MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, April 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Serapan Anggaran Distanbun Aceh Masih Rendah, Sekda Minta Percepat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
13 Oktober 2025
in News
0
Serapan Anggaran Distanbun Aceh Masih Rendah, Sekda Minta Percepat

Sekda Aceh, M. Nasir bersama Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah memimpin Rapat dengan Pejabat Eselon III dan IV di Jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Senin, 13/10/2025. | Foto : Biro Adpim Pemerintah Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyoroti rendahnya serapan anggaran di Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh hingga pertengahan Oktober 2025. Ia meminta seluruh jajaran dinas tersebut segera mempercepat realisasi anggaran dan meningkatkan kinerja di lapangan menjelang akhir tahun anggaran.

“Serapan anggaran ini harus dikejar dengan langkah cepat dan terukur. Jangan menunggu akhir tahun baru dikerjakan. Semua kegiatan yang sudah memiliki dokumen lengkap dan siap bayar segera diselesaikan,” kata Nasir, Senin (13/10/2025).

RelatedPosts

Stok Darah PMI Banda Aceh Menipis, Permintaan Melonjak Tajam

Aceh Berpotensi Hujan Lebat, Umumnya Terjadi Sore Hari

Harga Emas Kembali Turun

Ia mengingatkan, percepatan realisasi anggaran menjadi salah satu indikator utama kinerja Pemerintah Aceh tahun ini. Namun, percepatan tersebut tidak boleh mengorbankan kualitas pelaksanaan program di lapangan.

“Percepatan yang baik adalah percepatan yang bermutu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tani. Bukan sekadar angka di laporan, tapi hasil nyata di lapangan yang bisa dirasakan oleh rakyat,” ujarnya.

Sekda menilai masih ada persoalan di tahap perencanaan dan penyusunan dokumen kegiatan yang belum selaras dengan kondisi lapangan. Hal inilah yang membuat proses pelaksanaan program menjadi lambat dan berdampak pada rendahnya serapan keuangan.

Untuk itu, M. Nasir meminta Distanbun memperkuat koordinasi antarbidang dan dengan pihak rekanan, agar tidak ada kegiatan yang tersendat akibat miskomunikasi atau tumpang tindih kewenangan. Ia juga menekankan pentingnya monitoring lapangan secara rutin untuk memastikan progres keuangan dan fisik berjalan seimbang.

Sekda menegaskan, sektor pertanian dan perkebunan memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian Aceh. Kinerja Distanbun yang optimal, katanya, akan berdampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan daerah.

“Sektor ini adalah sumber penghidupan bagi masyarakat perdesaan. Keberhasilan Distanbun berarti keberhasilan Aceh,” kata Nasir.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, menargetkan serapan anggaran tahun 2025–2026 dapat mencapai 97,6 persen, naik dari capaian tahun sebelumnya sebesar 96,5 persen.

“Konsekuensinya, seluruh SKPA harus bekerja maksimal tanpa terkecuali. Jika Distanbun serapannya rendah, maka dinas lain harus menutup kekurangannya. Ini juga berpengaruh terhadap kebijakan pusat, termasuk perpanjangan dana otonomi khusus Aceh,” jelasnya.

Menurut Sekda, rendahnya serapan anggaran juga berimbas pada peredaran uang di masyarakat. Anggaran pemerintah seharusnya menjadi stimulus ekonomi daerah, terutama di sektor pertanian yang bersentuhan langsung dengan petani kecil.

“Ikuti kebijakan pusat seperti MBG dan Koperasi Merah Putih. Pastikan Distanbun mendukung penuh agar kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Distanbun Aceh, Cut Huzaimah, menyatakan pihaknya terus berupaya mempercepat pelaksanaan kegiatan sesuai arahan Sekda. Ia optimistis target serapan bisa tercapai hingga akhir tahun.

“Insya Allah secara bertahap kita kejar. Kami bekerja profesional, giat, dan gigih untuk mencapai hasil terbaik,” kata Huzaimah.

Tags: Distanbun AcehSekda AcehSerapan Anggaran
Previous Post

Wakil Bupati Pidie Jaya Tinjau Jalan Rusak Akibat Longsor

Next Post

Rumah Mewah Senilai 38 Miliar Milik Janda Bek Newcastle Dirampok

Related Posts

Evaluasi TKD 2026, Pemprov Aceh Pangkas dan Alihkan Program ke Prioritas Bencana

by Redaksi
30 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai merombak sejumlah program kegiatan dari anggaran Transfer ke Daerah (TKD) 2026 setelah mendapat sorotan dari...

Sekda Warning Pemanfaatan Dana TKD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

by Riska Zulfira
26 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menegaskan penggunaan tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) pascabencana tidak boleh melenceng dari tujuan utama. Sekretaris Daerah...

Apel Perdana Usai Lebaran, Sekda Aceh Tekankan Disiplin dan Percepatan Kinerja ASN

by Riska Zulfira
25 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh langsung menekan gas kinerja usai libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir,...

Next Post

Rumah Mewah Senilai 38 Miliar Milik Janda Bek Newcastle Dirampok

Duo Mahal Liga Inggris Mandul di Timnas Swedia

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co