MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Generasi Muda Aceh Diajak Manfaatkan Peluang di Era Disrupsi

Redaksi by Redaksi
8 Januari 2022
in Daerah
0
Generasi Muda Aceh Diajak Manfaatkan Peluang di Era Disrupsi

Asisten II Sekda Aceh Mawardi, saat memberikan sambutan dalam Pertemuan Program Pembangunan Aceh Muda Inspiratif, di Banda Aceh. (foto: Humas Setda Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Asisten II Sekda Aceh, Mawardi, mengajak generasi muda Aceh untuk memanfaatkan peluang dan berbagai kemungkinan di era disrupsi saat ini.

Karena saat ini berbagai inovasi dan perubahan secara fundamental terjadi, disebabkan karena hadirnya teknologi digital, yang pada gilirannya dapat mengubah sistem yang terjadi secara global.

RelatedPosts

Pemprov Aceh Desak BNPB Segera Bangun 4 Jembatan Rusak Pasca Banjir

Pemkab Aceh Besar Siapkan Langkah Darurat Hadapi Kekeringan Sawah

Illiza Masuk Nominasi Apresiasi Swara Cantika 2026

“Kehadiran era ini merupakan suatu peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan baik. Namun, di sisi lain, jika tidak disikapi dengan benar, kehadiran era ini membuat kita bisa tergilas dan terpinggirkan dari roda zaman yang terus berputar,” kata Mawardi, saat memberikan sambutan Gubernur Aceh, dalam Pertemuan Program Pembangunan Aceh Muda Inspiratif, di Banda Aceh, Jumat (7/1/2022) kemarin.

Mawardi mengatakan mereka yang paling terdampak dengan era disrupsi ini adalah generasi muda. “Generasi muda kita adalah aset terbesar yang dimiliki oleh bangsa ini. Terlebih lagi saat ini, kita sedang menyongsong hadirnya Bonus demografi Indonesia,” kata dia.

Bonus demografi merupakan suatu keadaan di mana penduduk yang masuk ke dalam usia produktif jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia tidak produktif. Dan puncaknya diperkirakan terjadi pada tahun 2030 mendatang.

Menurut Bappenas, pada tahun tersebut jumlah usia produktif yang dimaksud bisa mencapai 64% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Untuk menyongsong bonus demografi, berbagai langkah harus dipersiapkan sejak dini. Mawardi menyebutkan, sebuah tantangan besar, di mana saat ini generasi muda Indonesia dan Aceh utamanya banyak yang berada dalam kondisi tidak produktif atau menganggur, meskipun di sisi lain, era teknologi digital juga didominasi oleh kaum muda.

Mawardi menyebutkan, berbagai ikhtiar telah, dan akan terus dilakukan untuk menjawab tantangan baru di era disrupsi ini. “Meski mungkin banyak kalangan yang merasakan apa yang telah kita upayakan belum sempurna sesuai harapan. Tapi, betapa besarnya pun tantangannya, tentunya dengan kolaborasi aktif seluruh pihak, kita tak akan berhenti berbuat yang terbaik sesuai kewenangan dan sumber daya yang kita miliki,” kata dia.

Pemerintah Aceh, lanjut Mawardi, akan akan terus mencari cara agar masyarakat, terutama para anak muda, mendapat kesempatan untuk maju dan memiliki kemampuan mengubah tantangan ini menjadi momentum yang tepat untuk berinovasi dan bertransformasi, demi meraih peluang di era disrupsi sekarang ini.

“Karena itu, kita dan para anak muda yang kini tengah berusaha bermigrasi dengan ilmu pengetahuan baru, metode baru dan arah kerja yang baru, patut kita bantu untuk memiliki ekosistem yang kondusif, agar hal-hal negatif dapat kita tepis sedari dini,” ujar Mawardi.

Para generasi muda akan terus didorong untuk bermigrasi dan berinovasi dengan cara-cara baru, untuk memberikan nilai tambah ke masyarakat, bangsa dan negara.

“Semoga mereka nantinya akan mampu menjadi generasi penerus dan pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi, integritas, serta loyalitas kebangsaan yang tinggi,” pungkasnya.

Tags: Anak mudaBonus DemografiEra DisrupsiPemerintah Aceh
Previous Post

Nelayan Ajukan Suntik Mati ke Pengadilan, Ini Kata Pemkot Lhokseumawe

Next Post

Polwan Polda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Related Posts

Rp2,5 Triliun Digelontorkan untuk Pulihkan 117.923 Hektare Sawah dan Kebun di Aceh

by Ahmad Mufti
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mengebut pemulihan lahan pertanian dan perkebunan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi. Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran Rp2,5...

Pembangunan Huntap Korban Bencana Aceh Baru 397 Unit, Butuh 37 Ribu Rumah

by Ahmad Mufti
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Aceh masih berada pada tahap awal. Dari total kebutuhan...

Status Transisi Darurat Berakhir, Mualem dan Forkopimda Akan Tetapkan Status Baru

by Riska Zulfira
26 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh belum menetapkan langkah lanjutan setelah Status Transisi Darurat menuju Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi berakhir pada 30 Juli...

Next Post
Polwan Polda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Polwan Polda Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Polda Aceh Hentikan Penyidikan Kasus Penipuan yang Melibatkan Bupati Aceh Besar

Polda Aceh Hentikan Penyidikan Kasus Penipuan yang Melibatkan Bupati Aceh Besar

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co