MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali melanjutkan proyek pelebaran Jalan T Hasan Dek di kawasan Simpang Surabaya, Kecamatan Lueng Bata, sebagai langkah memperbesar kapasitas jalan dan mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan pengguna jalan di salah satu titik lalu lintas tersibuk di ibu kota provinsi.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh memastikan pekerjaan lanjutan akan dilakukan tahun ini pada sisi kanan jalan setelah tahap sebelumnya rampung dikerjakan di sisi kiri ruas jalan tersebut.
Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang Bina Marga, Misqal Novio Reeza, mengatakan proyek pelebaran merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas ruas jalan yang menjadi jalur pertemuan kendaraan dari berbagai arah.
“Tahun lalu kita sudah kerjakan sisi sebelah kiri. Tahun ini dilanjutkan sisi sebelah kanan dan insyaallah sambungannya akan kita dorong hingga jembatan akses menuju Kuta Alam,” kata Misqal, Senin (25/5/2026).
Simpang Surabaya merupakan simpang empat yang menghubungkan arus kendaraan dari Jalan Tgk Chik Ditiro, Jalan Mr Mohd Hasan, Jalan Tgk Imum Lueng Bata, dan Jalan T Hasan Dek. Tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari membuat kawasan tersebut kerap mengalami antrean panjang, terutama pada pagi dan sore hari saat jam sibuk.
Menurut Misqal, pekerjaan lanjutan akan mencakup ruas sepanjang sekitar 150 hingga 200 meter dengan penambahan lebar jalan sekitar tiga meter. Selain memperbesar badan jalan, proyek juga akan dilengkapi pembangunan saluran drainase dan jalur pedestrian guna meningkatkan fungsi serta kenyamanan kawasan.
“Tidak hanya pelebaran jalan, tetapi juga kita bangun saluran drainase dan pedestrian agar kawasan lebih tertata dan mendukung mobilitas masyarakat,” ujarnya.
PUPR Banda Aceh menilai peningkatan kapasitas infrastruktur di kawasan Simpang Surabaya menjadi kebutuhan mendesak mengingat pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat setiap tahun. Tanpa penambahan kapasitas jalan, kepadatan lalu lintas diperkirakan akan semakin tinggi seiring berkembangnya aktivitas permukiman, perdagangan, dan jasa di wilayah Lueng Bata serta kawasan sekitarnya.
Misqal menjelaskan proses pelelangan proyek direncanakan dimulai dalam waktu dekat sebelum masuk ke tahap konstruksi fisik. Pemerintah berharap pekerjaan dapat segera berjalan sehingga manfaat pelebaran jalan bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Menurutnya, pelebaran Jalan T Hasan Dek merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah kota dalam menata sistem transportasi perkotaan dan mengurangi titik-titik kemacetan yang selama ini menjadi hambatan mobilitas warga.










Discussion about this post