MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Desa Bisa Alokasikan 5 Persen Dana Desa untuk Perpustakaan Gampong

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 Agustus 2025
in News
0
Desa Bisa Alokasikan 5 Persen Dana Desa untuk Perpustakaan Gampong

Anak-anak desa memanfaatkan buku bacaan di perpustakaan Desa Jruek, Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA), Edi Yandra, mendorong setiap desa di Aceh membentuk dan mengembangkan perpustakaan desa sebagai pusat literasi masyarakat.

Ia menegaskan pemanfaatan dana desa di Aceh untuk perpustakaan desa dimungkinkan dan diatur oleh Permendesa PDTT Nomor 8 Tahun 2022, dimana desa dapat mengalokasikan dana tersebut untuk membangun koleksi buku, pengembangan fasilitas, dan kegiatan literasi di perpustakaan berbasis inklusi sosial, yang didukung oleh program pemerintah provinsi dan kabupaten sesuai ketentuan.

RelatedPosts

Pernah Juara II MTQ Nasional, Dosen USK Kembali Wakili Aceh di MTQ KORPRI 2026

8 Hektare Lahan di Aceh Besar Terbakar

Segini Harga Emas Perhiasan dan Antam Hari Ini

“Dalam pengelolaannya desa dapat memanfaatkan hingga 5 persen dari dana desa untuk pengembangan perpustakaan,” kata Edi Yandra, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, keberadaan perpustakaan desa sangat penting bukan hanya sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga dapat menjadi sarana peningkatan ekonomi masyarakat melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Program tersebut memungkinkan bahan bacaan dimanfaatkan warga untuk mengembangkan usaha kecil di desa.

Sejauh ini, Perpustakaan Nasional telah menyalurkan bantuan seribu buku untuk sejumlah perpustakaan desa yang sudah aktif dalam program TPBIS.

Namun, Edi Yandra mengakui, belum semua desa mendapatkan kesempatan yang sama. “Ada desa yang sudah memiliki perpustakaan aktif sehingga mendapat bantuan, tapi masih banyak juga yang belum terbentuk perpustakaan sehingga tidak bisa masuk program ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan pemerintah desa sangat menentukan. Beberapa kabupaten sudah memiliki lebih dari delapan hingga sepuluh perpustakaan desa, sementara lainnya masih minim.

Karena itu, pihaknya berharap desa-desa yang belum memiliki fasilitas perpustakaan segera membentuknya agar bisa mendapatkan dukungan program literasi ke depan.

“Ini adalah upaya bersama. Pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa harus peduli terhadap pengembangan perpustakaan. Harapannya, ke depan seluruh desa di Aceh memiliki perpustakaan sebagai pusat pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat,” pungkas Edi Yandra.

Tags: DPKAliterasiPerpustakaan desa
Previous Post

Senat Politeknik Aceh Tetapkan Dua Calon Direktur Periode 2025-2029

Next Post

BRI Salurkan Pembiayaan Kepada UMKM Senilai Rp1.137,84 Triliun

Related Posts

Perpustakaan Aceh Diserbu Gen Z, Koleksi Digital Masih Tertatih

Perpustakaan Aceh Diserbu Gen Z, Koleksi Digital Masih Tertatih

by Riska Zulfira
25 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Di era serba digitalisasi, buku fisik ternyata masih tak tergantikan. Buktinya, Perpustakaan Wilayah Aceh justru ramai dibanjiri pengunjung....

55 Perpustakaan Desa di Aceh Besar Terima Bantuan 1.000 Buku dari Perpusnas RI

55 Perpustakaan Desa di Aceh Besar Terima Bantuan 1.000 Buku dari Perpusnas RI

by Riska Zulfira
16 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 55 perpustakaan desa di Kabupaten Aceh Besar tahun ini mendapat bantuan masing-masing 1.000 buku beserta rak buku...

Khadam Indonesia Gelar Workshop Menulis Cerita Sastra

by Ahmad Mufti
29 September 2024
0

MASAKINI.CO - Data UNESCO, tingkat literasi di Indonesia telah mencapai 96,2% pada tahun 2023, namun angka ini belum sejalan dengan...

Next Post
BRI Salurkan Pembiayaan Kepada UMKM Senilai Rp1.137,84 Triliun

BRI Salurkan Pembiayaan Kepada UMKM Senilai Rp1.137,84 Triliun

Dua Terpidana Liwath Jalani Hukuman 76 Kali Cambuk di Banda Aceh

Dua Terpidana Liwath Jalani Hukuman 76 Kali Cambuk di Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co