MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Plt Gubernur Minta Masyarakat Dilibatkan Kelola Ternak Pemerintah

Masa Kini by Masa Kini
10 Oktober 2019
in Daerah
0
Plt Gubernur Minta Masyarakat Dilibatkan Kelola Ternak Pemerintah
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta pengelola UPTD Inseminasi Buatan dan Inkubator Dinas Peternakan Aceh di Ie Suum Aceh Besar untuk melibatkan masyarakat dalam pengelolaan rumah hewan itu. Masyarakat yang berada di lokasi UPTD itu, kata Nova, harus menerima manfaat dari keberadaan tempat peternakan milik pemerintah itu.

“Mereka bisa tanam pakan dan kita membeli dari mereka untuk mencukupi kebutuhan pakan sapi-sapi itu,” kata Nova saat meninjau lokasi tersebut, Kamis 10/10.

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Terima Hibah Aset dari PN, Perkuat Tata Kelola Barang Milik Daerah

Pemerintah Percepat Huntap Korban Banjir-Longsor, Aceh Ikuti Rakornas Pemulihan Pascabencana

PTS Aceh Hadapi Tantangan Kualitas Dosen, Pemerintah Dorong Penguatan SDM

Di UPTD Inseminasi Buatan dan Inkubator Ie Suum, Dinas Peternakan Aceh memelihara sebanyak 300 ekor sapi. Sebanyak 250 di antaranya adalah sapi jenis Brahma Cross yang didatangkan langsung dari Australia. Sisanya adalah sapi bali. Sapi-sapi itu merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan yang keseluruhannya berjumlah 3.000 ekor. Selain di Ie Suum, sapi-sapi itu disebar ke Aceh Tenggara, Tamiang, Bireun dan di Saree Aceh Besar.

Saat ini, 26 warga Ie Suum memang dipekerjakan sebagai peternak yang mengelola peternakan itu. Selain sebagai peternakan Nova mengharapkan agar ketersediaan tempat pembibitan sapi itu bisa menghasilkan industri mulai dari hulu tengah hingga hilir. Nah, di sinilah masyarakat lokal bisa dilibatkan.

“Selain mereka juga membantu suplai pakan, mereka juga bisa dipekerjakan atau mengelola rumah potong hewan,” kata Nova.

Dalam kunjungan itu juga ikut Ketua Kadin Aceh Makmur Budiman dan Ketua PT. Pembangunan Aceh Zubir Sahim. Kepada keduanya, Nova meminta agar mengundang investor untuk berinvestasi di UPTD Inseminasi Buatan dan Inkubator itu. Fasilitas di kandang sapi tersebut sangat lengkap. Ada gudang, tempat laboratorium dan kandang berkapasitas 3.000 ekor sapi.

Pola kerjasama yang bisa ditawarkan kepada investor adalah bagi hasil. Di mana, penggemukan sapi potong punya nilai rupiah tinggi. Jika dirawat dengan baik dan pakannya tercukupi, sapi jenis brahma bisa menghasilkan daging hingga 2 kilogram per hari. Sekilo daging sapi potong itu bisa dijual seharga Rp.50 ribu. Sementara pakan per ekornya tercukupi sekitar Rp.30 ribu per hari.

“Pak Makmur dan Pak. Zubir, buat bisnis plannya sehingga masuk akal bagi investor untuk masuk ke mari,” kata Nova. Melihat lokasi UPTD itu, Nova optimis pengembangan peternakan lewat skema kerja sama swasta akan berhasil.

“Lokasinya sangat bagus. Ada bandara, ada pelabuhan dan tempat ini juga tidak jauh dari Kawasan Industri Aceh Ladong dan pengembangan kampus Unsyiah,” kata Nova.

Hilirisasi dari peternakan tersebut kata Nova, bisa diwujudkan dengan penggilingan daging yang bisa dikirim ke Timur Tengah. Negara-negara di sana menantikan halal food yang produknya bisa diolah di Aceh. “Bagus sekali ini. Hulunya sapi, hilirnya pengalengan. Tengahnya daging beku,” ujar Nova. []

Previous Post

Walau Wamena Dilanda Kerusuhan, Lima Pedagang Aceh Tak Ingin Kembali

Next Post

Rektor Unsyiah Raih Gelar Insinyur Profesional Utama

Related Posts

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

by Aininadhirah
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dunia usaha menghadapi perubahan besar seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik ekonomi berkelanjutan. Guru...

Taman Telepon Direvitalisasi, Pemko Banda Aceh Hidupkan Jejak Sejarah Kota Tua

by Riska Zulfira
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menata kembali kawasan bersejarah Taman Telepon yang berada di pusat kota. Revitalisasi kawasan...

Ekonom: Aceh Butuh Industri Besar untuk Ubah Struktur Ekonomi

by Aininadhirah
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Aceh membutuhkan dorongan besar melalui pembangunan industri berskala besar untuk mengubah struktur perekonomian daerah. Pengembangan industri hilir berbasis...

Next Post
Rektor Unsyiah Raih Gelar Insinyur Profesional Utama

Rektor Unsyiah Raih Gelar Insinyur Profesional Utama

Israel Telah Menahan 200 Anak Palestina

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co