MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tom Lembong dan Polemik Impor Gula: Tudingan, Fakta, dan Penegasan Sikap

Redaksi by Redaksi
4 Agustus 2025
in News
0
Tom Lembong dan Polemik Impor Gula: Tudingan, Fakta, dan Penegasan Sikap

Tom Lembong keluar dari Lapas Cipinang. | Foto : Kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Isu keterlibatan mantan Kepala BKPM, Thomas Lembong, dalam kebijakan impor gula kembali mencuat setelah Menteri Perdagangan menyebut adanya izin impor bermasalah dari era lalu. Polemik ini menjadi perhatian publik karena menyangkut tata kelola pangan nasional dan keadilan terhadap petani.

Kasus impor gula yang mencuat ke publik tahun 2024 menyeret nama Tom Lembong, yang menjabat sebagai Kepala BKPM tahun 2016–2019. Dalam klarifikasinya, Tom membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa ia tidak pernah mengeluarkan izin impor secara langsung.

RelatedPosts

Pernah Juara II MTQ Nasional, Dosen USK Kembali Wakili Aceh di MTQ KORPRI 2026

8 Hektare Lahan di Aceh Besar Terbakar

Segini Harga Emas Perhiasan dan Antam Hari Ini

Berdasarkan laporan dari Tempo, Kompas, dan Katadata, isu ini bermula dari pernyataan Mendag Zulkifli Hasan yang mengaitkan kelangkaan gula saat ini dengan kebijakan impor pada masa lalu. Sementara itu, data menunjukkan adanya kelebihan stok gula rafinasi di dalam negeri, yang menyebabkan harga jatuh dan petani dirugikan.

Tom Lembong melalui akun Twitter/X menyampaikan bahwa kebijakan di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tidak bersifat teknis terhadap perizinan impor. Ia juga menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat, meskipun terus bergulir di ruang publik.

Dari sudut pandang mahasiswa, kasus ini tidak hanya menyangkut individu, tetapi menunjukkan bagaimana kebijakan publik bisa menimbulkan polemik bila tidak dikelola secara transparan. Pemerintah harus mengevaluasi sistem tata niaga impor, mengutamakan keberpihakan kepada petani, dan menghindari tuduhan tanpa dasar yang berpotensi merusak reputasi pejabat publik.

Kami, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, menyuarakan bahwa kejelasan informasi, keterbukaan data, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat kecil adalah nilai yang harus dijunjung dalam setiap kebijakan. Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus kritis dan partisipatif.

Referensi:

  • Kompas.com – Klarifikasi Tom Lembong (2024)
  • Tempo.co – Polemik Gula dan Izin Impor
  • Katadata.co.id – Kelebihan Stok Gula dan Dampaknya
  • CNN Indonesia – Pernyataan Zulkifli Hasan
  • CNBC Indonesia – Harga Gula di Pasar Domestik

*Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari tugas akhir mata kuliah Ekonomi Politik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Universitas Malikussaleh (Kelompok 3: Elisa Firta Amelia, Dahliana Putri, Dinda Dwi Saputri, Tiara Husni)

Tags: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)Kasus impor gulamahasiswaTom LembongTugas AkhirUniversitas Malikussaleh
Previous Post

Pemerintah Aceh Lepas Peserta Pawai Tahun Baru Islam 1447 H

Next Post

Sekda Aceh Taekwondo Championship, Ajang Asah Kemampuan dan Mencari Bibit Atlet

Related Posts

FTK UIN Ar-Raniry Perkuat Pendampingan Skripsi untuk Percepat Kelulusan Mahasiswa 

by Aininadhirah
30 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Penyelesaian skripsi masih menjadi tantangan bagi banyak mahasiswa di perguruan tinggi. Mulai dari kesulitan menemukan topik penelitian, menentukan...

Mahasiswa Diajak Aktif Melapor, Pemko Banda Aceh Dorong Pengawasan Pelayanan Publik Lewat Aplikasi Digital

by Redaksi
18 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengawasi pelayanan publik melalui pemanfaatan platform pengaduan digital. Langkah...

Polisi Bongkar Gudang Rokok Ilegal di Asrama, Dua Mahasiswa Diamankan

by Riska Zulfira
24 April 2026
0

MASAKINI.CO - Peredaran rokok ilegal di Banda Aceh terbongkar. Dua mahasiswa asal Bireuen diamankan aparat Satreskrim Polresta Banda Aceh setelah...

Next Post
Sekda Aceh Taekwondo Championship, Ajang Asah Kemampuan dan Mencari Bibit Atlet

Sekda Aceh Taekwondo Championship, Ajang Asah Kemampuan dan Mencari Bibit Atlet

Gerald Vannenburg Belum Puas Walau Cukur Brunei 8-0

Indonesia dan Vietnam Siap Bersaing di SEA Games, Ini Bocoran Media Vietnam

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co