MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Wisatawan Asing Kepincut Permainan Tradisional di Festival Ujung Barat

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
12 Desember 2022
in News
0
Wisatawan Asing Kepincut Permainan Tradisional di Festival Ujung Barat

Wisatawan asing memainkan permainan tradisional di Festival Ujung Barat, Kota Sabang. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Festival Ujung Barat yang digelar di Desa Wisata Jaboi, Sabang yang berlangsung sejak 10-11 Desember 2022 sukses digelar. Penutupan itu juga ditandai dengan penampilan penyanyi eks Indonesian Idol, Firman Siagian.

Tidak hanya dari warga, selama event itu berlangsung juga mendapat antusias dari wisatawan asing asal Prancis dan Amerika yang sedang berada di Sabang. Mereka juga ikut menikmati permainan tradisional berupa egrang, yaitu permainan dengan berjalan menggunakan batok kelapa dan seutas tali rapia.

RelatedPosts

Harga Emas Kembali Naik, Perhiasan Tembus Rp7,87 Juta per Mayam

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh 4,09 Persen, Didongkrak Konsumsi dan Proyek Rekonstruksi

Harga Cabai Merah di Pasar Al Mahirah Naik dalam Tiga Hari Terakhir, Komoditas Lain Masih Stabil

Mereka juga menikmati jajanan di event tersebut seperti kopi, kue tradisional dan membeli beberapa kerajinan produk dari desa wisata di Sabang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Almuniza Kamal melalui Kabid Pemasaran, T Hendra Faisal mengatakan, pihaknya memang saat ini fokus untuk mengembangkan event di desa wisata, salah satunya di Desa Wisata Jaboi melalui Festival Ujung Barat yang sukses digelar.

“Festival Ujung Barat ini jadi momentum kita untuk mengembangkan desa wisata melalui kearifan lokalnya. Dan kegiatan ini juga mampu menarik wisatawan asing,” ujar Hendra Faisal saat menutup event Festival Ujung Barat di Jaboi, Sabang, Minggu (11/12/2022) malam.

Ia menjelaskan, perubahan perjalanan wisatawan dari pariwisata massal (mass tourism) ke pariwisata alternatif (alternative tourism) harus dijadikan batu pijakan untuk menyiapkan hingga mengembangkan potensi desa wisata untuk menyambut perubahan tersebut.

Tentu, kata dia, pengembangan itu harus sesuai dengan kearifan lokal setempat dan tanpa meninggalkan budaya dan keseniannya. Menurutnya sudah bayak contoh di Indonesia yang dimana event desa wisata itu bisa maju dengan menampilkan kearifan lokalnya.

“Kolaborasi dan inovasi jadi kunci untuk pengembangan desa wisata. Tentunya dengan menjunjung nilai-nilai budaya, seperti tagline kita ‘Lestarikan Budaya, Majukan Pariwisata’,” katanya.

Sementara itu seorang wisatawan asing dari Amerika, Peter mengakui baru pertama kali berkunjung ke Sabang dan mendapat sambutan yang hangat dari warga setempat. Ia juga menyebut permainan tradisional itu cukup menarik meskipun dirinya susah payah untuk menggunakan egrang.

“This is my first time coming here. Its very excited, you can see that I was playing traditional games? and its very difficult, but I like it. (Saya baru pertama kali ke sini. Ini cukup menarik, anda lihat saya tadi seperti kesulitan untuk bermain itu (egrang), tetapi saya suka),” kata Peter.

Selain permainan egrang, dalam event itu juga banyak permainan tradisional seperti tarik tambang, layang klueng dan lainnya. Juga ada atraksi budaya lokal yang ditampilkan selama event itu berlangsung.

Sementara itu Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi menyebutkan, permainan tradisional tersebut merupakan bagian dari Ujung Barat Festival, dengan tujuan mempromosikan potensi wisata melalui nilai-nilai tradisional dan kearifan lokal.

“Ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ujung Barat Festival, sebagai upaya mempromosikan keunggulan desa-desa wisata yang ada di Sabang, salah satunya melalui permainan tradisional ini,” kata Reza Fahlevi.

Lebih lanjut dikatakan, potensi pariwisata yang ada di Sabang tidak hanya berupa wisata bahari saja, melainkan juga berasal dari berbagai potensi lainnya yang bisa digali seperti tradisi, budaya, sejarah, dan sebagainya.

“Saya pikir kegiatan-kegiatan seperti ini harus terus ada di Sabang untuk menambah daya tarik bagi wisatawan. Sabang ini punya banyak sekali daya tarik, tapi mungkin yang selama ini lebih dikenal baharinya, padahal bukan itu saja, ada banyak hal yang bisa dikembangkan lagi seperti dari sisi tradisi, budaya, sejarah,” ujarnya.

Tags: Desa Wisata JaboiDisbudpar AcehFestival Ujung BaratSabangWisatawan
Previous Post

Wali Kota Blitar Disekap & Dirampok di Rumah Dinas, Begini Kronologinya

Next Post

Atlet Taekwondo Sabang Terpilih Ikut Seleksi Sea Games 2023

Related Posts

Lonjakan Wisatawan ke Sabang, Trip Kapal Ditambah hingga Malam

by Riska Zulfira
23 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Arus penumpang penyeberangan di Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan, Sabang, melonjak signifikan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah....

Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Baiturrahman, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

by Riska Zulfira
5 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh akan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur’an pada Jumat, 6 Maret 2026 di Masjid Raya Baiturrahman. Kegiatan...

Aceh Ramadhan Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Harmoni Spiritual dan Penguatan Ekonomi Umat

Aceh Ramadhan Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Harmoni Spiritual dan Penguatan Ekonomi Umat

by Ulfah
2 Maret 2026
0

MASAKINI.CO — Langit senja yang perlahan meredup di kawasan Masjid Raya Baiturrahman menjadi saksi dimulainya Aceh Ramadhan Festival 2026, Minggu...

Next Post
Atlet Taekwondo Sabang Terpilih Ikut Seleksi Sea Games 2023

Atlet Taekwondo Sabang Terpilih Ikut Seleksi Sea Games 2023

Dorong Ekspor Nasional, BRI Wujudkan Kerjasama dengan Indonesia Eximbank

Dorong Ekspor Nasional, BRI Wujudkan Kerjasama dengan Indonesia Eximbank

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co