MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Marak Illegal Fishing di Aceh, KuALA Sebut Ini Darurat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 Februari 2024
in Daerah
0

Kapal illegal fishing berbendera Filipina yang diringkus Kapal Pengawas Perikanan KKP. I KKP

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Koordinator Jaringan KuALA Aceh, Gemal Bakri menyebutkan penangkapan ikan menggunakan pukat trawl dan bom ikan makin masif terjadi perairan Aceh. Padahal itu mengakibatkan rusaknya ekosistem laut.

“Ini telah menjadi sebuah kebiasaan umum di sebagian nelayan,” katanya dalam diskusi bertajuk “Illegal fishing dan kerusakan terumbu karang di Aceh” di Sekretariat Forum Jurnalis Lingkungan Aceh, Selasa (6/2/2024).

RelatedPosts

Usai Ikuti KPPD Kemendagri, Bupati Aceh Besar Siapkan Transformasi Infrastruktur Hijau 2027-2029

Eks Terminal Keudah Ditata Jadi Ruang Publik dan Kawasan Bisnis

Sekolah Rakyat Nagan Raya Siap Tampung 270 Anak Miskin Ekstrem Tahun Ini

Menurut Gemal, penyaringan ikan menggunakan  jaring trawl mampu menjangkau wilayah yang luas sehingga apapun yang berada di sekitarnya akan rusak. Bahkan hal serupa seperti pengeboman dan pembiusan bakal mendapat efek lebih besar.

“Nah kenapa sampai hari ini masih terjadi,  ini bukan permasalahan yang bisa diselesaikan dengan mudah, apalagi hal ini telah diikuti generasi-generasi sekarang,” ucapnya.

Saat ini banyak temuan KuALA, bahwa kapal dari tetangga Sumatera Utara kerap melakukan penangkapan ikan secara ilegal di laut Aceh. Bahkan hal itu tak dapat dipungkiri kapal dari Sibolga dan Nias menjajaki ekosistem Aceh.

“Tapi bukan berarti nelayan Aceh tidak lakukan secara ilegal, dan pun terhadap kapal Sibolga masyarakat kita enggan tindaklanjuti,” ucapnya.

Kata Gemal, kerusakan terumbu karang di Aceh bukan lagi sekadar ancaman. Akibatnya, tidak banyak lagi anak-anak ikan yang bisa dijumpai karena terumbu karang sudah mati dan berlumut.

“Semua sudah rusak yang tidak rusak tumbu kerang yang bisa bertahan saja. Pada umumnya dasaran karang yang terjamah oleh mereka itu dipastikan sudah rusak dan ikannya sudah pindah di situ,” jelas Gemal.

Melihat kondisi itu, KuALA meminta pemerintah Aceh untuk menangani hal tersebut secara serius. Ia mengaku juga sudah menyusun kelompok kerja serta langkah-langkah penanganan illegal fishing.

“Tetapi itu belum menjadi kabar yang ditanggapi serius oleh Pemerintah Aceh, tetapi melihat kondisinya ini sudah darurat,” ucapnya.

Tags: Illegal FishingJaring TrawlPerairan Aceh
Previous Post

Kenduri Apam, Tradisi Masyarakat Aceh Menyambut Isra Miraj Nabi Muhammad

Next Post

217 Kasus Ditanggani YBHA Didominasi Pelecehan Seksual

Related Posts

Cuaca Ekstrem, Nelayan di Aceh Tetap Melaut

Cuaca Ekstrem, Nelayan di Aceh Tetap Melaut

by Riska Zulfira
20 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Di tengah cuaca ekstrem, Nelayan di Aceh tetap melaut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, aktivitas mereka dilakukan dengan...

Lagi, TNI AU Gelar Operasi Sayap Ambara 24 di Perairan Aceh

Lagi, TNI AU Gelar Operasi Sayap Ambara 24 di Perairan Aceh

by Alfath Asmunda
15 November 2024
0

MASAKINI.CO - TNI Angkatan Udara kembali menggelar Operasi Sayap Ambara 24 di perairan Aceh. Misi operasi ini bertujuan untuk menjaga...

Sepanjang 2021, Sebanyak 1929 Etnis Rohingya Terdampar di Aceh

Pengawasan Perairan Aceh Minim, Mudahkan Pelaku TPPO Beraksi

by Alfath Asmunda
8 November 2024
0

MASAKINI.CO - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Aceh, Azhari Cage, mendesak aparat keamanan terkait lebih serius mengawasi...

Next Post
Dugaan Pelecehan Napi Perempuan di Lapas, Ini Kata Kemenkumham Aceh

217 Kasus Ditanggani YBHA Didominasi Pelecehan Seksual

Polda Aceh Bagikan Perlengkapan Personel untuk Amankan TPS

Polda Aceh Bagikan Perlengkapan Personel untuk Amankan TPS

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co