MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Abul Fayas Getarkan Hati Ketua MPU Aceh

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
31 Desember 2023
in Cerita, Headline
0
Abul Fayas Getarkan Hati Ketua MPU Aceh

Abul Fayas (11 tahun) seorang anak etnis Rohingya sedang melantunkan ayat suci Alquran dihadapan Ketua MPU Aceh, Faisal Ali, Sabtu 30/12/2023. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Surat Al-Isra dibaca fasih oleh Abul Fayas di depan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali. Anak pengungsi Rohingya usia 11 tahun itu membuat Faisal Ali terharu.

“Masyaallah ya Allah,” ucap Faisal berulang kali sambil mengusuk-ngusuk pundak Abul Fayas.

RelatedPosts

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

Kejari Tangkap DPO Kasus Migas di Tapaktuan

Semen Langka dan Mahal di Sejumlah Daerah Aceh, SBA Beri Penjelasan

Awalnya Faisal meminta kepada pemuda etnis Rohingya, Muhammad Ridwan, mengarahkan seorang anak maju ke depan membaca ayat suci Alquran.

Ridwan lalu menuntun Abul Fayas mendekat ke Faisal. Tanpa canggung, anak itu langsung melantunkan ayat 78 hingga 82 surat Al-Isra. Tanpa melihat Alquran. Hanya bermodalkan ingatan. Abul Fayas adalah hafiz quran.

“Sudah… sudah… cukup nak. Terima kasih,” kata Faisal seraya mengusuk kepala Abul. Pimpinan Pesantren Mahyal Ulum Al-Aziziyah ini tak bisa menyembunyikan rasa harunya mendengar suara merdu Abul Fayas.

Anak pengungsi Rohingya itu kembali dipersilahkan duduk.

Kepada sejumlah jurnalis yang berada di sana Faisal mengaku telah pernah menginjakkan kakinya ke kamp Cox’s Bazar, Bangladesh.

Menurutnya, kondisi pengungsi Rohingya di sana cukup memprihatinkan. Anak-anak tidak mendapatkan pendidikan umum yang layak. Itu sebabnya mereka masih kurang cakap dengan ragam ilmu layaknya anak di belahan bumi lain.

“Tapi kalau pendidikan agama ini adalah didikan dari keluarga-keluarga mereka,” jelasnya.

Faisal menyaksikan langsung anak-anak itu diajarkan orang tua mereka membaca Alquran dan pengetahuan tentang cara beribadah. Maka dia tak heran melihat banyak anak-anak etnis Rohingya menjadi hafiz quran dan taat ibadah.

Sabtu siang (30/12/2023), pria yang akrab disapa Lem Faisal itu sengaja datang ke tempat penampungan sementara pengungsi Rohingya di Balai Meuseuraya Aceh (BMA). Faisal turut membawa sejumlah makanan dan barang keperluan dasar lainnya untuk seratusan pengungsi di sana.

“Kami berbagi dalam konteks kemanusiaan. Sedikit yang bisa kami bagi untuk pengungsi Rohingya yang telah beberapa hari di tempat ini,” ujarnya merendah.

Kepada pengungsi Faisal  berpesan agar memperbanyak sabar dan terus bertawakal. “Teruslah menjaga salatnya ya,” katanya. Dia juga meminta pengungsi secara bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan BMA.

Faisal juga mengajak masyarakat Aceh, maupun dari luar Tanah Rencong, untuk menyikapi keberadaan pengungsi Rohingya dengan tenang dan pikiran jernih. Dia memaklumi, belakangan memang ada pro dan kontra di tengah masyarakat terkait pengungsi yang berlabuh di Aceh sejak pertengahan November lalu itu.

“Kalau memang ada yang tidak sepaham membantu tidak masalah, tapi jangan juga kita mencegah orang lain yang ingin berbuat baik kepada pengungsi ini,” ujarnya.

Hampir satu jam berada di sana, Faisal Ali lalu pamit dari basemen gedung BMA, tempat pengungsi Rohingya sementara berlindung dari terik matahari dan rintik hujan.

Mereka tidur beralas terpal. Ruang laki-laki dan perempuan dibuat pembatas kain berwarna putih. Debu di bawah basemen BMA melekat dialas tidur. Tapi para pengungsi mengaku sudah sangat merasa bersyukur.

Sepeninggal Faisal Ali, Muhammad Ridwan sibuk membagi cemilan coklat kepada anak-anak pengungsi. Pria etnis Rohingya usia 19 tahun itu didapuk sebagai pemandu di sana. Dia bisa mengatur para pengungsi. Ada jiwa kepemimpinan terpancar dalam dirinya.

Ridwan pun juga bisa sedikit berbahasa Inggris. Itu pulalah yang membuat siapa saja datang ke BMA, Ridwan selalu diminta tolong jadi pemandu komunikasi.

Disambangi sekaligus diberi bantuan oleh Faisal Ali yang mengetuai perhimpunan para ulama di Aceh itu, tutur Ridwan, membuat mereka senang. Mulut Ridwan tak henti-henti mengucap, “Syukriah… Syukriah… terima kasih.. terima kasih.”

Tags: Balai Meuseuraya AcehFaisal AliKetua MPU AcehMPU Acehpengungsi rohingyarohingya
Previous Post

Ulama Aceh Desak Pemerintah Pusat Bersikap Soal Pengungsi Rohingya

Next Post

Tutup Tahun dengan Sederet Capaian Gemilang, BRI Sambut 2024 dengan Optimisme

Related Posts

Wagub Aceh Upayakan Satu Tafsir Mawaris untuk Perkuat Kepastian Hukum

by Ahmad Mufti
5 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong penyamaan pemahaman terkait penerapan hukum waris Islam (mawaris) guna menghindari perbedaan praktik dan memberikan kepastian...

MPU Aceh Tegaskan Zakat Fitrah Harus Dibayar dengan Beras

by Aininadhirah
13 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap muslim diwajibkan menunaikan zakat fitrah pada akhir bulan Ramadan. Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, H. Faisal...

Sepekan, Sudah 1.084 Rohingya Masuk Aceh

Usai Dilaporkan Gambia, ICJ Mendengar Kasus Genosida Dialami Rohingya

by Ahmad Mufti
13 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pengadilan Internasional (ICJ), pengadilan tertinggi PBB, sedang mendengar kasus penting yang diajukan Gambia pada tahun 2019. Negara Afrika...

Next Post
BRI Ajak Nasabah Perbaharui Nomor Handphone di ATM/CRM, Dapatkan Tambahan Saldo

Tutup Tahun dengan Sederet Capaian Gemilang, BRI Sambut 2024 dengan Optimisme

Masyarakat Aceh Tenggara Dilarang Rayakan Malam Tahun Baru

Masyarakat Aceh Tenggara Dilarang Rayakan Malam Tahun Baru

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co