MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Februari 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Urai Antrean di SPBU, Warga Aceh Diimbau Beli BBM Subsidi Pakai MyPertamina

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
8 Desember 2022
in News
0
Urai Antrean di SPBU, Warga Aceh Diimbau Beli BBM Subsidi Pakai MyPertamina

Ilustrasi antrean kendaraan di SPBU. (foto: dok masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh, mengimbau pemilik kendaraan untuk mengunakan barcode MyPertamina saat membeli BBM subsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum ( SPBU).

Ketua Hiswana Migas Aceh Nahrawi Noerdin, mengatakan pengunaan barcode ini selain bertujuan agar penyaluran BBM bersubsidi di Aceh tepat sasaran, juga membuat proses transaksi dan pengisian BBM di SPBU dapat berlangsung cepat sehingga mengurangi antrean panjang kendaraan.

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Gratiskan 120 Stan UMKM, Targetkan Rp2 Miliar di Pekan Raya Ramadan

Harga Emas Banda Aceh Turun Rp20 Ribu, Antam Justru Naik Rp16 Ribu

BMKG Deteksi 17 Titik Panas di Aceh, Indikasi Awal Potensi Karhutla

“Kami mengimbau agar masyarakat pengguna BBM bersubsidi mulai membiasakan diri menggunakan barcode. Hal ini perlu, karena bisa jadi kedepannya pembelian BBM bersubsidi di setiap SPBU hanya dilayani dengan penggunaan barcode,” katanya, Rabu (7/12/2022).

Dia menyebut sejak 1 Desember 2022 lalu Pertamina telah menerapkan pembelian BBM solar subsidi menggunakan QR Code di aplikasi MyPertamina. Masyarakat dapat mendaftar di situs resmi MyPertamina melalui https://subsiditepat.mypertamina.id/.

Nahrawi menjelaskan pengunaan barcode memang dimaksudkan untuk mengendalikan penyaluran BBM bersubsidi, terutama jenis solar yang banyak dibutuhkan oleh konsumen industri.

Kebijakan itu datang dari pemerintah yang dijalankan oleh Pertamina. Selain untuk pendataan, program ini juga bertujuan memastikan penyaluran BBM Bersubsidi tepat sasaran.

“Barcode hanya diberikan kepada mereka yang berhak dengan batasan-batasan yang sudah ditentukan. Selain itu, penggunaan barcode juga mempercepat proses transaksi,” ujarnya.

“Selama ini kita terkadang melihat ada sejumlah kendaraan yang antre di SPBU belum terdaftar di MyPertamina, sehingga memperlambat proses pengisian yang otomatis menambah panjang antrean hingga mengganggu pengguna jalan. Sistem barcode ini kita harapkan dapat mengurangi antrean panjang,” tambahnya.

Menurut Nahrawi, penggunaan barcode nantinya juga dapat berfungsi sebagai pengendali. Jika kendaraan sudah mengisi pada pagi hari sesuai kuota yang ditentukan Pertamina, maka sepanjang hari kendaraan tersebut tidak dapat dilayani lagi di SPBU sebab akan terbaca di sistem bahwa yang bersangkutan sudah mengambil jatah hariannya.

Dia mengatakan bahwa untuk jenis solar bersubsidi, kuota harian yang ditetapkan berbeda-beda untuk setiap jenis kendaraan.

“Sesuai ketentuan, jenis kendaraan pribadi roda empat pembelian maksimal 60 liter per hari. Angkutan umum untuk orang maupun barang roda empat dibatasi 80 liter per hari. Sedangkan angkutan umum untuk orang atau barang roda enam atau lebih, kuota maksimalnya adalah 200 liter per hari,” bebernya.

Di samping itu, Ketua Hiswana migas Aceh ini berharap agar Pemerintah Aceh dapat menerbitkan surat edaran terkait sistem pembelian BBM bersubsidi. Sebab, tuturnya, subsidi BBM dan penyalurannya merupakan kebijakan pemerintah.

“Pertamina dan kami selaku mitranya hanya pelaksana kebijakan tersebut. Jadi kami berharap Pemerintah Aceh sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat, dapat menerbitkan surat edaran terkait penyaluran BBM subsidi ini. Sehingga masyarakat menjadi lebih paham dan kuota BBM bersubsidi dapat tersalurkan tepat sasaran,” pungkasnya.

Tags: Antrean BBMBBM BersubsidiHiswana Migas AcehMyPertamina
Previous Post

Gerak Cepat BRI Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

Next Post

Mewahnya Azamara Quest Kala Berlabuh di Sabang

Related Posts

Antrean SPBU di Banda Aceh dan Aceh Besar Mulai Normal

by Riska Zulfira
5 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Setelah antrean kendaraan mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beberapa hari terakhir, kondisi pelayanan BBM...

Hiswana Migas Aceh Usul Pengecer LPG 3 Kg Harus Ada HET

Hiswana Migas Aceh Usul Pengecer LPG 3 Kg Harus Ada HET

by Riska Zulfira
6 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh mendukung kebijakan pemerintah yang menjadikan pengecer LPG 3 kg...

Jelang Imlek, Pertamina Jamin Stok BBM di Aceh Aman

Menghentikan Barcode BBM Subsidi di Aceh Dinilai Langkah Mundur

by Alfath Asmunda
29 Juli 2024
0

MASAKINI.CO - Wacana menghentikan penggunaan barcode pada saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)...

Next Post
Mewahnya Azamara Quest Kala Berlabuh di Sabang

Mewahnya Azamara Quest Kala Berlabuh di Sabang

BNI Beri Penjelasan Soal Hoaks Kredit Tanpa Jaminan

Ekspansi Bisnis, BNI Terbitkan NCD Rp3 Triliun

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co