MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Februari 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mencegah Stunting Lewat Intervensi Sensitif dan Spesifik

Redaksi by Redaksi
12 November 2022
in News
0
Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Cegah Stunting

Illustrasi cegah stunting. (foto: dok istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah gencar melakukan pencegahan stunting agar tak semakin banyak generasi Indonesia yang mengalami gizi buruk. Langkah-langkah kebijakan yang dilahirkan pun mulai dari intervensi sensitif dan spesifik.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Aceh, Sulasmi, menjelaskan, intervensi spesifik itu khusus dilakukan oleh pihak kesehatan, sedangkan intervensi sensitif dilakukan pihak di luar kesehatan.

RelatedPosts

Harga Emas Banda Aceh Turun Rp20 Ribu, Antam Justru Naik Rp16 Ribu

BMKG Deteksi 17 Titik Panas di Aceh, Indikasi Awal Potensi Karhutla

Pemerintah Siapkan 25 Rute Mudik Gratis, Warga Aceh Bisa Pulang Kampung Tanpa Biaya

Intervensi spesifik untuk mencegah stunting, sebutnya, di mulai dari remaja putri di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) dengan pemberian tablet tambah darah atau TTD.

“Seperti beberapa waktu lalu itu ada aksi bergizi. Remaja putri SMP, SMA, Madrasah, hingga Dayah, dikasih tablet tambah darah atau Fe,” katanya, Sabtu (12/11).

Pemberian tablet Fe kepada remaja putri ini, ungkap Sulasmi, karena mereka adalah calon-calon ibu di masa mendatang. “Remaja putri kita ini tidak boleh pucat, lelah, lesu, dan loyo,” ujarnya.

Sebab, lanjutnya, remaja putri itu kelak akan calon ibu yang bersih dari anemia, dan saat melahirkan anaknya tidak terkena stunting.

Intervensi spesifik berikutnya, kata Sulasmi, mendorong pemeriksaan kehamilan secara rutin kepada ibu hamil.

“Kalau dulu empat kali dalam sembilan bulan, sekarang enam kali selama kehamilan,” sebutnya.

Dimana sang ibu tersebut, diwajibkan dua kali melakukan pemeriksaan ke dokter, cek USG. “Sehingga dia tahu apakah letak lintang, letak sungsang, apakah anaknya cacat bisa tahu dari USG itu,” bebernya.

Sulasmi mengatakan, tablet tambah darah juga diberikan kepada ibu hamil. Jika pada remaja putri wajib minum satu kali satu tablet seminggu, ibu hamil minumnya satu kali satu tablet setiap hari selama 90 hari minimal.

“Lebih boleh kurang jangan. Jadi yang remaja tadi seminggu sekali satu tablet sepanjang tahun 52 tablet. Semua itu untuk mencegah anak-anak yang stunting,” ujar Sulasmi.

Kemudian Sulasmi menjelaskan, terkait intervensi sensitif dalam mencegah stunting, hal ini dilakukan lintas sektoral diantaranya; Dinas Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Pendidikan, kemudian juga Dinas PUPR.

Tags: Dinkes AcehIntervensi SensitifIntervensi SpesifikStunting
Previous Post

Malam Ini Carnival Putro Phang Dibuka, Tampil Panggung Atraksi di Atas Air

Next Post

Pj Wali Kota: Sabang Butuh Arsitek Handal untuk Gerakkan Kota Wisata

Related Posts

Kasus Campak Ditemukan, Tim Vaksinasi Dikerahkan ke 9 Daerah Terdampak

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota guna mencegah penyebaran campak...

Sudah 1.300 Warga Terima Layanan Kesehatan di Aceh Utara

by Ulfah
12 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan dan Posko Health Emergency Operation Center (HEOC) mengerahkan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat...

ISPA dan Penyakit Kulit Jadi Keluhan Utama Pengungsi Pascabencana Aceh

by Riska Zulfira
20 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh mencatat sebanyak 10 jenis penyakit berpotensi terjadi di wilayah terdampak bencana di Aceh. Hingga 19...

Next Post
Pj Wali Kota: Sabang Butuh Arsitek Handal untuk Gerakkan Kota Wisata

Pj Wali Kota: Sabang Butuh Arsitek Handal untuk Gerakkan Kota Wisata

Gawat! Makanan di RSJ Aceh tak Higienis

Gawat! Makanan di RSJ Aceh tak Higienis

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co