MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Psikolog: Tingkat Stres Tinggi pada Ibu di Aceh Butuh Perhatian Serius

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Desember 2024
in News
0

Psikolog sekaligus Founder Yayasan Amanah Kamome, Poppy Amalya | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tingginya tingkat stres yang dialami ibu-ibu di Aceh, terutama mereka yang memiliki anak berkebutuhan khusus menjadi perhatian serius.

Psikolog atau pakar ekspresi, Poppy Amalya menyebutkan bahwa kondisi ini kerap terjadi karena ibu-ibu cenderung memendam masalah dan tidak tahu bagaimana mencari solusi yang tepat.

RelatedPosts

Sampel MBG Simpang Mamplam Diuji BBPOM Aceh, Hasil Keluar 4–5 Hari

Sempat Turun, Harga Emas Banda Aceh Kembali Naik di Akhir Februari

BI Aceh Buka Periode II Penukaran Uang Rupiah, Ini Jadwal dan Lokasinya

Kondisi ini, menurutnya, sering diperparah pada ibu yang menjalani peran ganda, yaitu sebagai ibu rumah tangga sekaligus pekerja.

“Konflik peran antara menjadi istri, ibu, dan pekerja dapat membuat mereka kewalahan, ketika emosi tidak stabil anak menjadi pihak yang paling terkena dampaknya,” ungkap Poppy dalam seminar kesehatan mental di Banda Aceh, Minggu (22/12/2024).

Menurut Founder Yayasan Amanah Kamome ini, masyarakat Aceh masih kurang teredukasi soal pentingnya menjaga kesehatan mental. Stigma dan komentar negatif dari lingkungan terhadap ibu dengan anak berkebutuhan khusus sering memperparah tekanan mental yang mereka rasakan.

“Seringkali mereka tidak tahu kapan harus menemui psikolog, jika dibiarkan berlarut-larut akan berujung pada gangguan mental yang lebih serius,” jelas Poppy.

Berdasarkan data kuesioner terhadap 40 ibu di Banda Aceh yang mengikuti seminar kesehatan mental, 62 persen ibu berada dalam kategori stres pengasuhan tinggi, sementara 38 persen berada pada kategori sedang.

Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan yang dialami ibu-ibu dengan anak berkebutuhan khusus di Aceh sangat tinggi dan memerlukan perhatian khusus.

Poppy juga menekankan pentingnya peran pemerintah Aceh terutama gubernur terpilih, dalam menangani masalah kesehatan mental perempuan.

“Pemerintah Aceh harus menjadikan ini prioritas. Karena bagaimana mau membangun Aceh jika orang-orangnya memiliki masalah mental yang tidak teratasi,” ucap Poppy.

Selain edukasi tentang kesehatan mental, Poppy menyoroti pentingnya dukungan keluarga, khususnya dari suami agar para ibu tidak merasa sendiri dalam menghadapi tantangan.

“Kesehatan mental perempuan itu bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga keluarga dan masyarakat,” tutupnya.

Tags: Anak Berkebutuhan Khususkesehatan mentalpakar ekspresiPemerintah AcehPoppy Amalya
Previous Post

Tottenham vs Liverpool, Panggung Terbuka Mo Salah Pecahkan Rekor

Next Post

Imbang, PSGC Ciamis Tak Tumbang dari Puncak Klasemen, Irza: Fokus!

Related Posts

Gubernur Mualem Lantik 25 Pejabat Eselon II, Ini Nama-namanya

by Redaksi
28 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah...

Pemerintah Siapkan 25 Rute Mudik Gratis, Warga Aceh Bisa Pulang Kampung Tanpa Biaya

by Riska Zulfira
26 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh kembali membuka program mudik gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 25 rute perjalanan...

APBA 2026 Mulai Direalisasikan, Pemerintah Aceh Genjot Percepatan Belanja untuk Dongkrak Ekonomi

by Redaksi
19 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 resmi memasuki tahap realisasi. Pemerintah Aceh mulai menggerakkan belanja daerah...

Next Post

Imbang, PSGC Ciamis Tak Tumbang dari Puncak Klasemen, Irza: Fokus!

Penikmat Kopi, Yuk Ramaikan Festival Kopi Koetaradja 2024, Catat Tanggalnya!

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co