MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Serapan Anggaran Distanbun Aceh Masih Rendah, Sekda Minta Percepat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
13 Oktober 2025
in News
0
Serapan Anggaran Distanbun Aceh Masih Rendah, Sekda Minta Percepat

Sekda Aceh, M. Nasir bersama Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah memimpin Rapat dengan Pejabat Eselon III dan IV di Jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Senin, 13/10/2025. | Foto : Biro Adpim Pemerintah Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyoroti rendahnya serapan anggaran di Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh hingga pertengahan Oktober 2025. Ia meminta seluruh jajaran dinas tersebut segera mempercepat realisasi anggaran dan meningkatkan kinerja di lapangan menjelang akhir tahun anggaran.

“Serapan anggaran ini harus dikejar dengan langkah cepat dan terukur. Jangan menunggu akhir tahun baru dikerjakan. Semua kegiatan yang sudah memiliki dokumen lengkap dan siap bayar segera diselesaikan,” kata Nasir, Senin (13/10/2025).

RelatedPosts

Ketua Baitul Mal Pidie Jaya Ditemukan Meninggal di Banda Aceh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

HUT ke-28 PAN, DPW Aceh Pilih Berbagi dengan Anak Yatim

Lima Titik Panas Terdeteksi di Aceh, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

Ia mengingatkan, percepatan realisasi anggaran menjadi salah satu indikator utama kinerja Pemerintah Aceh tahun ini. Namun, percepatan tersebut tidak boleh mengorbankan kualitas pelaksanaan program di lapangan.

“Percepatan yang baik adalah percepatan yang bermutu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tani. Bukan sekadar angka di laporan, tapi hasil nyata di lapangan yang bisa dirasakan oleh rakyat,” ujarnya.

Sekda menilai masih ada persoalan di tahap perencanaan dan penyusunan dokumen kegiatan yang belum selaras dengan kondisi lapangan. Hal inilah yang membuat proses pelaksanaan program menjadi lambat dan berdampak pada rendahnya serapan keuangan.

Untuk itu, M. Nasir meminta Distanbun memperkuat koordinasi antarbidang dan dengan pihak rekanan, agar tidak ada kegiatan yang tersendat akibat miskomunikasi atau tumpang tindih kewenangan. Ia juga menekankan pentingnya monitoring lapangan secara rutin untuk memastikan progres keuangan dan fisik berjalan seimbang.

Sekda menegaskan, sektor pertanian dan perkebunan memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian Aceh. Kinerja Distanbun yang optimal, katanya, akan berdampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan daerah.

“Sektor ini adalah sumber penghidupan bagi masyarakat perdesaan. Keberhasilan Distanbun berarti keberhasilan Aceh,” kata Nasir.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, menargetkan serapan anggaran tahun 2025–2026 dapat mencapai 97,6 persen, naik dari capaian tahun sebelumnya sebesar 96,5 persen.

“Konsekuensinya, seluruh SKPA harus bekerja maksimal tanpa terkecuali. Jika Distanbun serapannya rendah, maka dinas lain harus menutup kekurangannya. Ini juga berpengaruh terhadap kebijakan pusat, termasuk perpanjangan dana otonomi khusus Aceh,” jelasnya.

Menurut Sekda, rendahnya serapan anggaran juga berimbas pada peredaran uang di masyarakat. Anggaran pemerintah seharusnya menjadi stimulus ekonomi daerah, terutama di sektor pertanian yang bersentuhan langsung dengan petani kecil.

“Ikuti kebijakan pusat seperti MBG dan Koperasi Merah Putih. Pastikan Distanbun mendukung penuh agar kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Distanbun Aceh, Cut Huzaimah, menyatakan pihaknya terus berupaya mempercepat pelaksanaan kegiatan sesuai arahan Sekda. Ia optimistis target serapan bisa tercapai hingga akhir tahun.

“Insya Allah secara bertahap kita kejar. Kami bekerja profesional, giat, dan gigih untuk mencapai hasil terbaik,” kata Huzaimah.

Tags: Distanbun AcehSekda AcehSerapan Anggaran
Previous Post

Wakil Bupati Pidie Jaya Tinjau Jalan Rusak Akibat Longsor

Next Post

Rumah Mewah Senilai 38 Miliar Milik Janda Bek Newcastle Dirampok

Related Posts

Pemerintah Aceh Jelaskan Skema Bantuan Pertanian Rp2,5 Triliun dari Kementan

by Redaksi
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menegaskan bantuan senilai Rp2,5 triliun dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk pemulihan sektor pertanian yang terdampak bencana...

Presiden Resmikan Bendungan Rukoh dan Keureuto, Aceh Perkuat Ketahanan Pangan

by Redaksi
11 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dua bendungan strategis di Aceh, Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie dan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, resmi...

Sekda Aceh Genjot Rehabilitasi Sawah, Targetkan Petani Mulai Tanam Juli Ini

by Ahmad Mufti
8 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi dengan mendorong penyelesaian rehabilitasi lahan sawah dan irigasi agar petani...

Next Post

Rumah Mewah Senilai 38 Miliar Milik Janda Bek Newcastle Dirampok

Duo Mahal Liga Inggris Mandul di Timnas Swedia

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co