MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, April 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mencegah Stunting Lewat Intervensi Sensitif dan Spesifik

Redaksi by Redaksi
12 November 2022
in News
0
Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Cegah Stunting

Illustrasi cegah stunting. (foto: dok istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah gencar melakukan pencegahan stunting agar tak semakin banyak generasi Indonesia yang mengalami gizi buruk. Langkah-langkah kebijakan yang dilahirkan pun mulai dari intervensi sensitif dan spesifik.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Aceh, Sulasmi, menjelaskan, intervensi spesifik itu khusus dilakukan oleh pihak kesehatan, sedangkan intervensi sensitif dilakukan pihak di luar kesehatan.

RelatedPosts

Banjir Luapan Rendam Tiga Gampong di Aceh Barat Daya

Harga Emas Naik Tipis, Perhiasan Tembus Rp8,11 Juta per Mayam

Kemenhaj Tuntaskan Distribusi 392 Koper Jemaah Haji Banda Aceh Jelang Masuk Asrama

Intervensi spesifik untuk mencegah stunting, sebutnya, di mulai dari remaja putri di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) dengan pemberian tablet tambah darah atau TTD.

“Seperti beberapa waktu lalu itu ada aksi bergizi. Remaja putri SMP, SMA, Madrasah, hingga Dayah, dikasih tablet tambah darah atau Fe,” katanya, Sabtu (12/11).

Pemberian tablet Fe kepada remaja putri ini, ungkap Sulasmi, karena mereka adalah calon-calon ibu di masa mendatang. “Remaja putri kita ini tidak boleh pucat, lelah, lesu, dan loyo,” ujarnya.

Sebab, lanjutnya, remaja putri itu kelak akan calon ibu yang bersih dari anemia, dan saat melahirkan anaknya tidak terkena stunting.

Intervensi spesifik berikutnya, kata Sulasmi, mendorong pemeriksaan kehamilan secara rutin kepada ibu hamil.

“Kalau dulu empat kali dalam sembilan bulan, sekarang enam kali selama kehamilan,” sebutnya.

Dimana sang ibu tersebut, diwajibkan dua kali melakukan pemeriksaan ke dokter, cek USG. “Sehingga dia tahu apakah letak lintang, letak sungsang, apakah anaknya cacat bisa tahu dari USG itu,” bebernya.

Sulasmi mengatakan, tablet tambah darah juga diberikan kepada ibu hamil. Jika pada remaja putri wajib minum satu kali satu tablet seminggu, ibu hamil minumnya satu kali satu tablet setiap hari selama 90 hari minimal.

“Lebih boleh kurang jangan. Jadi yang remaja tadi seminggu sekali satu tablet sepanjang tahun 52 tablet. Semua itu untuk mencegah anak-anak yang stunting,” ujar Sulasmi.

Kemudian Sulasmi menjelaskan, terkait intervensi sensitif dalam mencegah stunting, hal ini dilakukan lintas sektoral diantaranya; Dinas Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Pendidikan, kemudian juga Dinas PUPR.

Tags: Dinkes AcehIntervensi SensitifIntervensi SpesifikStunting
Previous Post

Malam Ini Carnival Putro Phang Dibuka, Tampil Panggung Atraksi di Atas Air

Next Post

Pj Wali Kota: Sabang Butuh Arsitek Handal untuk Gerakkan Kota Wisata

Related Posts

Imunisasi Rendah Penyebab Kasus Campak di Aceh

Imunisasi Rendah Penyebab Kasus Campak di Aceh

by Redaksi
15 April 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh menyebutkan kasus campak di Aceh disebabkan rendahnya cakupan imunisasi pada anak. Tahun 2026, kasus campak...

Kasus Campak Ditemukan, Tim Vaksinasi Dikerahkan ke 9 Daerah Terdampak

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota guna mencegah penyebaran campak...

Sudah 1.300 Warga Terima Layanan Kesehatan di Aceh Utara

by Ulfah
12 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan dan Posko Health Emergency Operation Center (HEOC) mengerahkan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat...

Next Post
Pj Wali Kota: Sabang Butuh Arsitek Handal untuk Gerakkan Kota Wisata

Pj Wali Kota: Sabang Butuh Arsitek Handal untuk Gerakkan Kota Wisata

Gawat! Makanan di RSJ Aceh tak Higienis

Gawat! Makanan di RSJ Aceh tak Higienis

Discussion about this post

CERITA

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co