MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

7 Destinasi Wisata di Banda Aceh yang Dekat dengan Venue PON

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
26 Agustus 2024
in News
0

Museum Tsunami Aceh (foto: Sunarno/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kota Banda Aceh akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara. Selain menyediakan venue untuk berbagai cabang olahraga, kota ini juga menawarkan beragam destinasi wisata menarik bagi pengunjung dan atlet setelah pertandingan.

Anda bisa menjelajahi keindahan wisata di sekitar venue PON di Banda Aceh. Berikut rekomendasi tempat wisata menarik di kota berjuluk ‘seribu satu warung kopi’ itu yang dekat dengan venue PON:

RelatedPosts

Segini Harga Emas Hari Ini

Debit Mata Ie Menurun, Pelayanan Air Bersih Sejumlah Pelanggan Aceh Besar Terdampak

Diabetes Mulai Menyerang Usia Muda, Kebiasaan Minum Soft Drink Perlu Diwaspadai

Masjid Raya Baiturrahman

Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi adalah Masjid Raya Baiturrahman, yang terletak di pusat kota Banda Aceh.

Masjid yang megah ini dibangun pada tahun 1879 dan menjadi saksi sejarah Aceh, dari perang melawan penjajah Belanda hingga tsunami 2004. Di sini, Anda bisa bersantai di bawah payung atau melaksanakan salat, tentunya dengan berpakaian sopan.

Setelah berkunjung ke masjid, Anda bisa berburu oleh-oleh di Pasar Aceh yang berada di belakang masjid. Di pasar ini, beragam kerajinan dan makanan khas Aceh bisa Anda temukan.

Lapangan Blang Padang

Selanjutnya, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke Lapangan Blang Padang, tempat favorit warga Banda Aceh untuk bersantai di sore atau malam hari.

Di sini, Anda dapat menikmati kuliner lokal dan berbagai permainan untuk anak-anak. Berwisata di Lapangan Blang Padang tidak memerlukan biaya masuk, hanya perlu membayar parkir jika membawa kendaraan.

Museum Tsunami

Dari Lapangan Blang Padang, Anda juga bisa mengunjungi Museum Tsunami. Museum ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat edukasi tentang bencana tsunami, tetapi juga sebagai simbol harapan dan ketahanan masyarakat Aceh.

Pengunjung akan melewati lorong yang menciptakan suasana emosional, sebelum memasuki ruang yang memperlihatkan ratusan ribu nama korban bencana tersebut.

PLTD Apung

Dari museum, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke Kapal PLTD Apung yang terletak di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru.

Kapal ini terseret sejauh 2,4 kilometer akibat tsunami. Kini, kapal tersebut menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik, di mana Anda dapat melihat pemandangan Kota Banda Aceh dari atas kapal.

Pantai Ulee Lheue

Rugi rasanya jika sudah berada di Banda Aceh, Anda melewati untuk singgah di kawasan pantai Ulee Lheue. Tempat ini populer di kalangan anak muda Aceh untuk menikmati sore. Setiap hari Pantai Ulee Lheue selalu ramai.

Di sini, Anda bisa menemukan banyak jajanan dengan harga terjangkau. Ulee Lheue adalah lokasi yang ideal untuk bersantai sambil menikmati sunset yang indah.

Tugu Kilometer Nol Banda Aceh

 Tugu Kilometer Nol Kota Banda Aceh terletak di Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, berjarak sekitar 4 kilometer atau sekitar 10 menit perjalanan dengan kendaraan dari Masjid Raya Baiturrahman.

Tempat ini bukan hanya sekadar titik awal pengukuran jarak sebuah batas wilayah, tetapi juga sebuah simbol keberanian dan ketangguhan rakyat Aceh dalam menghadapi bencana besar yang pernah melanda. Baik pada masa penjajahan dahulu, hingga hantaman gelombang maha dahsyat Tsunami 2024 silam.

Di sini Anda bisa dapat double bonus destinasi, sebab sepelemparan batu dari tugu terdapat pantai Gampong Jawa yang menyuguhkan pemandangan laut lepas dan Pulau Weh di seberang.

Kapal di Atas Rumah Lampulo

Destinasi wisata ini merupakan keajaiban dari bencana alam gempa bumi dan tsunami yang menghantam Banda Aceh 2004 lalu.

Sebuah kapal kayu dengan panjang 25 meter, lebar 5,5 meter, dan berat 20 ton terdampar di atas rumah warga di Gampong Lampulo, Banda Aceh. Puluhan orang terselamatkan saat berlindung di kapal itu.

Tempat ini buka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB pagi. Pada waktu salat, tempat ini ditutup sementara dan kemudian dibuka kembali dari pukul 14.00 hingga 18.00 WIB. Khusus pada hari Jumat, objek wisata kapal di atas rumah itu hanya akan dibuka hingga pukul 11.00 WIB.

Tags: Banda AcehDestinasi WisataDisbudpar AcehRekomendasi Wisata
Previous Post

NasDem dan Golkar Usung Bustami – Tu Sop di Pilkada Aceh

Next Post

Program BRI Peduli “Yok Kita Gas” Wujudkan Indonesia Bebas Sampah

Related Posts

Banda Aceh Usulkan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

by Redaksi
11 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mengusulkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kota Banda Aceh sebagai bagian dari upaya...

Pasokan Berkurang, Harga Ayam di Banda Aceh Naik Jadi Rp75 Ribu per Ekor

by Aininadhirah
8 September 2026
0

MASAKINI.CO - Harga daging ayam di Pasar Al-Mahirah, Banda Aceh, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Pedagang menyebut kenaikan tersebut...

Pemko Banda Aceh Perkuat Ekosistem Talenta Digital, BAA dan GSIH Jadi Fokus

by Redaksi
5 September 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat pengembangan talenta dan inovasi digital daerah melalui Banda Aceh Academy (BAA) dan Garuda...

Next Post
Program BRI Peduli “Yok Kita Gas” Wujudkan Indonesia Bebas Sampah

Program BRI Peduli “Yok Kita Gas” Wujudkan Indonesia Bebas Sampah

Lapangan Tugu Darussalam Tak Penuhi Standar, Venue Woodball PON Dipindah

Lapangan Tugu Darussalam Tak Penuhi Standar, Venue Woodball PON Dipindah

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co