MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Track Record Diduga Tak Jelas, IMPH Kembali Sebarkan Hoaks Tentang BRI

Redaksi by Redaksi
25 Oktober 2022
in Nasional
0
BRI Himbau Masyarakat Lebih Berhati-hati dalam Berselancar Digital

Ilustrasi hoaks (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tudingan-tudingan Lemsbaga Swadaya Masyarakat (LSM), Ikatan Masyarakat Peduli Hukum (IMPH) yang ditujukan kepada BRI setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata banyak yang hoaks dan tidak berdasar sama sekali.

Sebelum menyebutkan mana saja yang termasuk tudingan hoaks, penulis sempat coba menghubungi IMPH, namun sulit. Hasil penelusuran di Google soal track record IMPH juga tidak menemukan informasi apapun.

RelatedPosts

Indonesia Hadapi Darurat 50 Juta Ton Sampah, Industri Semen Manfaatkan RDF Tekan Emisi

10 Bandara InJourney Raih 32 Penghargaan Dunia dari ACI

Panduan Puasa Ramadan Bagi Pasien Kanker

Tak cuma sekali, IMPH diduga sudah banyak melemparkan tudingan terhadap BRI. Tudingan pertama IMPH menyebut BRI sarang mafia dengan sumber informasi yang tidak dapat dipertanggung-jawabkan informasinya.

Dari beberapa kasus dugaan kredit palsu rentang tahun 2017-2019, BRI tidak tinggal diam saja melihat uang para nasabah raib.Terbukti, sudah ada puluhan bahkan ratusan penipu yang mengatasnamakan BRI telah di proses ke ranah hukum dan mendapatkan keputusan yang bersifat incracht dari pengadilan. Hal itu terbukti ketika oknum pegawai yang terlibat dalam penipuan kredit fiktif, langsung dipecat pasca jadi tersangka.

Contohnya ada mantan Relationship Manager BRI KCP Tanah Abang, Shinta Dewi Kusumawardhany dan mantan manajer pemasaran Dinni Nurdiana.

Dimana keduanya sudah divonis hakim dengan hukuman 5 – 7 penjara. Bisa dicek di website resmi https://putusan3.mahkamahagung.go.id/ dengan surat putusan nomor 40.Pid.Sus-TPK/2021/PN.Jkt.Pst dan 90/Pid.Sus-TPK/2021/PN Jkt.Pst.

Selain oknum pegawai BRI KCP Tanah Abang, oknum pegawai BRI di daerah-daerah lainnya pun banyak yang dipecat dan jadi tersangka pasca terbukti terlibat dalam kredit fiktif.

BRI menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip zero tolerance terhadap setiap tindakan fraud atau penipuan dan menjunjung tinggi nilai-nilai good corporate governance (GCG) dalam menjalankan seluruh operasional bisnisnya.

Tudingan kedua soal adanya rekayasa audit laporan keuangan juga hoax. Laporan Kinerja Keuangan BRI pun sudah teraudit oleh lembaga audit independent dan terstandar internasional dan, hal ini telah mendapat mengakuan dari berbagai pihak. Hal ini menjadi kontraproduktuif dengan kenyataan yang sebenarnya.

Tudingan berikutnya soal BRI yang bekerjasama dengan perusahaan yang bergerak di jasa Ladiest Escourt, Dancer, dan Minuman keras di berbagai club malam, mengalirkan uang ratusan miliar rupiah tanpa ada hambatan jelas berita bohong. Darimana sumbernya bisa menyimpulkan hal demikian. Itu termasuk salah satu pencemaran nama baik.

Selain para nasabah, BRI menegaskan pihaknya menderita kerugian sangat banyak hingga mencapai Rp95,4 miliar sebagaimana Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara dengan nomor: SR-162/PW09/5.1/2021 tanggal 26 April 2021 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi DKI Jakarta.

Mengenai nasib para nasabah yang jadi korban penipuan kredit fiktif, BRI sudah melakukan proses penyesuaian status para korban pada SLIK sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Apabila ada korban yang masih terdaftar memiliki pinjaman dimaksud pada SLIK, maka dapat mendatangi Kantor Cabang BRI Jakarta Tanah Abang untuk melakukan cross-check/konfirmasi, sekaligus melakukan proses penyesuaian status pada SLIK.

Sementara itu, IMPH menebar isu informasi negative dengan mengatakan Erick Thohir mundur Menteri BUMN hanya karena kasus kredit fiktif BRI, hal ini sangat tidak etis. Sebelumnya Menteri BUMN ini sudah bersikap tegas dengan membubarkan perusahaan-perusahaan BUMN yang tidak professional, akuntable dan transparan.

Kasus yang sejatinya telah ditangani secara transparan oleh lembaga hukum dan melalui saluran hukum yang berlaku, hendaknya diapreasiasi. Kejadian ini membuka mata banyak pihak untuk terus waspada terhadap informasi hoax yang senantiasa mengintai, salah satunya adalah yang disamapaikan oleh IMPH itu.[]

Tags: BRIhoaxIMPHinfo bank
Previous Post

Kontrol Peredaran Obat Sirup, Pemko Sabang Sidak Apotek dan Puskesmas

Next Post

Isi Jeda Liga 2, 12 Klub Ikuti Piala Presiden Persiraja 2022

Related Posts

Konsisten Berdayakan UMKM Antar BRI Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG IBBRIndex Awards 2025

Konsisten Berdayakan UMKM Antar BRI Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG IBBRIndex Awards 2025

by Redaksi
30 September 2025
0

MASAKINI.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih penghargaan Pemenang Pilar Sosial dalam ajang Katadata Environmental, Social, and Governance...

Resmikan RTT Medan, BRI Hadirkan Solusi Keuangan Lengkap untuk Pelaku Usaha

Resmikan RTT Medan, BRI Hadirkan Solusi Keuangan Lengkap untuk Pelaku Usaha

by Redaksi
29 September 2025
0

MASAKINI.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi meluncurkan Regional Treasury Team (RTT) Medan sebagai langkah strategis...

BRI Peduli Ajak Generasi Muda Jaga Ekosistem Sungai dan Peduli Lingkungan

BRI Peduli Ajak Generasi Muda Jaga Ekosistem Sungai dan Peduli Lingkungan

by Redaksi
28 September 2025
0

MASAKINI.CO - Menjaga sungai berarti menjaga masa depan. Upaya kecil seperti tidak membuang sampah ke sungai, mengurangi penggunaan plastik, hingga...

Next Post
Pintu

Isi Jeda Liga 2, 12 Klub Ikuti Piala Presiden Persiraja 2022

Perwira Polisi di Aceh Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Perwira Polisi di Aceh Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co