MASAKINI.CO – Tenaga kesehatan mendeteksi 25.264 warga Aceh yang mengalami gejala infeksi gejala saluran pernafasan (ISPA). Sebanyak 24.602 di antaranya bersedia melakukan isolasi mandiri, 93 warga bahkan bersedia dirawat karena memiliki gejala sedang dan berat.
Jumlah tersebut ditemukan selama Aceh menjalankan Gerakan Tenaga Kesehatan Cegah Covid-19 (Gencar) yang dijalankan di Aceh, sejak 1-10 November lalu.
Dari 5 juta lebih warga Aceh, angka penderita ISPA pastinya lebih banyak. Karenanya, tenaga kesehatan akan terus mengawal program Gencar agar seluruh masyarakat Aceh yang punya gejala ISPA bisa menjaga diri dan lingkungan sehingga terhindar dari paparan virus covid-19.
“Gubernur Aceh juga menaruh hormat kepada semua masyarakat yang sudah semakin tinggi kesadaran untuk mencegah diri sejak dini dari terinfeksi virus corona. Bahkan, kesediaan warga untuk segera melakukan penanganan diri atau anggota keluarga dari sejak bergejala ISPA dinilai sangat membantu ikhtiar bersama mengakhiri covid-19 di Aceh,” kata Sekda Aceh, Taqwallah.
Sekda mengimbau agar seluruh masyarakat tidak lengah, tetap waspada, meneruskan apa yang sudah bagus, meningkatkan terus kewaspadaan, dan melanjutkan ikhtiar pencegahan dan penanganan covid-19 di seluruh Aceh. “Semua adalah pahlawan di masa pandemi.”[]










Discussion about this post