MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Penghulu dan Penyuluh Diharapkan Jadi Detektor Masalah Sosial

Ulfah by Ulfah
29 September 2025
in News
0
Penghulu dan Penyuluh Diharapkan Jadi Detektor Masalah Sosial

Kantor Kemenag Aceh. | Foto : Kemenag Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Azhari mengingatkan pentingnya peran penghulu dan penyuluh agar menjadi “detektor dini” permasalahan sosial.

Hal tersebut dikatakan Azhari saat mengukuhkan Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh periode 2025–2029, Minggu (28/9/2025) di Asrama Haji Banda Aceh. Pengukuhan PW APRI juga dirangkai dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang berlangsung sampai Senin, 29 September.

RelatedPosts

Kebakaran Tiga Rumah Barak di Aceh Selatan, Anak 5 Tahun Meninggal Dunia

Seksi Padang Tiji-Seulimeum Tol Sibanceh Ditutup Sementara untuk Uji Kelayakan Operasi

Jelang Maulid Nabi, Harga Ikan Tongkol dan Udang di Banda Aceh Naik

Ia berharap, Rakerwil ini bisa menjadi momentum menyusun program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat, bukan hanya menjadi agenda sekali saja tanpa hasil nyata.

“Ini adalah momentum menyatukan langkah. Kita berharap lahir program yang berdampak nyata, terukur, dan bermanfaat untuk umat,” katanya.

Ia menekankan penerapan Early Warning System (EWS) di Kantor Urusan Agama (KUA) untuk mencegah potensi konflik sosial bernuansa keagamaan sejak dini.

Program EWS merupakan langkah strategis Kementerian Agama untuk mencegah sekaligus meredam potensi konflik sosial bernuansa keagamaan. Dengan menempatkan KUA sebagai titik kendali utama, EWS diharapkan menjadi instrumen penting dalam menjaga kerukunan umat beragama di tingkat akar rumput.

EWS sendiri memiliki dua fungsi utama, yaitu deteksi dini dan cegah dini. Deteksi dini dilakukan melalui pengumpulan data dan informasi yang dapat memetakan potensi konflik, sementara cegah dini dilaksanakan melalui bimbingan, penyuluhan, edukasi, hingga dialog antar umat beragama.

“Cegah dini bisa dilakukan dari sekarang, sebagai upaya mencegah konflik sosial berdimensi keagamaan,” kata Azhari.

Bukan hanya kepada pengurus APRI, ia juga menekankan kepada semua penghulu untuk penguatan Program KUA Berseri, implementasi PMA Nomor 24 Tahun 2024, optimalisasi peran ASN P3K di KUA, transparansi iuran APRI, serta perluasan program Pusaka Sakinah untuk pasangan pra maupun pasca-nikah.

Ketua Panitia, Muhammad Qusai, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak. “Pengukuhan ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru. Kita ingin memperkuat silaturahmi antar-penghulu sekaligus menyusun program kerja yang lebih aplikatif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PW APRI Aceh terpilih, Fadli mengungkapkan rasa haru sekaligus semangat baru. “Kepengurusan ini adalah hasil kebersamaan. Kita ingin lebih solid, melibatkan semua kabupaten dan kota, dan membawa APRI Aceh menjadi organisasi yang profesional dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Tags: Kemenag AcehpenghuluPenyuluh
Previous Post

Kontroversi Handball Gabriel Warnai Kemenangan Arsenal atas Newcastle

Next Post

Gareth Southgate Masuk Radar Manchester United Sebagai Calon Pengganti Amorim

Related Posts

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

by Aininadhirah
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan tahap II senilai Rp11,628 miliar untuk pemulihan 306 masjid dan musala yang terdampak...

Rateb Aneuk Dihidupkan Kembali, Tradisi Menidurkan Anak jadi Pesan tentang Keluarga

by Aininadhirah
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Tradisi Rateb Aneuk yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan keluarga masyarakat Aceh kembali diperkenalkan di ruang publik. Melalui...

Kemenag Aceh Jadikan Matamuda Ajang Pemetaan Bakat Murid Baru

by Riska Zulfira
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Agama (Kemenag) mendorong pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai langkah awal untuk mengenali...

Next Post

Gareth Southgate Masuk Radar Manchester United Sebagai Calon Pengganti Amorim

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co