MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Juli 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Psikolog: Tingkat Stres Tinggi pada Ibu di Aceh Butuh Perhatian Serius

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Desember 2024
in News
0

Psikolog sekaligus Founder Yayasan Amanah Kamome, Poppy Amalya | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tingginya tingkat stres yang dialami ibu-ibu di Aceh, terutama mereka yang memiliki anak berkebutuhan khusus menjadi perhatian serius.

Psikolog atau pakar ekspresi, Poppy Amalya menyebutkan bahwa kondisi ini kerap terjadi karena ibu-ibu cenderung memendam masalah dan tidak tahu bagaimana mencari solusi yang tepat.

RelatedPosts

BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris di Banda Aceh dengan Keterampilan Usaha

OJK Aceh Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Tingkatkan Perlindungan Konsumen

Pemerintah Gelontorkan Rp58,9 T untuk Pulihkan Aceh Pascabencana hingga 2028

Kondisi ini, menurutnya, sering diperparah pada ibu yang menjalani peran ganda, yaitu sebagai ibu rumah tangga sekaligus pekerja.

“Konflik peran antara menjadi istri, ibu, dan pekerja dapat membuat mereka kewalahan, ketika emosi tidak stabil anak menjadi pihak yang paling terkena dampaknya,” ungkap Poppy dalam seminar kesehatan mental di Banda Aceh, Minggu (22/12/2024).

Menurut Founder Yayasan Amanah Kamome ini, masyarakat Aceh masih kurang teredukasi soal pentingnya menjaga kesehatan mental. Stigma dan komentar negatif dari lingkungan terhadap ibu dengan anak berkebutuhan khusus sering memperparah tekanan mental yang mereka rasakan.

“Seringkali mereka tidak tahu kapan harus menemui psikolog, jika dibiarkan berlarut-larut akan berujung pada gangguan mental yang lebih serius,” jelas Poppy.

Berdasarkan data kuesioner terhadap 40 ibu di Banda Aceh yang mengikuti seminar kesehatan mental, 62 persen ibu berada dalam kategori stres pengasuhan tinggi, sementara 38 persen berada pada kategori sedang.

Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan yang dialami ibu-ibu dengan anak berkebutuhan khusus di Aceh sangat tinggi dan memerlukan perhatian khusus.

Poppy juga menekankan pentingnya peran pemerintah Aceh terutama gubernur terpilih, dalam menangani masalah kesehatan mental perempuan.

“Pemerintah Aceh harus menjadikan ini prioritas. Karena bagaimana mau membangun Aceh jika orang-orangnya memiliki masalah mental yang tidak teratasi,” ucap Poppy.

Selain edukasi tentang kesehatan mental, Poppy menyoroti pentingnya dukungan keluarga, khususnya dari suami agar para ibu tidak merasa sendiri dalam menghadapi tantangan.

“Kesehatan mental perempuan itu bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga keluarga dan masyarakat,” tutupnya.

Tags: Anak Berkebutuhan Khususkesehatan mentalpakar ekspresiPemerintah AcehPoppy Amalya
Previous Post

Tottenham vs Liverpool, Panggung Terbuka Mo Salah Pecahkan Rekor

Next Post

Imbang, PSGC Ciamis Tak Tumbang dari Puncak Klasemen, Irza: Fokus!

Related Posts

Kebakaran Hutan Terus Berulang, Pemerintah Aktifkan Kembali Desk Karhutla

by Redaksi
24 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah, terutama kawasan pesisir barat....

Aceh Tutup Akses BBM ke Lokasi Tambang Ilegal

by Riska Zulfira
24 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh sepakat memutus rantai pasok bahan bakar minyak (BBM) ke lokasi pertambangan ilegal...

Pemerintah Akan Bentuk Tim Terpadu Awasi Konten LGBT di Ruang Publik dan Digital

by Riska Zulfira
24 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh akan memperkuat langkah pencegahan terhadap penyebaran konten dan aktivitas yang dinilai berkaitan dengan LGBT di ruang...

Next Post

Imbang, PSGC Ciamis Tak Tumbang dari Puncak Klasemen, Irza: Fokus!

Penikmat Kopi, Yuk Ramaikan Festival Kopi Koetaradja 2024, Catat Tanggalnya!

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co