MASAKINI.CO – Megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo, dijadwalkan untuk mengunjungi Gedung Putih pada hari Selasa. Sumber resmi dari Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa kunjungan ini bertepatan dengan kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
Meskipun demikian, pejabat Gedung Putih belum memberikan pernyataan apakah Ronaldo termasuk dalam delegasi resmi Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Peran Ronaldo dalam Liga Sepak Bola Saudi telah menjadikannya ikon dalam kampanye modernisasi yang dipimpin oleh Putra Mahkota, yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan negara pada pendapatan minyak melalui diversifikasi ke sektor olahraga dan pariwisata.
Ronaldo belum pernah mengunjungi Amerika Serikat sejak tahun 2016. Dalam periode tersebut, ia menghadapi tuduhan kekerasan seksual dari Kathryn Mayorga, yang mengklaim bahwa Ronaldo melakukan pemerkosaan di sebuah hotel di Las Vegas pada tahun 2009. Ronaldo telah membantah tuduhan ini.
“Saya dengan tegas menolak tuduhan yang ditujukan kepada saya. Pemerkosaan adalah tindakan keji yang bertentangan dengan prinsip dan keyakinan saya,” ujar Ronaldo dalam pernyataan yang dikeluarkan pada tahun 2018, mengutip bbc, Rabu (19/11/2025). Pada tahun 2019, jaksa penuntut AS menyatakan bahwa Ronaldo tidak akan menghadapi tuntutan karena kurangnya bukti yang memadai.
Pada awal tahun 2023, Ronaldo bergabung dengan Liga Arab Saudi dan menjadi kapten klub Al Nassr, yang dimiliki oleh dana investasi publik PIF yang diketuai oleh Putra Mahkota. Dalam industri sepak bola yang dikenal dengan gaji tinggi, kesepakatan Ronaldo dengan Arab Saudi sangat mencolok. Ia dilaporkan menerima bayaran sekitar Rp 3,1 triliun per tahun, atau lebih dari Rp 7,7 miliar per hari.
Pada bulan Juni tahun ini, Ronaldo menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun dengan nilai total sekitar Rp 6,2 triliun, menjadikannya pemain sepak bola pertama yang mencapai status miliarder dengan kekayaan bersih sekitar Rp 21,7 triliun, menurut laporan Bloomberg.
Sanam Vakil, Direktur Program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House, menyatakan bahwa Arab Saudi telah “berinvestasi besar dalam acara dan individu terkenal untuk mempromosikan negara tersebut” di bidang olahraga dan pariwisata, sebagai bagian dari upaya modernisasi mereka. Ronaldo sendiri menyebut Pangeran Mohammed sebagai “bos kami” dalam sebuah wawancara dengan Piers Morgan.
Perbedaan dengan berita sebelumnya terletak pada penekanan pada detail tuduhan dan bantahan, serta penambahan konteks mengenai investasi Arab Saudi dalam olahraga dan pariwisata.










Discussion about this post