MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kinerja Gemilang BRI Diproyeksikan Berlanjut Hingga Akhir 2021

Redaksi by Redaksi
25 Agustus 2021
in Nasional
0
Kinerja Gemilang BRI Diproyeksikan Berlanjut Hingga Akhir 2021

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI diproyeksikan akan membukukan kinerja gemilang hingga akhir 2021, setelah BRI mencatatkan raihan kinerja positif sepanjang semester 1 tahun ini. Seperti diketahui, dalam pemaparan laporan keuangan konsolidasian perseroan pekan lalu, BRI menyampaikan hingga akhir semester pertama 2021 mampu membukukan laba Rp12,54 triliun atau tumbuh sekitar 22,93% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Faktor utama pendorong peningkatan kinerja adalah kredit yang tumbuh positif di atas rata-rata industri perbankan nasional. Hingga akhir Juni 2021, penyaluran kredit BRI secara konsolidasian mencapai Rp929,40 triliun tumbuh positif dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp922,97 triliun.

RelatedPosts

OJK Blokir 702 Ribu Rekening Terkait Penipuan, Dana Rp825,2 Miliar Diamankan

Impor Beras Tembus 7 Juta Ton, Produksi Nasional Naik Jadi 34,69 Juta Ton

Bahlil Ancam Evaluasi Ekspor Gas ke Negara yang Tak Hargai Indonesia

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan meyakini kinerja solid yang dibukukan BRI itu akan berlanjut hingga akhir tahun. Dia menilai terjaganya kinerja yang baik karena pertumbuhan kredit diiringi efisiensi beban dana yang sangat kuat.

Tercatat dana murah (CASA) mendominasi struktur pendanaan BRI yang mencapai 59,56% atau tumbuh dari CASA pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar 55,81%. Peningkatan proporsi CASA itu membuat biaya dana atau Cost of Fund BRI turun dari 3,54% pada akhir kuartal II 2020 menjadi 2,18% akhir kuartal II 2021.

Di samping itu kualitas kredit pun terjaga sehingga pencadangan dapat dipertahankan pada level yang kuat, tanpa perlu alokasi tambahan yang signifikan. Tercatat non performing loan (NPL) BRI pada akhir kuartal II 2021 sebesar 3,30% dengan NPL coverage mencapai 254,84%.

Trioksa pun semakin optimistis BRI akan membuktikan mampu beradaptasi di masa pandemi seiring dengan pemulihan kinerja ekonomi nasional. Pada penghujung pekan lalu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis secara tahunan pertumbuhan ekonomi triwulan kedua 2021 mencapai 7,07%.

Di sisi lain, dia berharap adanya pelonggaran mobilitas masyarakat setelah pemerintah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dengan pelonggaran namun tetap mengaplikasikan protokol kesehatan, diharapkan ekonomi bisa lanjut bergerak dan berimplikasi langsung pada dunia usaha tak terkecuali BRI.

“Bila pelonggaran dapat dilakukan pada kuartal keempat, maka pada akhir tahun kinerja laba BRI akan meningkat sekitar 11% hingga 15% dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” katanya.

Hal senada diungkapkan pula pengamat pasar modal yang juga Founder Indonesia Superstocks Community Edhi Pranasidhi. Dia menyampaikan performa finansial BRI pada semester pertama 2021 cukup baik dari top lines maupun bottom lines.

Pencapaian tersebut dinilainya istimewa di tengah pembatasan aktifitas masyarakat oleh pemerintah guna menghadang laju pandemi. Seiring dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi, menurut Edhi, BRI diproyeksi mampu membukukan kinerja yang lebih baik hingga akhir tahun.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menggaris bawahi bahwa keberhasilan BRI menjaga NPL tak terlepas dari menurunnya tren restrukturisasi kredit terdampak pandemi. Hingga akhir Juni 2021 tercatat outstanding kredit restrukturisasi akibat pandemi sebesar Rp175,16 triliun atau turun Rp56,3 triliun dari total akumulasi kredit restrukturisasi.

“Pertumbuhan kredit yang positif disertai dengan membaiknya kinerja COF membuat pendapatan bunga bersih (net interest income) BRI tumbuh dengan baik. Kinerja yang prudent juga tercermin dari rasio LDR maupun CAR yang berada pada angka ideal,” ujar Catur.

Terdorong Holding Ultra Mikro

Di sisi lain Trioksa maupun Edhi sependapat, kinerja BRI akan cemerlang hingga akhir 2021 karena terdorong pula holding Ultra Mikro (UMi). Seperti diketahui, holding itu dalam rangka mensinergikan BUMN yang selama ini dikenal fokus dalam pemberdayaan usaha wong cilik.

BRI akan berperan sebagai induk berintegrasi bersama Pegadaian dan PNM (Permodalan Nasional Madani). Bahkan Trioksa menilai kemampuan BRI bersama holding akan mendorong ekspansi lebih kuat lagi ke pasar global.

Upaya pembiayaan, pemberdayaan dan pembinaan akan lebih masif. Sehingga mendorong banyak investor untuk berkontribusi langsung pada pengembangan segmen usaha ultra mikro. “Perseroan juga sudah akan mulai melakukan integrasi bisnis melalui holding ultra mikro yang akan mendorong peningkatan kinerja profitabilitas lebih baik lagi,” ujarnya.

Integrasi data antara PNM, Pegadaian dan BRI akan menjadi kunci penting bagi masa depan kelangsungan sinergi tersebut dalam memperkuat ekosistem usaha UMi. Ekspansi kinerja PNM akan lebih baik dengan bantuan likuiditas dan jaringan BRI. Pun sama hanya dengan Pegadaian yang akan semakin kuat dengan sokongan BRI melalui ekspansi bisnis yang modelnya berbeda dari sang induk dan PNM.

“Saya melihat pembentukan holding ini sangat positif. Potensinya sangat baik bagi PNM, Pegadaian dan BRI. Ini adalah win-win solution. Bahwa mulai semester dua, BBRI mulai dapat mengkonsolidasikan pendapatan dan laba bersih dari PNM dan Pegadaian,” imbuhnya.[]

Tags: BBRIBRIKebangkitan EkonomiRestrukturisasiUMKM
Previous Post

Gampong Aneuk Laot Masuk 5 Besar Nasional Desa Wisata Award 2021

Next Post

Tiga Harimau Ditemukan Mati di Aceh Selatan

Related Posts

Penataan Tgk Chik Pante Kulu Diarahkan Jadi Ruang Publik dan Penggerak UMKM

by Riska Zulfira
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penataan Kawasan Jalan Tgk. Chik Pante Kulu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur, tetapi...

Pemko Banda Aceh Dorong Koperasi Merah Putih Masuk Ekosistem Digital

by Riska Zulfira
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong Koperasi Merah Putih Syariah (KDMPS) mempercepat transformasi digital agar pengelolaan koperasi lebih tertata...

Pegadaian Resmikan The Gade Preneur Space di Banda Aceh, Jadi Ruang UMKM Naik Kelas

by Riska Zulfira
24 September 2026
0

MASAKINI.CO – PT Pegadaian meresmikan The Gade Preneur Space Aceh yang berlokasi di Jalan Sudirman, Gampong Geuceu Ineum, Kecamatan Meuraxa,...

Next Post
Tiga Harimau Ditemukan Mati di Aceh Selatan

Tiga Harimau Ditemukan Mati di Aceh Selatan

Siapkan The Next Leader, BUMN Muda Launching Program Mentorship

Siapkan The Next Leader, BUMN Muda Launching Program Mentorship

Discussion about this post

CERITA

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co