MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dapur Rumah Jadi Garda Terdepan Kendalikan Inflasi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
20 November 2025
in News
0

Cooking class yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Banda Aceh sebagai bentuk edukasi pengendalian inflasi. | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah tingginya inflasi pangan di Aceh yang kini mencapai 3,6 persen, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh menegaskan bahwa upaya mengendalikan harga tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah atau ketersediaan pasokan. Pengendalian inflasi ternyata dapat dimulai dari dapur dapur rumah tangga.

Kesadaran itu mendorong BI Aceh menggelar program Dapur Cerdas Inflasi, sebuah kelas memasak yang dirancang untuk memberi edukasi konsumsi cerdas kepada masyarakat. Kali ini khususnya perkumpulan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi sasaran cooking class, Kamis (20/11/2025).

RelatedPosts

Hilal Tak Terlihat, Awal Ramadan 1447 H Dipastikan Jatuh pada 19 Februari 2026

Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga Pidie Jaya

Penjualan Bumbu Siap Masak di Pasar Rukoh Meningkat Saat Meugang

Kepala Tim Perumusan Kebijakan BI Aceh, Hendy Hadian, menjelaskan bahwa lonjakan inflasi di Aceh banyak dipengaruhi oleh komoditas pangan, terutama cabai bahan yang hampir selalu ada di setiap masakan Aceh.

“Inflasi bahan pangan itu adanya di dapur setiap rumah. Ibu rumah tangga selalu memanfaatkan cabai sebagai bumbu masakan. Maka saat harga naik, cabai bubuk menjadi alternatif,” ujar Hendy.

Ia menyebutkan, Aceh berada di posisi ketiga inflasi tertinggi nasional setelah Sumut dan Riau. Tingginya konsumsi cabai masyarakat Aceh membuat daerah ini sangat sensitif terhadap fluktuasi harga, sementara pasokan lokal tidak selalu stabil.

“Kadang kita punya panen, kadang tidak. Saat pasokan kurang, kita terpaksa datangkan cabai dari Jawa,” katanya.

Hendy menambahkan, panen cabai diperkirakan berlangsung pada akhir November. Karena itu ia mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan aksi borong yang justru memicu lonjakan harga baru. “Belanjalah dengan bijak. Tidak perlu memborong.”

Untuk menunjukkan cara memasak yang tetap lezat namun hemat bahan, BI Aceh menghadirkan Chef Surya Firdaus, MasterChef Indonesia asal Aceh. Ia memperkenalkan alternatif penggunaan cabai, seperti cabai bubuk atau cabai kering, agar dapur tetap jalan meski harga cabai berfluktuasi.

Selain edukasi konsumsi, BI Aceh juga melakukan langkah stabilisasi pasokan. Hendy menyebutkan, BI telah memfasilitasi petani cabai-bawang dan juga mendatangkan cabai dari luar daerah ketika harga sempat melambung hingga Rp90.000/kg. Kini harganya kembali turun menjadi Rp40.000–50.000/kg.

“Inflasi itu tidak bisa hanya disalahkan pada pasar. Konsumsi rumah tangga juga punya peran besar,” ujarnya.

Tags: Bank Indonesia Perwakilan AcehCooking classInflasi
Previous Post

Pantau Kepatuhan Jamsostek, BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama dengan Kejari Banda Aceh

Next Post

Polres Bener Meriah Gagas Program Mengemudi Gratis

Related Posts

BI Luncurkan GPIPS, Jurus Baru Jaga Harga Pangan dan Stabilkan Inflasi

BI Luncurkan GPIPS, Jurus Baru Jaga Harga Pangan dan Stabilkan Inflasi

by Ulfah
12 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Bank Indonesia (BI) meluncurkan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) sebagai strategi baru untuk menjaga stabilitas harga...

Korban Banjir dan Longsor Bisa Tukar Uang Rusak di BI dan Bank Terdekat

by Riska Zulfira
10 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Bank Indonesia menyampaikan warga Aceh yang menjadi korban banjir dan longsor tetap dapat menukarkan uang rusak mereka. Layanan...

Kendalikan Inflasi Bisa Dimulai dari Keranjang Belanja

by Riska Zulfira
4 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Bank Indonesia Perwakilan Aceh menegaskan bahwa pengelolaan keuangan rumah tangga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, termasuk...

Next Post

Polres Bener Meriah Gagas Program Mengemudi Gratis

Mulai Terlupakan, Komunitas Mados Kenalkan Kembali Tari Seudati kepada Generasi Muda

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co