MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Yayasan Khadam Indonesia Gelar Smong Fest untuk Peringati 20 Tahun Tsunami Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 Desember 2024
in Daerah
0

Workshop Smong Fest di Museum Tsunami | Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dalam rangka memperingati 20 tahun tragedi tsunami Aceh, Yayasan Khadam Indonesia menggelar Smong Fest di Museum Tsunami Aceh, Sabtu (14/12/2024).

Acara ini diinisiasi dengan dukungan dana Indonesiana dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta mengusung tema Kebangkitan dan Harapan.

RelatedPosts

Kapolda Aceh Tinjau Perusakan Kantor Gubernur, Minta Pelaku dan Aktor Pendana Dilacak

314 CJH Aceh Besar Dilepas, Usia 19 hingga 97 Tahun Berangkat Kloter II

Wali Kota Lepas 287 Jemaah Haji Kloter Pertama Banda Aceh, Pesan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas

Ketua Yayasan Khadam Indonesia, Muhammad Ikbal, menyebutkan bahwa Smong Fest tidak hanya dimaksudkan untuk mengenang peristiwa tsunami 26 Desember 2004, tetapi juga untuk membangkitkan semangat generasi muda agar memahami pentingnya mitigasi bencana.

“Menurut kami, sudah cukup bagi kita untuk larut dalam kesedihan. Kini saatnya kita bangkit, begitu juga generasi muda Aceh,” ujar Ikbal.

Nama Smong sendiri diambil dari istilah lokal masyarakat Simeulue yang berarti gelombang laut besar. Dalam budaya Simeulue, istilah ini digunakan sebagai peringatan dini akan tsunami, yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari kearifan lokal.

Ikbal menjelaskan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh isu bahwa banyak generasi muda Aceh, khususnya yang lahir setelah tsunami, tidak mengetahui apa yang terjadi pada 2004 silam.

“Lewat Smong Fest, kami ingin memperkenalkan sejarah ini melalui pendekatan budaya lokal agar anak-anak Aceh memahami bahwa daerah mereka pernah menghadapi bencana dahsyat, tetapi berhasil bangkit,” tambahnya.

Smong Fest diisi dengan berbagai kegiatan, seperti workshop edukasi tentang tsunami, seni, dan budaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan nilai-nilai sejarah, mitigasi bencana, serta pentingnya kearifan lokal kepada generasi muda.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, pada 21-22 Desember mendatang, akan digelar perlombaan kreatif seperti lomba drama, puisi, dan melukis. Lomba ini dirancang untuk menarik minat anak-anak sekolah dan mahasiswa agar terlibat aktif dalam memahami sejarah tsunami dan mitigasi bencana melalui seni.

“Kami berharap anak-anak sekolah, mahasiswa, dan seluruh masyarakat muda Aceh dapat terlibat aktif dan memetik manfaat dari kegiatan ini,” ungkap Ikbal.

Smong Fest mendapat sambutan hangat dari para peserta. Seorang peserta, Helen Purnama Imelda Sirait mengatakan saat termotivasi dan mendapatkan ilmu baru dari kegiatan tersebut.

Baginya ini menjadi pengalaman pertama dan ilmu baru terhadap mitigasi bencana.

“Ini pengalaman baru dan sangat seru. Sebelumnya, kami hanya mengetahui tsunami dari buku-buku dan cerita,” ujarnya.

Tags: Muhammad Ikbalmuseum tsunami acehPeringatan TsunamiSmong FestYayasan Khadam Indonesia
Previous Post

HUT ke-129, BRI Luncurkan Web Series Pakai Hati Reborn

Next Post

Diogo Jota Selamatkan Wajah The Reds di Anfield

Related Posts

Gempa Magnitudo 7,5 Guncang Pantai Timur Laut Jepang, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa Magnitudo 7,5 Guncang Pantai Timur Laut Jepang, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

by Ulfah
20 April 2026
0

MASAKINI.CO – Gempa dengan Magnitudo 7,5 mengguncang lepas pantai timur laut Jepang pada Senin (20/4/2026), pukul 16.52 (0752 GMT). Pihak...

Museum Tsunami Aceh Kini Dilengkapi Visual Simulasi Tsunami

by Aininadhirah
13 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Museum Tsunami Aceh kembali menghadirkan inovasi edukatif dengan membuka ruangan pameran tetap baru yang resmi beroperasi sejak 1...

Cuaca Ekstrem, Nelayan di Aceh Tetap Melaut

21 Tahun Tsunami Aceh, Nelayan Pantang Melaut Sehari Penuh

by Aininadhirah
25 Desember 2025
0

MASAKINI.CO – Seluruh nelayan di Aceh tidak melaut pada Jumat, 26 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan 21 tahun tragedi gempa...

Next Post

Diogo Jota Selamatkan Wajah The Reds di Anfield

BRI Jadi Sponsor Utama Liga Kompas U-14, Wujud Nyata Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Muda

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co