MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Kisah Mereka yang Terkesan dengan Serambi Mekkah

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
20 September 2024
in Cerita
0
Tarawih dan Doa Dalam Cemas Corona

Ilustrasi | Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. (foto: masakini.co/M Aulia)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Atlet dan offisial Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 yang berlaga Aceh mengaku terkesan dengan toleransi dan keramahan warga di daerah berjuluk Serambi Mekah itu.

Marthen Bana, Wakil Ketua Bidang Humas dan Media KONI NTT mengatakan, dirinya baru pertama kali datang ke Aceh.

RelatedPosts

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Sebelumnya, Marthen mengaku, jika bisa ia lebih memilih ke Medan daripada ke Aceh karena alasan takut berbuat salah di Aceh yang menerapkan hukum Syariat Islam.

Namun, begitu mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, ia mendapat kesan positif.

Ribuan kontingen atlet dan official dari berbagai daerah terpukau dengan pertunjukan kembang api di pembukaan PON XXI 2024 Aceh-Sumut. (foto: masakini.co/Alfath)

Dia menceritakan saat keluar dari ruang kedatangan bandara, Marthen dihampiri seorang bapak-bapak yang rupanya sopir taksi.

“Beliau menanyakan saya dari mana, mau ke mana dengan begitu ramah. Lalu begitu tiba di penginapan, ada koran yang judulnya Pemulia Jamee yang artinya saatnya memuliakan tamu. Dari sini saya teringat ketika di bandara tadi, bahwa yang saya rasakan itu adalah memuliakan tamu,” ungkap Marthen, Jumat (20/9/2024).

Setelah beberapa hari di di Aceh lanjut Marthen, ketika berinteraksi dengan masyarakat lokal, budaya Pemulia Jamee itu benar-benar terasa. Masyarakat Aceh juga begitu toleran terhadap tamu yang datang.

“Terima kasih Aceh, saya benar-benar betah berada di Aceh,” ucap Marthen.

Selain Marthen, Wakil Ketua Umum (Waketum) KONI Papua Tengah Cesar Avianto mengaku punya kesan tersendiri tentang Aceh.

Menurutnya, ketika Papua menjadi tuan rumah PON XX pada 2021 lalu, ia banyak berinteraksi dan membantu kontingen Aceh yang datang ke Papua. Sebaliknya, begitu kontingen Papua Tengah tiba di Aceh, mereka mendapatkan pelayanan yang begitu baik dari tuan rumah.

“Bagi saya, meskipun Aceh ini menerapkan Syariat Islam, atlet-atlet putri diberi kebebasan untuk bisa bertanding sesuai dengan apa yang mereka mau, tidak terikat dengan aturan-aturan yang ada. Itu bagian dari bentuk toleransi yang diberikan oleh Aceh sebagai tuan rumah,” ungkap Cesar.

Maskot PON Aceh Po Meurah, menyapa pengunjung pada pembukaan PON XII Aceh-Sumut 2024 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Senin (10/9/2024). Foto: Ahmad Mufti | masakini.co

Hal senada juga disampaikan I Nyoman Bagus Bhaskara Daneswara, atlet dayung dari Bali. Dia mengaku awalnya canggung dan takut untuk berinteraksi dengan masyarakat Aceh.

Ia takut berbuat salah karena adanya penerapan Syariat Islam di Aceh. Namun seiring berjalannya waktu, Bhaskara merasa bahwa orang-orang Aceh itu asyik dan terbuka, dan ia pun terdorong menjadi terbuka.

“Waktu saya jalan-jalan di lapangan Blang Padang, saya bertemu orang-orang, kita ngobrol, wah asyik. Warga Aceh terbuka menerima kami, dan saya pun akhirnya nyaman, dan merasa kayak di rumah saja. Jadi untuk toleransinya wow, luar biasa,” kata Bhaskara.

Tags: acehPON Aceh-Sumut 2024PON XXI Aceh-SumutSerambi Mekkah
Previous Post

MaTA Desak BPKP Audit Dana PON XXI

Next Post

Siswita, Cara Mudah Berwisata di Kota Banda Aceh

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Waspada, Potensi Angin Kencang Ancam Aceh hingga Agustus

Cuaca Aceh Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

by Aininadhirah
2 Februari 2026
0

MASAKINI. CO - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang...

Next Post
Siswita, Cara Mudah Berwisata di Kota Banda Aceh

Siswita, Cara Mudah Berwisata di Kota Banda Aceh

UUI Sambut Hangat Mahasiswa dan Dosen UCMI Malaysia

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...