MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Maret 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Dipan Reuhab, Cara Warga Nagan Raya Mengenang Keluarga yang Telah Berpulang

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
9 November 2023
in Cerita
0
Dipan Reuhab, Cara Warga Nagan Raya Mengenang Keluarga yang Telah Berpulang

Dipan Reuhab dipamerkan di anjungan Nagan Raya pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8. (Foto: MC PKA-8)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dipan kayu itu terletak di pojok kiri anjungan Nagan Raya. Pernak-pernik kain bordiran berwarna kuning, merah, dan hijau menyelimuti tempat tidur yang diperuntukkan bagi jenazah tersebut.

Berbagai selendang tenun ragam warna diikat pada langit-langit dipan. Masyarakat Nagan Raya menyebut dipan itu Reuhab.

RelatedPosts

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Reuhab berfungsi sebagai tempat jenazah dibaringkan. Biasanya diletakkan dalam sebuah kamar. Masyarakat menganggap kamar ini sakral. Tradisi reuhab bagi masyarakat Nagan Raya adalah perwujudan bentuk kasih sayang kepada orang yang telah meninggal.

Lazimnya, pakaian terakhir yang dikenakan orang yang meninggal itu diletakkan di dipan reuhab. Waktunya bisa 40 sampai 100 hari.

Wakil 1 Inong Nagan Raya, Nur Fajri Maulina, mengatakan di kamar sakral tempat reuhab ditaruh, sanak famili nantinya membaca Alquran serta mendoakan orang yang baru meninggal tersebut.

“Kadang juga keluarga mengundang teungku untuk membaca Alquran selama 40 hari,” katanya saat bertugas menjaga anjungan Nagan Raya di Taman Sulthanah Safiatuddin, lokasi utama Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 digelar.

Selain pakaian terakhir yang dipakai jenazah, di dipan reuhab juga diletakkan kain, dan tikar yang sebelumnya digunakan untuk membawa jenazah ke kuburan. Kemudian disediakan tilam gulong, satu bantal kepala dan dua bantal guling.

“Jika yang meninggal perempuan ditaruh mukena, kain, seprai, dan emas,” sebut Nur Fajri Maulina.

Dia menjelaskan, tilam gulong untuk membaringkan jenazah akan dibawa oleh menantu perempuan jika yang meninggal adalah mertua.

“Akan tetapi pada dasarnya hal ini merupakan kewajiban yang dilakukan oleh perempuan,” ujarnya.

Nur Fajri mengatakan kamar sakral tempat dipan reuhab itu tak boleh ada bayangan. Selain itu, sejak sore hari harus dibakar kemenyan untuk mengharumkan ruangan kamar.

Jika di dalam satu rumah ada dua orang yang sekaligus meninggal, dipan reuhab juga harus dibuat dua. Sebab, reuhab hanya diperuntukkan bagi satu orang arwah.

“Meski prosesi adat ini terlihat asing dan menyusahkan, namun untuk warga Nagan ini merupakan hal lumrah,” ungkap Nur Fajri. “Bahkan di setiap rumah telah tersedia dipan yang nanti diperuntukkan bagi keluarga yang meninggalkan dunia,” pungkasnya.

Tags: Nagan RayaPekan Kebudayaan AcehPKA-8Tradisi Reuhab
Previous Post

Tingkatkan Literasi Keuangan, DPLK BRI dan BRI MI Gelar Edukasi ke Civitas Academica IPB

Next Post

Panwaslih Banda Aceh Mulai Tertibkan APK Parpol dan Caleg

Related Posts

Pembangunan Sekolah Rakyat di Suka Makmue Dimulai

by Ulfah
13 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Suka Makmue, Senin (12/1/2026). Kegiatan...

Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

by Ulfah
28 November 2025
0

MASAKINI.CO - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, Afzalul Zikri menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak...

Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Nagan Raya, Tidak Berpotensi Tsunami

by Riska Zulfira
25 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Nagan Raya, pada Sabtu (25/10/2025) pukul 11.56 WIB. Meski getarannya...

Next Post

Panwaslih Banda Aceh Mulai Tertibkan APK Parpol dan Caleg

Houthi Tembak Jatuh Drone Amerika di Lepas Pantai Yaman

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co