MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Sepeda Rotan Karya Zainal Rambah Pasar Prancis

Riska Zulfira by Riska Zulfira
5 November 2023
in Headline
0

Zainal Bakri perakit sepeda rotan di Desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. (Riska Zulfira/Masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Zainal Bakri merakit sepeda buatan dirinya berbahan baku rotan mangau dengan konsep ramah lingkungan. Produksi sepeda rotan ini pertama di Aceh dan telah tembus pasar internasional.

Zainal menyebutkan dirinya akan mengekspor 11 unit sepeda rotan ke Prancis yang dibeli oleh lembaga peduli satwa dan lingkungan bernama Yaboumba. Dimana perunitnya karya rotan Zainal ini dihargai Rp5 juta.

RelatedPosts

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

The Land from Above

Longsor Ketol Kian Parah, Lubang Raksasa Ancam Permukiman Warga

“Kita ekspor hari Senin besok melalui Ekspedisi Dakota ke Surabaya, yang kemudian baru langsung diekspor ke Prancis,” kata Zainal, Sabtu (4/11/2023).

Ia menceritakan, inovasi merakit sepeda berbahan rotan ini berawal dari dirinya sebagai pembisnis rotan. Namun karena merasa jenuh, Zainal terus berinisiatif dapat menghasilkan produk dengan tetap menjaga keramahan lingkungan.

Alih-alih gagal, sepeda rotan rakitan dengan merek Zan Bak ini berhasil tembus pasar Eropa. Zen Bak sendiri katanya merupakan singkatan nama Zainal Bakri “Zan Bak.”

Ia menjelaskan, inovasi sepeda rotan ini pertama sekali muncul pada tahun 2017 dengan program rotan ramah lingkungan bersama Uni Eropa.

“Jadi pertama produksi tahun 2017. Sebenarnya kita sudah produksi 15 unit, dan empat unit lainnya lebih dulu di ekspor,” sebutnya.

Untuk kualitasnya pun, lanjutnya, telah melalui serangkaian uji ketahanan. Maka produknya mampu menahan beban hingga 150 kilogram.

Untuk memproduksi satu sepeda rotan, Zainal membutuhkan lima hingga enam orang pengrajin lainnya. Dalam waktu sebulan Zainal mengaku bisa memproduksi hingga 10 unit sepeda.

“Namun itu tergantung pekerja, apalagi peralatannya pun tidak semua ada di Aceh. Satu sepeda membutuhkan sekitar dua batang rotan,” ungkapnya.

Atas inovasi tersebut, Zainal berharap ke depan ada pemuda Aceh lebih kreatif sehingga mampu melahirkan karya yang lebih kreatif dan bisa merambah pasar internasional.

“Pemuda harus lebih kreatif, karena mereka kan generasi ke depan,” imbuhnya.

Tags: Ekspor PrancisKreasi RotanPengrajin RotanSepeda Rotan
Previous Post

2.025 Peserta Semarakkan Parade Budaya PKA ke-8

Next Post

Pemberdayaan & Pendampingan BRI Sentuh 19.533 Klaster Usaha

Related Posts

No Content Available
Next Post
Pemberdayaan & Pendampingan BRI Sentuh 19.533 Klaster Usaha

Pemberdayaan & Pendampingan BRI Sentuh 19.533 Klaster Usaha

Wali Nanggroe Usul Museum Rempah Nusantara Dibangun di Aceh

Wali Nanggroe Usul Museum Rempah Nusantara Dibangun di Aceh

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co