MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Situs Sejarah di Banda Aceh dari Berbalut Cinta Hingga Duka

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
20 Agustus 2024
in News
0

Sungai Krueng Daroy di Taman Putroe Phang. (foto: masakini.co/M Aulia)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Banda Aceh, sebagai ibu kota Provinsi Aceh, adalah kota yang kaya akan sejarah. Di sini, Anda dapat menemukan berbagai tempat wisata yang menawarkan wawasan mendalam tentang warisan sejarah Aceh pada masa kerajaan.

Kota ini memiliki situs-situs bersejarah yang menarik. Setiap sudut Banda Aceh punya cerita yang membuatnya menjadi destinasi menarik untuk dieksplorasi.

RelatedPosts

20 Pelajar Raih Medali di Olimpiade CBP Rupiah Aceh 2026

Empat Nelayan Diamankan di TPI Lampulo, Polisi Temukan Diduga Ganja dan Plastik Bekas Sabu

Diduga Hendak Dijual ke Aceh Barat Daya, 640 Liter Solar Subsidi Disita Polisi

Berikut situs-situs sejarah yang patut dikunjungi di kota yang hampir berusia seribu tahun itu:

Taman Putroe Phang

Objek wisata ini erat kaitannya dengan cinta sepasang anak manusia. Letaknya di taman dalam kompleks Kerajaan Aceh Darussalam tempo dulu.

Taman ini didirikan oleh Sultan Iskandar Muda (1607-1636) untuk istrinya, Ratu Putroe Phang, dari Kerajaan Pahang.

Rasa cinta yang besar Iskandar Muda untuk Putroe Phang, dimanifestasikan lewat pembangunan taman itu agar sang ratu tak merasa kesepian saat raja memimpin pemerintahan dan berperang.

Taman ini hanya berjarak sekitar tiga menit saja dari Lapangan Blang Padang. Letaknya mudah dijangkau di Jalan Merapi, Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Lonceng Cakra Donya

Lonceng Cakra Donya terletak di Museum Aceh, Banda Aceh. Bentuknya berupa stupa, setinggi 125 sentimeter dan lebar 25 sentimeter, itu tak asing lagi bagi masyarakat Aceh.

Lonceng ini adalah hadiah Kaisar Yong Lee yang berkuasa di daratan Tiongkok kepada Kerajaan Samudra Pasai, sebagai wujud persahabatan kedua kerajaan yang berdaulat pada masa itu.

Saat Kerajaan Samudra Pasai takluk di tangan Kerajaan Aceh Darussalam pimpinan Sultan Ali Mughayatsyah pada 1542 Masehi, lonceng itu dibawa ke Koetaradja (sekarang Banda Aceh), pusat Kerajaan Aceh Darussalam. Hingga kini, Lonceng Cakra Donya masih tersimpan rapi di kompleks Museum Aceh.

Kompleks Makam Kandang XII

Kompleks makam raja-raja Aceh ini berada di Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah, Banda Aceh, atau tepat di sebelah Meuligo Gubernur Aceh.

Untuk masuk ke cagar budaya tersebut, pengunjung tidak dipungut biaya apapun. Sehingga wisatawan dengan leluasa berziarah ke makam sultan-sultan Aceh itu.

Pemberian nama kandang 12 berdasarkan dari jumlah makam yang dapat dijumpai dalam satu komplek pemakaman yang diperkirakan sejak tahun 1500 masehi (M) hingga 1580 masehi itu.

Tags: Banda AcehDisbudpar AcehKerajaan Aceh DarussalamLonceng Cakra DonyaMakam Kandang XIITaman Putroe Phang
Previous Post

Simpang Siur Informasi Gempa Megathrust, Simak Penjelasan BMKG

Next Post

Pemain Melbourne City Perkuat Timnas Tembus Piala Dunia U17

Related Posts

Banda Aceh Kelola 58 Aplikasi untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

by Redaksi
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mengelola 58 aplikasi untuk mendukung keterbukaan informasi publik dan pelayanan pemerintahan. Dari jumlah tersebut,...

Hujan Lebat Berpotensi Guyur 17 Wilayah Aceh Hari Ini, Waspada Banjir

by Redaksi
13 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur 17 kabupaten dan kota di Aceh pada Selasa (13/10/2026). BMKG...

Pemerintah Catat Realisasi Penerimaan Pajak Digital Capai Rp47,18 Triliun

Belanja Online Jadi Modus Penipuan Terbanyak di Aceh, 1.294 Laporan Masuk

by Redaksi
10 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penipuan belanja daring menjadi modus penipuan yang paling banyak dilaporkan masyarakat Aceh ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), dengan...

Next Post

Pemain Melbourne City Perkuat Timnas Tembus Piala Dunia U17

Penyebab Sumur Minyak Pertamina di Aceh Tamiang Terbakar Masih Misteri

Penyebab Sumur Minyak Pertamina di Aceh Tamiang Terbakar Masih Misteri

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co