MASAKINI.CO – PT Pegadaian meresmikan The Gade Preneur Space Aceh yang berlokasi di Jalan Sudirman, Gampong Geuceu Ineum, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Kamis (24/9/2026). Ruang tersebut disiapkan bukan hanya sebagai etalase produk UMKM, tetapi juga menjadi tempat pemasaran, pelatihan, dan pendampingan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnisnya.
Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian Eka Pebriansyah mengatakan The Gade Preneur Space di Aceh merupakan lokasi keenam yang dikembangkan Pegadaian. Program ini menjadi bagian dari pemberdayaan UMKM binaan melalui kolaborasi Pegadaian, BRI, dan PNM.
“Gadepreneur ini adalah kumpulan UMKM yang menjadi mitra binaan kami di Pegadaian. Saat ini ada 1.967 UMKM yang sudah melalui proses seleksi dan pendampingan hingga masuk dalam komunitas Gadepreneur,” kata Eka.
Menurutnya, The Gade Preneur Space memiliki tiga fungsi utama. Area Gade Store digunakan untuk memajang dan memasarkan berbagai produk UMKM, sedangkan ruang lainnya disiapkan untuk kegiatan pelatihan dan peningkatan kapabilitas pelaku usaha serta kegiatan dan pertemuan yang mempertemukan Pegadaian, pelaku UMKM, masyarakat.
Produk yang ditampilkan tidak hanya berasal dari UMKM lokal Aceh, tetapi juga pelaku usaha binaan Pegadaian dari daerah lain. Sistem pengisian ruang juga akan dilakukan secara bergantian sehingga lebih banyak UMKM berkesempatan memasarkan produknya.
“Kalau ada yang tidak melanjutkan atau produknya kurang menarik, nanti akan digantikan UMKM lain yang memang menunggu untuk mengisi di sini. Jadi ada waiting list,” ujarnya.
Eka berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas akses pemasaran sekaligus meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha.

Sementara itu, SEVP Micro Business Empowerment BRI Muhammad Chandra Utama mengatakan The Gade Preneur Space merupakan bagian dari optimalisasi aset BRI melalui sinergi dalam ekosistem holding ultra mikro.
Dari sekitar 34 aset BRI yang masih ada di Banda Aceh, enam di antaranya telah dimanfaatkan Pegadaian. Lokasi The Gade Preneur Space yang baru diresmikan sebelumnya merupakan rumah dinas Pemimpin Wilayah BRI.
Chandra mengatakan kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan pada pemanfaatan aset, tetapi juga pemberdayaan UMKM melalui jaringan Pegadaian dan PNM.
“BRI Group tidak hanya mempersiapkan pembiayaan atau permodalan, tetapi yang lebih penting adalah pemberdayaan. Ini salah satu contoh yang kita lakukan melalui pendampingan dan pelatihan,” kata Chandra.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat menjadi ruang bersama bagi UMKM binaan Pegadaian dan PNM untuk mengembangkan usaha, mendapatkan pendampingan, serta memperluas akses pasar.
Dengan menggabungkan akses permodalan, pemasaran, pelatihan, dan pendampingan, The Gade Preneur Space diharapkan dapat membantu lebih banyak UMKM meningkatkan kapasitas usahanya dan berkembang ke level yang lebih tinggi.
Pegadaian juga membuka peluang untuk menambah ruang serupa apabila masih terdapat aset yang dapat dioptimalkan untuk mendukung aktivitas UMKM di Aceh.








Discussion about this post