MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, November 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Geliat Usaha Rokok di Tanah Gayo

Redaksi by Redaksi
23 Juli 2022
in Headline
0
Geliat Usaha Rokok di Tanah Gayo

Beberapa produk rokok kretek dari tanah Gayo, Aceh Tengah. (foto: dok Haris untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Para petani tembakau di dataran tinggi gayo, Aceh Tengah, kini mulai sumringah karena produk mereka berupa daun tembakau segar maupun tembakau rajangan sudah mulai punya pangsa pasar.

Harganya pun mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Membaiknya harga dan terbukanya peluang pasar tembakau Gayo ini, seiring dengan munculnya beberapa pabrik rokok kretek dan cerutu yang produksinya mengalami peningkatan dari hari ke hari.

RelatedPosts

Yusril Sebut Dugaan Penyadapan Presiden Mengarah pada Indikasi Makar

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851,9 Juta

Lima Sekolah Rakyat di Aceh Beroperasi, Sudah Tampung 1.932 Siswa

Saat ini, setidaknya sudah ada 5 perusahaan rokok dan cerutu berskala kecil dan menengah di Kabupaten Aceh Tengah yang sudah beroperasi dan berproduksi.

Kelima perusahaan rokok tersebut adalah PD Kretek Gayo, PR Bako Gayo dan CV Refat Pratama yang memproduksi sigaret kretek tangan (SKT).

Kemudian ada PR Gayo Mountain Cigar yang memproduksi rokok kretek tangan, rokok kretek mesin dan cerutu, serta PD SWY yang khusus memproduksi cerutu.

Owner SWY Cigar, Sri Waluyo, mengatakan minatnya untuk memproduksi cerutu awalnya muncul ketika melihat fenomena rendahnya harga jual tembakau di daerahnya, padahal kualitas tembakau yang dihasilkan oleh petani Gayo sangat bagus.

“Dulu harga daun tembakau segar hanya berkisar 30 sampai 40 ribu per kilogramnya, dengan harga tersebut pendapatan petani sangat minim,” katanya, Sabtu (23/7/2022).

Berangkat dari kondisi tersebut, Sri Waluyo dibantu beberapa orang tetangganya mulai mencoba membuat cerutu dari tembakau yang dibelinya dari petani tersebut. Ia ingin mengangkat derajat petani tembakau di Gayo agar lebih sejahtera.

Waluyo melihat ada beberapa jenis tembakau Gayo yang menurut referensi, cocok untuk diolah menjadi cerutu. Jenis tembakau itu yakni virginia dan white burley.

“Tanpa diduga, hasil produksi banyak diminati, terutama di kalangan para relasi dan kenalan,” ujarnya.

Hal itu membuat Sri Waluyo semakin antusias untuk serius menekuni bisnis cerutu, karena punya prospek ekonomi yang cukup bagus.

“Menurut mereka cerutu buatan saya tidak kalah dengan cerutu impor, ini membuat saya makin semangat. Karena kalau produksi saya tingkatkan, akan semakin banyak tembakau petani yang terserap dan perlahan harganya juga akan ikut terdongkrak,” ujarnya.

Lahirnya keberadaan perusahaan rokok dan cerutu di tanah Gayo sangat membuka peluang lapangan kerja baju di Aceh, dan Kabupaten Aceh Tengah bisa menjadi sentra produsen rokok kretek dan cerutu terbesar di Sumatera.

Tags: Aceh TengahCerutuRokokTembakau Gayo
Previous Post

BRI Luncurkan IT Remote Office ‘Astana Veda’

Next Post

Sumur Minyak di Aceh Timur Terbakar Akibat Puntung Rokok

Related Posts

Bener Meriah dan Aceh Tengah Terima Bantuan Bencana Rp4,85 Miliar dari Pemerintah Aceh

by Redaksi
26 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan persediaan logistik penanggulangan bencana (buffer stock) senilai Rp4,85 miliar untuk Kabupaten Bener Meriah dan...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Karhutla di Lima Kabupaten, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan

by Riska Zulfira
1 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Polda Aceh memburu pelaku yang diduga sengaja membakar hutan dan lahan di Kabupaten Aceh Tengah setelah kebakaran hutan...

Next Post
Sumur Minyak di Aceh Timur Terbakar Akibat Puntung Rokok

Sumur Minyak di Aceh Timur Terbakar Akibat Puntung Rokok

BRI Pegang 67.4% Pangsa Pasar Kredit UMKM Nasional, Optimisme 2022 UMKM Tumbuh Lebih Baik

Juni 2022, Pertumbuhan Kredit UMKM Meningkat 17,37 Persen

Discussion about this post

CERITA

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

6 November 2026

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co