MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, April 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Suara Perempuan di Lhoknga yang Tercekat Krisis Air

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
14 Mei 2024
in Daerah
0
Suara Perempuan di Lhoknga yang Tercekat Krisis Air

Beberapa perempuan di Kecamatan Lhoknga sedang antre mengambil air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Krisis air bersih yang melanda Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar masalah yang terus berulang. Dampak dari masalah ini sangat dirasakan terutama oleh perempuan.

Mereka jadi punya beban pekerjaan lebih selain mengurus rumah tangga, juga harus memastikan ketersediaan air di rumah.

RelatedPosts

1.000 Paket Pangan Murah Disediakan untuk Warga Banda Aceh

Jaga Kebersihan Lingkungan, Gampong Lam Asan Kelola Sampah Secara Mandiri

Mualem Lantik 3 Kepala SKPA, Kinerja Digenjot di Tengah Sistem Kerja 4 Hari

Eli Susanti, warga Gampong Lambaro Seubun, mengatakan sejak beberapa waktu lalu sumur di rumahnya mengiring dia terpaksa harus mengangkut air dari desa tetangga. Pernah pula ia harus mengeluarkan uang untuk membeli air bersih.

Berhadapan dengan kondisi krisis air begini Eli mengaku kesulitan. Dia harus putar otak mengatur ekonomi keluarga di tengah keadaan yang serba pas-pasan.

Nasib yang sama juga dialami banyak perempuan ibu rumah tangga di Lambaro Seubun. “Jadi ketika sumur mengering, kami terpaksa mengangkut air dari desa tetangga dan terkadang harus membeli air,” kata Eli Susanti, Selasa (14/5/2024).

Setali tiga uang juga dirasakan perempuan di Gampong Naga Umbang. Ada sekitar 135 kepala keluarga di sana yang kesulitan memperoleh air bersih.

Meski di wilayah itu ada sumber air Pucok Krueng, tapi warga mengatakan tak ada inisiatif dari pemerintah menjadikannya sebagai sumber air untuk mereka.

Ayu, warga Naga Umbang, mengaku di kampungnya itu telah lama ada aliran air PDAM Tirta Mountala. “Tapi air hanya mengalir pada musim hujan aja,” ungkapnya.

Saat-saat kemarau begini, warga di sana kelimpungan mencari air bersih untuk kebutuhan mencuci, mandi, memasak, dan kebutuhan lainnya.

“Sudah sangat lelah dengan kondisi ini, belum lagi harus mengangkut air yang terkadang membuat badan saya sakit,” keluhnya.

Ayu mengatakan memang pemerintah Aceh Besar telah membantu dengan mendatangkan mobil tangki berisi air ke desa-desa di Kecamatan Lhoknga yang terdampak krisis air bersih. “Tapi tak cukup memenuhi kebutuhan warga,” ujarnya.

Tags: Aceh BesarAir BersihKecamatan LhokngaKemarauKrisis AirPDAM Tirta Mountalaperempuan
Previous Post

Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan BRI Capai Rp787,9 Triliun 2024

Next Post

Nestapa Inong Balee yang Diacuhkan BRA

Related Posts

Jaga Kebersihan Lingkungan, Gampong Lam Asan Kelola Sampah Secara Mandiri

Jaga Kebersihan Lingkungan, Gampong Lam Asan Kelola Sampah Secara Mandiri

by Redaksi
11 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gampong Lam Asan, Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar, memiliki Tempat Pengolahan Sampah - Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R)...

Cegah Penyebaran Penyakit, 100 Ternak Warga Aceh Besar Diberi Vitamin dan Vasin

Cegah Penyebaran Penyakit, 100 Ternak Warga Aceh Besar Diberi Vitamin dan Vasin

by Riska Zulfira
9 April 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 100 ternak milik warga di wilayah kerja Puskeswan Kuta Baro dan Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar...

Bus Sekolah Gratis Mulai Beroperasi, Pemkab Aceh Besar Bidik Tekan Kecelakaan Pelajar

by Redaksi
7 April 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai mengoperasikan armada bus sekolah gratis untuk melayani antar-jemput pelajar. Program ini ditujukan untuk...

Next Post
Nestapa Inong Balee yang Diacuhkan BRA

Nestapa Inong Balee yang Diacuhkan BRA

Pilkada Banda Aceh, Hanya Seorang Bacalon Independen Penuhi Syarat Dukungan

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co