MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Maret 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Generasi Muda Aceh Diajak Manfaatkan Peluang di Era Disrupsi

Redaksi by Redaksi
8 Januari 2022
in Daerah
0
Generasi Muda Aceh Diajak Manfaatkan Peluang di Era Disrupsi

Asisten II Sekda Aceh Mawardi, saat memberikan sambutan dalam Pertemuan Program Pembangunan Aceh Muda Inspiratif, di Banda Aceh. (foto: Humas Setda Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Asisten II Sekda Aceh, Mawardi, mengajak generasi muda Aceh untuk memanfaatkan peluang dan berbagai kemungkinan di era disrupsi saat ini.

Karena saat ini berbagai inovasi dan perubahan secara fundamental terjadi, disebabkan karena hadirnya teknologi digital, yang pada gilirannya dapat mengubah sistem yang terjadi secara global.

RelatedPosts

Zakat Fitrah di Aceh Besar Ditetapkan 2,8 Kg Beras per Jiwa

Bupati Aceh Besar Tekankan Penguatan Ekonomi Syariah dan Peran Lembaga Keistimewaan Aceh

Pon Yaya Siap Jalankan Amanah sebagai Ketua KPA Samudra Pase

“Kehadiran era ini merupakan suatu peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan baik. Namun, di sisi lain, jika tidak disikapi dengan benar, kehadiran era ini membuat kita bisa tergilas dan terpinggirkan dari roda zaman yang terus berputar,” kata Mawardi, saat memberikan sambutan Gubernur Aceh, dalam Pertemuan Program Pembangunan Aceh Muda Inspiratif, di Banda Aceh, Jumat (7/1/2022) kemarin.

Mawardi mengatakan mereka yang paling terdampak dengan era disrupsi ini adalah generasi muda. “Generasi muda kita adalah aset terbesar yang dimiliki oleh bangsa ini. Terlebih lagi saat ini, kita sedang menyongsong hadirnya Bonus demografi Indonesia,” kata dia.

Bonus demografi merupakan suatu keadaan di mana penduduk yang masuk ke dalam usia produktif jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia tidak produktif. Dan puncaknya diperkirakan terjadi pada tahun 2030 mendatang.

Menurut Bappenas, pada tahun tersebut jumlah usia produktif yang dimaksud bisa mencapai 64% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Untuk menyongsong bonus demografi, berbagai langkah harus dipersiapkan sejak dini. Mawardi menyebutkan, sebuah tantangan besar, di mana saat ini generasi muda Indonesia dan Aceh utamanya banyak yang berada dalam kondisi tidak produktif atau menganggur, meskipun di sisi lain, era teknologi digital juga didominasi oleh kaum muda.

Mawardi menyebutkan, berbagai ikhtiar telah, dan akan terus dilakukan untuk menjawab tantangan baru di era disrupsi ini. “Meski mungkin banyak kalangan yang merasakan apa yang telah kita upayakan belum sempurna sesuai harapan. Tapi, betapa besarnya pun tantangannya, tentunya dengan kolaborasi aktif seluruh pihak, kita tak akan berhenti berbuat yang terbaik sesuai kewenangan dan sumber daya yang kita miliki,” kata dia.

Pemerintah Aceh, lanjut Mawardi, akan akan terus mencari cara agar masyarakat, terutama para anak muda, mendapat kesempatan untuk maju dan memiliki kemampuan mengubah tantangan ini menjadi momentum yang tepat untuk berinovasi dan bertransformasi, demi meraih peluang di era disrupsi sekarang ini.

“Karena itu, kita dan para anak muda yang kini tengah berusaha bermigrasi dengan ilmu pengetahuan baru, metode baru dan arah kerja yang baru, patut kita bantu untuk memiliki ekosistem yang kondusif, agar hal-hal negatif dapat kita tepis sedari dini,” ujar Mawardi.

Para generasi muda akan terus didorong untuk bermigrasi dan berinovasi dengan cara-cara baru, untuk memberikan nilai tambah ke masyarakat, bangsa dan negara.

“Semoga mereka nantinya akan mampu menjadi generasi penerus dan pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi, integritas, serta loyalitas kebangsaan yang tinggi,” pungkasnya.

Tags: Anak mudaBonus DemografiEra DisrupsiPemerintah Aceh
Previous Post

Nelayan Ajukan Suntik Mati ke Pengadilan, Ini Kata Pemkot Lhokseumawe

Next Post

Polwan Polda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Related Posts

Pemerintah Aceh Waspadai Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sekda Minta Inflasi Dikendalikan Ketat

by Riska Zulfira
7 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai memperketat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) 2026. Sekretaris Daerah Aceh, M....

Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Baiturrahman, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

by Riska Zulfira
5 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh akan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur’an pada Jumat, 6 Maret 2026 di Masjid Raya Baiturrahman. Kegiatan...

Rp824 Miliar Dana TKD Aceh akan Disalurkan Dalam Waktu Dekat

Rp824 Miliar Dana TKD Aceh akan Disalurkan Dalam Waktu Dekat

by Redaksi
5 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mengungkapkan bahwa dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat telah dikirim dan...

Next Post
Polwan Polda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Polwan Polda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Polda Aceh Hentikan Penyidikan Kasus Penipuan yang Melibatkan Bupati Aceh Besar

Polda Aceh Hentikan Penyidikan Kasus Penipuan yang Melibatkan Bupati Aceh Besar

Discussion about this post

CERITA

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co