MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemprov Aceh Minta Kemlu Lakukan Ini untuk WNI yang Ditembak di Malaysia

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
31 Januari 2025
in Daerah
0
Liput Perang Russia-Ukraina, Seorang Jurnalis Diduga Dibunuh

Ilustrasi penembakan. (sumber foto: okezone.com)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh meminta Kementerian Luar Negeri dan KBRI Kuala Lumpur memberikan pendampingan hukum kepada para korban WNI yang ditembak petugas Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM).

Dalam insiden itu, seorang WNI asal Riau tewas. Sedangkan empat orang lainnya, termasuk dua warga Aceh terluka.

RelatedPosts

Mualem Beri Waktu Sepekan untuk Siapkan Lahan Reintegrasi Eks Kombatan GAM

Wagub Aceh di Forum DPD RI: Perpanjang Otsus, Naikkan Jadi 2,5 Persen untuk Pulihkan Aceh

ACF 2026 Dibuka, Angkat Kuliner sebagai Identitas Budaya dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Penjabat Gubernur Aceh Safrizal ZA mendorong Kemlu untuk mendesak otoritas Malaysia melakukan investigasi menyeluruh atas insiden ini, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan berlebihan (excessive use of force).

“Kita minta KBRI Kuala Lumpur untuk terus mengumpulkan informasi lebih lengkap untuk mendapatkan konstruksi kejadian yang lebih jelas dan meminta retainer lawyer KBRI untuk mengkaji dan menyiapkan langkah hukum,” katanya, Jumat (31/1/2025).

Selain itu, Safrizal berharap KBRI dan Kemenlu untuk memastikan terpenuhinya hak-hak WNI korban penembakan tersebut.

“Termasuk membiayai juga perawatan mereka di rumah sakit hingga sembuh,” ujarnya.

Penembakan lima pekerja migran Indonesia itu terjadi pada Jumat (24/1/2025) lalu di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.

Dua warga Aceh yang menjadi korban yakni; Andry Ramadhana berusia 30 tahun, warga Desa Keude Pante Raja, Kecamatan Pante Raja, Pidie Jaya, terluka di bagian lengan.

Sedangkan satu korban lagi Muhammad Hanafiah, 40 tahun, adalah warga Desa Alue Bugeng Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur. Hanafiah tertembak di paha.

Menurut Safrizal, kondisi keduanya kini dalam keadaan stabil dan masih dalam perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan informasi dari pihak KBRI, tuturnya, dua warga Aceh tersebut dan dua WNI korban penembakan lainnya asal Riau, tengah dirawat di RS Serdang dan RS Klang, Malaysia.

“Dua warga Aceh ini telah menjelaskan kronologi kejadian dan menyatakan tidak ada perlawanan dengan senjata tajam terhadap aparat APMM,” ungkap Safrizal.

Tags: APMMKementerian Luar Negeri RIMalaysiaPemerintah AcehpenembakanSelangorWNI
Previous Post

Delapan Tim Melenggang ke Perempat Final Liga 4 Aceh

Next Post

Jamu Persiraja, PSIM Tak Ingin Sejarah Berulang

Related Posts

Mualem Beri Waktu Sepekan untuk Siapkan Lahan Reintegrasi Eks Kombatan GAM

by Riska Zulfira
13 September 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem memberi waktu sepekan kepada Badan Reintegrasi Aceh (BRA) untuk menyiapkan seluruh administrasi...

Wagub Aceh di Forum DPD RI: Perpanjang Otsus, Naikkan Jadi 2,5 Persen untuk Pulihkan Aceh

by Ahmad Mufti
12 September 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh mendorong agar dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh diperpanjang setelah 2027 dan...

Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat

by Redaksi
11 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Taufik menerima mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang menggelar aksi unjuk rasa...

Next Post
Jamu Persiraja, PSIM Tak Ingin Sejarah Berulang

Jamu Persiraja, PSIM Tak Ingin Sejarah Berulang

Pria Asal Australia Masuk Islam di Masjid Raya Baiturrahman

Pria Asal Australia Masuk Islam di Masjid Raya Baiturrahman

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co