metabolisme, menghasilkan protein penting, membantu pencernaan, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

RelatedPosts

Prabowo: Stabilitas Timur Tengah Pengaruhi Energi Dunia dan Rantai Pasok Global

Pelemahan Rupiah Dinilai Dipicu Tekanan Global, Bukan Fundamental Ekonomi Indonesia

Anggaran Obat Gangguan Jiwa Naik Lima Kali Lipat, Kemenkes Perluas Akses Pengobatan Skizofrenia

“Hati dapat disebut sebagai pabrik kimia terbesar dalam tubuh karena menjalankan berbagai fungsi vital yang menopang kehidupan manusia,” ujarnya, mengutip infopublik.id, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan, kerusakan hati dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus hepatitis, konsumsi alkohol, perlemakan hati, penyakit autoimun, hingga gangguan metabolik. Proses kerusakan biasanya diawali dengan peradangan yang berlangsung dalam waktu lama dan memicu terbentuknya jaringan parut atau fibrosis.

Pada tahap awal, fibrosis masih dapat diperbaiki. Namun jika terus berlanjut, jaringan parut akan menggantikan jaringan hati yang sehat dan berkembang menjadi sirosis. Kondisi tersebut menyebabkan hati mengeras, fungsi organ menurun, dan aliran darah terganggu.

“Ketika sudah memasuki sirosis, pasien berisiko mengalami berbagai komplikasi serius seperti penumpukan cairan di perut, mata menguning, hingga gangguan pembekuan darah,” kata David.

Karena itu, ia menekankan pentingnya pencegahan melalui vaksinasi, menjaga berat badan ideal, menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, serta menghindari konsumsi alkohol dan perilaku berisiko yang dapat merusak hati.

Selain pencegahan, deteksi dini juga dinilai sangat penting. Pemeriksaan fungsi hati dapat dilakukan melalui tes darah, USG, hingga elastografi yang mampu menilai tingkat fibrosis tanpa tindakan invasif.

David menegaskan bahwa peluang pemulihan akan jauh lebih besar apabila gangguan hati ditemukan sejak awal. Sebaliknya, keterlambatan diagnosis dapat membuat kerusakan berkembang menjadi penyakit hati kronis yang membutuhkan penanganan lebih kompleks, mulai dari terapi obat hingga transplantasi hati.

“Semakin cepat kerusakan hati dihentikan, semakin besar peluang untuk pulih dan terhindar dari komplikasi serius,” ujarnya.

Tags: deteksi dinifungsi hatiHepatitisKemenkes RIkesehatan hatikesehatan liverpenyakit hatiperlemakan hatisirosis hati
Previous Post

Arne Slot Incar AC Milan Usai Dipecat Liverpool

Next Post

BMKG Deteksi 65 Titik Panas di Aceh, Masyarakat Diminta Waspada Karhutla dan Cuaca Ekstrem

Related Posts

Cakupan Imunisasi Aceh Hanya 33 Persen, Wamenkes Ingatkan Ancaman Campak

by Riska Zulfira
22 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Cakupan imunisasi anak di Aceh masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah. Di tengah capaian imunisasi nasional yang...

Kemenkes Pastikan Indonesia Belum Temukan Kasus Virus Ebola

by Aininadhirah
20 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan hingga saat ini belum ada kasus virus Ebola yang ditemukan di Indonesia. Meski...

Wamenkes Dijadwalkan Kunjungi Banda Aceh, Kemenkes Fokus Pantau Layanan Imunisasi

by Ahmad Mufti
7 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mulai mematangkan persiapan Kunjungan Lapangan Tematik (Kumlaptik) yang akan digelar di Banda...

Next Post

BMKG Deteksi 65 Titik Panas di Aceh, Masyarakat Diminta Waspada Karhutla dan Cuaca Ekstrem

Ramai Pedagang Pendatang di Banda Aceh, Satpol PP-WH Tegaskan Aturan Sama

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co