MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Alam Memberi Tanpa Pamrih di Sigantang Sira

Masa Kini by Masa Kini
11 September 2021
in Headline
0
Alam Memberi Tanpa Pamrih di Sigantang Sira

Maimunzir saat menghibur peserta Kemah Jurnalistik FJL Aceh di Bukit Sigantang Sira, Aceh Selatan. (foto: masakini.co/Missanur Refasesa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pria berhidung mancung itu masuk ke Sigantang Sira waktu matahari hampir sepenggala. Bersamanya, turut hadir beberapa orang lainnya. Mereka semua “orang penting” di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

Dia adalah Teungku Amran, Bupati Aceh Selatan. Senyumnya merekah usai turun dari kuda besi yang baru saja meliuk-liuk menanjak bukit Sigantang Sira, Sabtu (11/9).

RelatedPosts

Jelang HUT RI, Pemko Banda Aceh Bagikan 800 Bendera Merah Putih ke Warga

Kapolda Aceh: Belum Ada Keterlibatan Kapolresta Banda Aceh dalam Kasus Etomidate Bireuen

Musda Demokrat Aceh Digelar 18 Agustus, Dua Nama Berebut Kursi Ketua DPD

Senyum sang bupati dilempar kepada puluhan jurnalis yang sudah menunggunya di sana. Spontan, seorang jurnalis memainkan gitar. Dipetiknya senar sambil melantunkan tembang yang tercipta sebelum beberapa jam kedatangan Teungku Amran.

“Belajar sama-sama, bertanya sama-sama, kerja sama-sama, semua orang itu guru, alam raya sekolahku, sejahteralah bangsaku.”  

Lirik itu keluar dari suara bariton Maimunzir. Pria ini selain akrab dengan kamera video untuk kerja jurnalistik, juga berkawan dekat dengan mikrofon dan alat musik.

Maimunzir bilang, lagu tersebut dibuatnya untuk semua yang ada di Sigantang Sira sebagai pengingat bahwa alam adalah mahaguru.

“Biar kita semua sadar saat ini kita berguru sama mahaguru, saat inilah, di alam Aceh Selatan,” katanya.

Lantunan lagu jurnalis cum seniman itu semakin membuat senyum Teungku Amran bak kelopak bunga disiram embun pagi. Merekah sempurna.

“Lagunya bagus,” puji Teungku Amran. Dia kemudian merapat duduk bersama puluhan pewarta yang tergabung dalam Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh.

Mereka duduk di bawah tenda. Bercakap-cakap sambil menyantap kudapan. Pertemuan santai tersebut berlangsung hangat, sesekali suara tawa pecah berderai. Teungku Amran tampak menikmati persamuhan itu.

Bukan tanpa alasan FJL Aceh mengundang sang bupati ke Sigantang Sira. Sebagai orang nomor satu di Aceh Selatan, tentu Teungku Amran punya pengaruh lewat kebijakannya mengelola lingkungan agar lebih baik di daerah tersebut.

FJL Aceh tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Lewat kegiatan Kemah Jurnalistik yang diisi dengan saling tukar pengetahuan terkait isu-isu lingkungan, mereka mengundang Teungku Amran.

Acara yang digelar selama tiga hari itu mendatangkan 21 jurnalis dari seluruh Tanah Seulanga. FJL Aceh juga melibatkan puluhan mahasiswa dari sejumlah kampus di Aceh yang tertarik mengikuti isu lingkungan.

Jurnalis yang berhimpun di sana punya misi agar pemangku kebijakan menaruh perhatian serius kala mengurusi persoalan yang tak hanya berdampak terhadap alam, namun juga manusia yang mendiaminya.

Selain itu, FJL Aceh juga konsen mengkampanyekan lokasi wisata yang berbasis ekowisata dan pro terhadap kelestarian lingkungan.

Teungku Amran pun mengaku setuju dengan pandangan FJL Aceh tersebut. Menurutnya, tempat pelesir yang menerapkan konsep ekowisata sudah menjadi kebutuhan di tengah masyarakat saat ini.

“Saya mendukung dan konsisten mengembangkan ekowisata. Karena ke depannya yang diharapkan adalah wisata yang terbuka alamnya, dan ini Sigantang Sira sangat cocok,” kata Teungku Amran.

Mendengar ucapan sang bupati, pemilik Sigantang Sira Teungku Abrar Muda kian optimis mengembangkan lokasi itu ke depannya.

Dia bilang, Sigantang Sira bukan sekedar tempat pelesir untuk melepas penat semata. Melainkan ada edukasi kepada pengunjung tentang lingkungan.

Di samping itu, Bukit Sigantang Sira yang terletak di Kecamatan Trumon ini juga telah dikonsep menjadi salah satu kawasan riset dunia pendidikan di Aceh. Di sana, beragam biodiversity tersedia menunggu para periset datang.

“Namun yang paling penting, Sigantang Sira ini harus berdampak positif bagi warga sekitar,” ujar Teungku Abrar Muda. “Semoga angka pengangguran di Aceh Selatan dapat berkurang,” tambahnya lagi.

Dia ingin melihat senyum kebahagiaan masyarakat Aceh Selatan atas kehadiran Sigantang Sira.

“Saya yakin ini akan menjadi salah satu pusat wisata di Aceh,” katanya.

Sekali lagi, lirik lagu spontan Maimunzir yang menyebut bahwa alam adalah guru kian benderang terpancar dari Bukit Sigantang Sira. Sebagaimana guru, pahlawan tanpa tanda jasa itu, demikian jugalah alam. Memberi tanpa pamrih.

Reporter: Missanur Refasesa

Tags: acehAceh SelatanBukit Sigantang SiraEkowisataFJL Aceh
Previous Post

Paulo Henrique Persembahkan Kemenangan Perdana Persiraja di Liga 1

Next Post

Wakil Rakyat Pidie Bantu Korban Kebakaran Tangse

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post
Wakil Rakyat Pidie Bantu Korban Kebakaran Tangse

Wakil Rakyat Pidie Bantu Korban Kebakaran Tangse

Banjir Bonus Pemain Persiraja Usai Kalahkan PSS Sleman

Banjir Bonus Pemain Persiraja Usai Kalahkan PSS Sleman

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co