MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Anggaran Refocusing Corona Aceh 2,49 Triliun, KPK Berikan Sejumlah Rekomendasi

Masa Kini by Masa Kini
15 Mei 2020
in Headline, Nasional
0

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat memantau RSUZA terkait penanganan corona.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rekomendasi sejumlah hal pada Pemerintah Aceh terkait anggaran realokasi (refocusing) bencana Coronavirus Disease (Covid-19).

Rekomendasi itu mencuat dalam rapat koordinasi pemantauan penyaluran dana penanganan bencana Corona antara KPK dengan Pemerintah Aceh, Jumat (15/5).

RelatedPosts

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Tapi Tak Bisa Didiskualifikasi 

Harga BBM Indonesia Disebut Lebih Murah dari Sejumlah Negara Asia Tenggara

Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Masuk Pembicaraan Tingkat II

“Rekomendasi untuk menutup celah potensi korupsi anggaran refocusing, mengingat besarnya jumlah anggaran tersebut,” ujar Kepala Satgas Koordinasi Pencegahan Wilayah III KPK, Aida Ratna Zulaiha.

Rekomendasi itu, mekanisme refocusing harus akuntabel, sesuai prosedur dan setiap proses perubahannya dilaporkan.

KPK juga merekomendasikan agar setiap proses tersebut selalu melibatkan Inspektorat dan BPKP perwakilan, sehingga pada saat post audit tidak bermasalah.

Berikutnya, KPK mengingatkan terkait ketepatan penggunaan anggaran, harus rasional dan sesuai kebutuhan. Hal ini untuk menghindari jumlah ketersediaan yang berlebihan.

“Dan yang ketiga, jangan gunakan anggaran untuk kepentingan Pilkada atau politik lainnya,” tegas Aida dalam rapat video telekonferensi zoom webinar tersebut.

Selain itu, KPK juga menghimbau pemda agar memperhatikan pendataan penerimaan bantuan, dengan menggunakan DTKS sebagai rujukan serta melakukan verifikasi dan validasi perluasannya agar penyaluran bantuan tepat sasaran, akuntabel dan transparan.

“Kami meminta Pemda untuk menggunakan data DTKS karena 80 persen sudah padan dengan NIK. Perluasan DTKS yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah itu dipersilakan yang penting ada kriteria yang ditetapkan by name by address dan berdasarkan NIK,” ujar Aida.

Ia juga meminta agar data DTKS dan non-DTKS tetap dipelihara, sehingga ke depan menjadi satu data. Selanjutnya, tambah Aida, terkait pendataan harus melibatkan unsur terkecil masyarakat yaitu di tingkat RT/RW serta Dukcapil untuk dipadankan dengan NIK,” katanya.

Pemantauan penggunaan bantuan dari sumber anggaran lainnya juga menjadi perhatian KPK mengingat terdapat pihak lain yang juga memberikan bantuan, seperti Kemensos, Kemendes (Dana Desa), Kemenaker, KemenkopUKM, pemerintah provinsi, sumbangan masyarakat, dan lainnya.

Secara kumulatif realokasi anggaran seluruh pemda di Aceh untuk penanganan Covid-19 berjumlah total Rp2,49 triliun. Terdiri atas Rp322 miliar atau 12,9 persen untuk belanja penanganan dampak ekonomi, sebesar Rp655 miliar atau 26,3 persen untuk belanja penanganan kesehatan. Dan, yang terbesar Rp1,5 triliun atau 60,7 persen untuk jaring pengaman sosial.[]

Tags: CoronaDana RefocusingKpkPemerintah Aceh
Previous Post

Satu Santri Temboro di Aceh Kembali Teridentifikasi Positif Corona

Next Post

BPKP Aceh Akui Temukan Persoalan Refocusing Corona

Related Posts

Aceh Diminta Berhenti Jual Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Baru Ekonomi

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong perubahan pola pembangunan ekonomi dari penjualan komoditas mentah menuju hilirisasi dan industrialisasi. Langkah ini dinilai...

Irigasi Seunong Rusak, Warga Pidie Jaya Harus Gotong Royong Jaga Aliran Air

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kerusakan Daerah Irigasi (D.I.) Seunong di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, membuat masyarakat harus bergotong royong secara swadaya...

HUT ke-81 TNI di Aceh Digelar Sederhana, Prajurit Masih Tangani Pascabencana

by Redaksi
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Aceh digelar sederhana di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin...

Next Post
Rapid Test Perdana di Warung Kopi

BPKP Aceh Akui Temukan Persoalan Refocusing Corona

Perwal Masker Efektif Berlaku, Ramai Warga Terjaring Razia

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co