MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Seenong, Hasil Merancang Cuan Sambil Bepergian

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 Juli 2024
in Cerita
0
Seenong, Hasil Merancang Cuan Sambil Bepergian

Maulidawati Yakob merancang motif produk Seenong I Sunarno

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tujuh tahun sudah Maulidawati Yakob merintis usaha fesyen. Memproduksi hijab, abaya hingga mukena. Ia menamai brandnya Seenong.

Ide itu didapat dari hobinya bepergian. Di awal merintis usahanya, ia membeli hijab di Tanah Abang lantas menjualnya kembali.

RelatedPosts

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

“Walau belum ada merek ramai peminatnya,” Moli mengenang usahanya 2017 silam.

Hobi travelingnya berhenti akibat pandemi Covid-19. “Pasti ada hikmah di setiap ujian,” kalimat itu berlaku di kehidupan Moli.

Dalam kesulitan, ia menemukan ide menambah cuan. Merancang busana. Melukis motif pada hijab, abaya dan mukena.

Produknya laris manis di kalangan anak muda. Beranjak dari itu, Moli memberanikan diri memperluas pasar. Membuka gerai online.

Hijab produksi seenong | seenong.id/IG

Agar produknya semakin diterima pasar, Moli memperdalam desain sketsa. Mulanya manual, lalu berkembang ke desain digital.

“Saat Covid-19 tak ada kegiatan, dari pada bosan saya pelajari desain melalui kelas-kelas online,” ujarnya.

Hingga akhirnya, Moli menciptakan ragam motif jilbab khas Aceh dan menghasilkan karya-karya desain yang epik.

“Motif pertama itu Pintoe Aceh,” ucap Moli.

Pintoe Aceh bagi Moli tak sekedar motif. Tapi juga sarana menunjukkan kekhasan Aceh serta melestarikan adat dan budaya.

Kala itu, menurutnya, hijab printing belum terlalu dikenal masyarakat Aceh. Sehingga produk Seenong mendapat tepuk tangan hangat dari hijabers di Aceh.

Model produk seenong | seenong.id/IG

“Karena terkesan lebih mewah dan bahan yang digunakan pun beda dari jilbab pada umumnya,” terang Moli.

Nama See diambil dari singkatan Simple, Eksklusif dan Elegan dan nong merujuk kepada wanita dalam bahasa Aceh.

Agar sah sebagai suatu brand, ia akhirnya mendaftarkan Seenong sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) pada tahun 2019. Moli menyulap kediamannya untuk rumah produksi.

Agar jilbab ekslusif, ia membatasi produksi 100 pcs dalam sebulan. Tapi bila Lebaran tiba, Seenong memproduksi 200-300 pcs jilbab.

Hingga kini, hijab Seenong sudah diproduksi hingga ribuan pcs dengan beragam motif unik seperti motif Keurawang Gayo, Seulanga, Pintoe Aceh dan lainnya.

Merasa masih belum cukup pengalaman dalam dunia fesyen, bergabung menjadi anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Indonesia tahun 2022 dan berhasil mengalahkan belasan UMKM lainnya asal Aceh.

“Kita direkom dari Bank Indonesia untuk perwakilan Aceh, hanya tiga yang lolos saat itu,” sebutnya.

Melalui IKRA ini, Moli mengaku dapat mengasah potensi baru serta mampu memperluas bisnis. Maka tak heran usaha yang baru berjalan tujuh tahun ini telah mendapatkan konsumen hingga lintas negara seperti Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.

Model produk seenong | seenong.id/ig

Moli pernah berpartisipasi di ajang bergengsi Jakarta Muslim Fashion Week, Aceh Fashion Festival 2023, menjadi peserta Apresiasi kreasi Indonesia (AKI), terpilih menjadi Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI), serta pernah mengikuti pernah ikut, sertifikasi Fashion Designer LSP Mode Indonesia.

“Hasil sertifikasinya dinyatakan kita kompeten, berkat itu juga sudah diizinkan ngajar,” tuturnya.

Harga produk Seenong cukup beragam. Hijab motif printing dijual kisaran harga Rp170-200 ribu. Sedangkan baju kisaran Rp350-Rp1 juta. “Karena kita tidak produksi massal,” pungkasnya.

Tags: AbayaacehfesyenMukenaSeenongTren Hijab
Previous Post

AMANAH Goes To Campus’IAIN Lhokseumawe: Dimeriahkan Fatin Shidqia

Next Post

Satoru Mochizuki Puji Penampilan Sydney Hopper

Related Posts

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Next Post

Satoru Mochizuki Puji Penampilan Sydney Hopper

Maju Pilkada Banda Aceh, Illiza Usung Konsep Kota Kolaborasi

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...