MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pekan Tari Gunongan, Ajang Kreativitas Pelaku Seni dan Napak Tilas Sejarah

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
23 Oktober 2022
in Daerah
0
Pekan Tari Gunongan, Ajang Kreativitas Pelaku Seni dan Napak Tilas Sejarah

Ilustrasi | Sejumlah penari tampil dalam Pekan Tari Gunongan, Sabtu 22/10/2022 di Gunongan, Banda Aceh. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Pekan Tari Gunongan. Acara dihelat selama dua hari, 22-23 Oktober 2022, dengan penampilan tari tradisional dan kreasi di Aceh.

Malam pertama acara itu berlangsung meriah usai dibuka oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Cut Nurmarita yang mewakili kepala dinas, Sabtu (22/10/2022) di Gunongan, Banda Aceh.

RelatedPosts

Bendungan Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Berharap Bisa Panen Dua Kali

Pemko Banda Aceh Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Energi

Bukan Sekadar Data, Profil Pembangunan Aceh Besar Diminta Gambarkan Kondisi Daerah

Dia mengatakan event itu menjadi ajang para pelaku seni dalam mengekspresikan diri, dengan menghasilkan karya tari kreasi yang masih mengikat dengan budaya Aceh.

Para pengunjung mulai muda-mudi hingga keluarga memadati venue event tersebut. Mereka sudah mulai memadati arena Pekan Tari Gunongan sejak pukul 19:30 WIB.

Malam pertama menampilkan Ariol Dance Teater feat UKM Tapal Suci UIN Ar-Raniry, Tari Canang Trieng, Tari Musare-sare dan alunan musik etnik dari Sisir Tengah Ensamble.

Penampilan Ariol Dance Teater feat UKM Tapal Suci UIN Ar-Raniry mendapat respons meriah dari para penonton.

Pasalnya, penari berhasil memanfaatkan ruang Gunongan, dengan menari di atas bangunan kuno tersebut. Serta atraksi akrobatik dengan api.

Cut Nurmarita saat pembukaan menyampaikan, Pekan Tari Gunongan melakukan terobosan yang berbeda dengan event lainnya. Jika biasanya event digelar di Taman Budaya atau Taman Ratu Safiatuddin, kali ini ditarik ke Taman Sari Gunongan.

“Sehingga acara ini memberikan nuansa dan pengalaman yang berbeda kepada pengunjung maupun talent yang tampil,” ujarnya.

Dia menjelaskan hal itu dilakukan karena tari dalam kegiatan itu mengambil tema tentang sejarah.

Lewat acara Pekan Tari Gunongan, tutur Cut Nurmarita, Disbudpar Aceh ingin mengajak masyarakat kembali menulusuri sejarah masa lalu. Salah satunya Gunongan yang dibangun pada masa Sultan Iskandar Muda.

Gunongan merupakan simbol cinta dan romantisme. Karena dibangun oleh Sultan Iskandar Muda untuk permaisurinya, Putri Pahang atau Putroe Phang. Taman itu menjadi tempat bermain permaisuri.

Diharapkan event tersebut menjadi momentum untuk kembali mengenal sejarah dan ajang kreativitas para pelaku seni.

Sementara itu, Kepala Bidang Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh, Nurlaila Hamjah, mengatakan pagelaran seni sengaja diselenggarakan di Taman Sari Gunongan untuk mengajak anak muda ke lokasi itu, sekaligus mengenal sejarah situs Gunongan yang sudah berumur ratusan tahun dan kini jadi ikon Banda Aceh.

Dalam event Pekan Tari Gunongan, pengunjung selain menikmati penampilan seni, juga bisa melihat dari dekat bangunan yang dibangun para era 1600-an.

“Khusus pagelaran seni kali ini kita laksanakan di Taman Gunongan untuk memperkenalkan nilai sejarah bangunan ini dan peristiwa peristiwa yang terjadi dahulu di tempat ini,” ujar Nurlaila.

Ia merincikan, ada sejumlah sanggar yang akan tampil dalam Pekan Tari Gunongan, yaitu Sanggar Geunaseh dengan tari zapin, Keumala Intan dengan tari meusare-sare, Geunta Nanggroe dengan tari canang trieng, Sanggar Buana dengan tari seudati.

Lalu ada Wondelust dengan tari kreasi, penampilan tari kontemporer cambuk, oblivate dance, sisir tengah ensamble musik, ADT, FADCO, hingga atraksi apin uin ang opening art.

Kata Nurlaila, kegiatan menjadi ajang pelestarian budaya dan ajang edukasi kepada generasi Aceh mengenai tarian dasar dan kreasi di Aceh.

Lokasi Pekan Tari Gunongan didesain dengan sangat ikonik dan Instagramable. Jalan masuk berupa koridor dengan pencahayaan menyerupai terowongan menjadi tempat berfoto para pengunjung.

Selain itu, teknik pencahayaan yang menyorot bangunan Gunongan selama penampilan menjadi kunci meriahnya event itu.

Belasan outlet food court dan mobil kopi juga ambil bagian dalam memeriahkan acara tersebut.

Untuk hari ini, Minggu (23/10/2022), acara akan dimulai sejak sore hingga malam dengan sejumlah penampilan dan diakhiri dengan penutupan.

Tags: Banda AcehDisbudpar AcehPekan Tari GunonganSitus Sejarah GunonganTari AcehTari Kreasi Aceh
Previous Post

Holding Ultra Mikro Bawa Misi Bebaskan Pelaku Usaha dari Jerat Rentenir

Next Post

Pj Gubernur Aceh Beberkan Perkembangan Kasus Gagal Ginjal Akut

Related Posts

Rapim Partai Aceh, Aiyub Minta Kader Tak Terpecah dan Siap Hadapi Agenda Politik Kedepan

by Riska Zulfira
19 September 2026
0

MASAKINI.CO – Sekretaris Jenderal Partai Aceh, Aiyub bin Abbas, meminta seluruh kader kembali menyatukan langkah dan tidak terpecah oleh persoalan...

Banda Aceh Colossal Coffee Experience Masuk KEN 2026

by Riska Zulfira
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banda Aceh Colossal Coffee Experience (BACCE) 2026 menjadi event pertama dari Banda Aceh yang masuk dalam kalender Karisma...

KKP Musnahkan Satu Ton Pakan dan Obat Ikan Ilegal di Banda Aceh

by Riska Zulfira
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) memusnahkan 1.075 kilogram...

Next Post
Pj Gubernur Aceh Beberkan Perkembangan Kasus Gagal Ginjal Akut

Pj Gubernur Aceh Beberkan Perkembangan Kasus Gagal Ginjal Akut

Santri Diharap Jadi Garda Terdepan dalam Pembinaan Umat

Santri Diharap Jadi Garda Terdepan dalam Pembinaan Umat

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co