MASAKINI.CO – Kawasan Jalan Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh belakang kampus UIN Ar-Raniry, akan ditata menjadi koridor jalan yang lebih tertib dan nyaman setelah dilakukan penertiban bangunan liar oleh Pemerintah Kota Banda Aceh.
Penataan tersebut tidak hanya difokuskan pada pengembalian fungsi fasilitas umum dan drainase, tetapi juga menghadirkan jalur pedestrian yang aman bagi masyarakat. Ruas jalan yang akan ditata mencapai sekitar 800 meter.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh, Rulli Syahreza, mengatakan penertiban yang dilakukan beberapa waktu lalu merupakan bagian dari rencana besar penataan kawasan, bukan sekadar pembongkaran bangunan.
“Tujuannya adalah menata kawasan Rukoh menjadi lebih baik, lebih tertib, dan lebih nyaman untuk masyarakat,” kata Rulli kepada masakini.co, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, hasil pengecekan menunjukkan kondisi drainase di kawasan tersebut masih berfungsi dengan baik. Karena itu, pemerintah ingin memastikan saluran tersebut tetap terjaga dan tidak kembali tertutup bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum.
Selain mengembalikan fungsi drainase untuk mengurangi risiko genangan dan banjir, penataan kawasan juga diarahkan untuk mendukung pembangunan jalan yang lebih tertata serta menyediakan ruang yang aman bagi pejalan kaki.
“Kawasan ini akan ditata menjadi koridor jalan yang lebih baik dan dilengkapi pedestrian. Dengan begitu fungsi drainase tetap terjaga, akses jalan lebih tertib, dan masyarakat memiliki ruang berjalan kaki yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Kawasan Rukoh merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat di Banda Aceh karena berada di lingkungan pemukiman dan kawasan pendidikan. Setiap hari, ruas jalan tersebut dilalui warga, mahasiswa, hingga pengguna jalan dari berbagai wilayah.
Karena itu, manfaat penataan kawasan ini diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas. Tidak hanya warga sekitar, tetapi juga pengguna jalan, pejalan kaki, serta ribuan mahasiswa yang beraktivitas di kawasan kampus.
Rulli menilai kehadiran jalur pedestrian akan meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan masyarakat saat beraktivitas. Sementara penataan koridor jalan diharapkan mampu menciptakan wajah kawasan yang lebih rapi dan mendukung mobilitas warga.
“Yang akan merasakan manfaatnya adalah seluruh masyarakat Banda Aceh. Pengguna jalan menjadi lebih nyaman, pejalan kaki lebih aman, warga sekitar mendapatkan lingkungan yang lebih tertata, dan mahasiswa yang berkuliah di kawasan ini juga akan lebih nyaman,” katanya.
Ia menambahkan, penataan kawasan Rukoh merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun lingkungan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.
“Intinya, apa yang dilakukan hari ini adalah upaya menjadikan Rukoh sebagai kawasan yang lebih baik. Bukan hanya untuk sekarang, tetapi juga untuk kebutuhan masyarakat ke depan,” pungkasnya.










Discussion about this post