MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Di Balik Gencatan Senjata, Asa dan Air Mata Anak-Anak Gaza

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
28 Oktober 2025
in Cerita
0

Anak-anak Gaza menyelamatkan diri dari serangan Israel. I Foto: via telegrafi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Meskipun gencatan senjata telah disepakati, kondisi kesehatan di Gaza tetap memprihatinkan, terutama bagi anak-anak. Banyak nyawa terancam akibat keterbatasan akses ke perawatan medis yang memadai.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 15.000 pasien di Gaza memerlukan evakuasi medis segera. Di antara mereka terdapat anak-anak dengan kondisi serius yang membutuhkan penanganan khusus di luar Gaza.

RelatedPosts

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

Amar Abu Said, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, mengalami kelumpuhan akibat tembakan drone Israel. Keluarga Amar mengungkapkan bahwa peluru mengenai tenda mereka di Gaza selatan dan menyebabkan cedera parah pada tulang belakangnya. “Amar membutuhkan operasi mendesak yang kompleks, dan fasilitas di Gaza tidak memadai,” ujar pihak keluarga.

Selain Amar, ada juga Ahmed al-Jadd, juga berusia 10 tahun, yang menderita tumor otak. Kakak Ahmed, Shahd, menceritakan bahwa adiknya adalah sumber kekuatan bagi keluarga selama masa sulit. “Dia bahkan rela berjualan air untuk membantu memenuhi kebutuhan kami,” kenang Shahd.

Beberapa bulan lalu, Ahmed mulai menunjukkan gejala penyakit. “Mulutnya mulai miring, dan dia sering mengeluh sakit kepala. Kemudian, tangan kanannya tidak bisa digerakkan,” jelas Shahd. Keluarga berharap Ahmed dapat segera menjalani operasi pengangkatan tumor di luar negeri. “Kami tidak bisa kehilangan dia. Kami sudah kehilangan ayah, rumah, dan impian kami,” tambahnya dengan nada sedih, mengutip telegrafi, Selasa (28/10/2025).

WHO telah berupaya meningkatkan jumlah evakuasi medis. Pada hari Rabu, mereka berhasil mengoordinasi konvoi medis pertama sejak gencatan senjata dimulai pada 10 Oktober. Konvoi tersebut memindahkan 41 pasien dan 145 pengasuh ke rumah sakit di Yordania melalui perbatasan Kerem Shalom.

Namun, jumlah ini masih jauh dari cukup untuk mengatasi kebutuhan yang mendesak. WHO mendesak agar lebih banyak pasien dievakuasi melalui perbatasan Rafah dengan Mesir. Sayangnya, Israel masih menutup perbatasan tersebut sejak Mei 2024, dengan alasan keamanan hingga Hamas memenuhi persyaratan gencatan senjata dengan memulangkan jenazah sandera.

Kepala WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa solusi paling efektif adalah jika Israel mengizinkan pasien dari Gaza untuk dirawat di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, seperti yang terjadi sebelum konflik. Uni Eropa dan lebih dari 20 negara lainnya telah menawarkan bantuan finansial, tenaga medis, dan peralatan untuk mendukung upaya ini.

Di tengah krisis ini, sebuah pemakaman diadakan untuk Saadi Abu Taha, seorang anak berusia delapan tahun yang meninggal karena kanker perut. Dr. Fadi Atrash, Direktur Eksekutif Rumah Sakit Augusta Victoria di Yerusalem, menyatakan bahwa banyak pasien dapat dirawat dengan cepat dan efektif jika akses ke jaringan rumah sakit di Yerusalem Timur dan Tepi Barat dibuka kembali. “Kami dapat merawat setidaknya 50 pasien per hari untuk kemoterapi dan radiasi, dan rumah sakit lain dapat melakukan banyak operasi,” tambahnya.

Tags: GazaGencatan SenjataGenosidaKekejaman IsraelKrisis KesehatanPalestina
Previous Post

Kejati Aceh Selidiki Dana Beasiswa Rp420 Miliar Diduga Bocor

Next Post

Breaking News: Gempa Bumi Guncang Pidie Jaya, Pagi Ini

Related Posts

MPR Serukan Penghentian Perang Dunia, Dorong Diplomasi sebagai Jalan Perdamaian

by Ahmad Mufti
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyerukan penghentian konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah dan berbagai belahan dunia. Ia...

Prabowo: Stabilitas Timur Tengah Pengaruhi Energi Dunia dan Rantai Pasok Global

by Ahlul Fikar
29 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan stabilitas kawasan Timur Tengah menjadi kepentingan bersama dunia karena berdampak langsung terhadap...

126 Ribu Dam Jemaah Haji Indonesia Terdata, Daging Akan Disalurkan untuk Palestina

by Riska Zulfira
24 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pengelolaan dam atau hadyu jemaah haji Indonesia tahun 2026 mencatat kemajuan signifikan. Hingga Jumat (22/5/2026) pagi waktu Arab...

Next Post

Breaking News: Gempa Bumi Guncang Pidie Jaya, Pagi Ini

Sergio Ramos dan Pilar Rubio Resmi Jual Rumah Mewah di Madrid

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co