MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dapur Rumah Jadi Garda Terdepan Kendalikan Inflasi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
20 November 2025
in News
0

Cooking class yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Banda Aceh sebagai bentuk edukasi pengendalian inflasi. | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah tingginya inflasi pangan di Aceh yang kini mencapai 3,6 persen, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh menegaskan bahwa upaya mengendalikan harga tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah atau ketersediaan pasokan. Pengendalian inflasi ternyata dapat dimulai dari dapur dapur rumah tangga.

Kesadaran itu mendorong BI Aceh menggelar program Dapur Cerdas Inflasi, sebuah kelas memasak yang dirancang untuk memberi edukasi konsumsi cerdas kepada masyarakat. Kali ini khususnya perkumpulan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi sasaran cooking class, Kamis (20/11/2025).

RelatedPosts

MUSDA VI Demokrat Aceh Digelar Besok, Sekjen DPP Akan Hadir

Pemko Banda Aceh Tegaskan Penegakan Syariat Islam Tak Pandang Bulu, Termasuk ASN

Tekan Overkapasitas, Ditjenpas Aceh Rencanakan Penambahan Lapas di Subulussalam

Kepala Tim Perumusan Kebijakan BI Aceh, Hendy Hadian, menjelaskan bahwa lonjakan inflasi di Aceh banyak dipengaruhi oleh komoditas pangan, terutama cabai bahan yang hampir selalu ada di setiap masakan Aceh.

“Inflasi bahan pangan itu adanya di dapur setiap rumah. Ibu rumah tangga selalu memanfaatkan cabai sebagai bumbu masakan. Maka saat harga naik, cabai bubuk menjadi alternatif,” ujar Hendy.

Ia menyebutkan, Aceh berada di posisi ketiga inflasi tertinggi nasional setelah Sumut dan Riau. Tingginya konsumsi cabai masyarakat Aceh membuat daerah ini sangat sensitif terhadap fluktuasi harga, sementara pasokan lokal tidak selalu stabil.

“Kadang kita punya panen, kadang tidak. Saat pasokan kurang, kita terpaksa datangkan cabai dari Jawa,” katanya.

Hendy menambahkan, panen cabai diperkirakan berlangsung pada akhir November. Karena itu ia mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan aksi borong yang justru memicu lonjakan harga baru. “Belanjalah dengan bijak. Tidak perlu memborong.”

Untuk menunjukkan cara memasak yang tetap lezat namun hemat bahan, BI Aceh menghadirkan Chef Surya Firdaus, MasterChef Indonesia asal Aceh. Ia memperkenalkan alternatif penggunaan cabai, seperti cabai bubuk atau cabai kering, agar dapur tetap jalan meski harga cabai berfluktuasi.

Selain edukasi konsumsi, BI Aceh juga melakukan langkah stabilisasi pasokan. Hendy menyebutkan, BI telah memfasilitasi petani cabai-bawang dan juga mendatangkan cabai dari luar daerah ketika harga sempat melambung hingga Rp90.000/kg. Kini harganya kembali turun menjadi Rp40.000–50.000/kg.

“Inflasi itu tidak bisa hanya disalahkan pada pasar. Konsumsi rumah tangga juga punya peran besar,” ujarnya.

Tags: Bank Indonesia Perwakilan AcehCooking classInflasi
Previous Post

Pantau Kepatuhan Jamsostek, BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama dengan Kejari Banda Aceh

Next Post

Polres Bener Meriah Gagas Program Mengemudi Gratis

Related Posts

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,25 Persen untuk Redam Tekanan Rupiah dan Inflasi

by Riska Zulfira
21 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Bank Indonesia resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen dalam Rapat...

Rupiah Tertekan, Ekonom Desak BI Naikkan Suku Bunga demi Jaga Kepercayaan Pasar

by Redaksi
19 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah dinilai mulai memasuki fase serius dan tidak lagi hanya dipicu faktor eksternal seperti...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Next Post

Polres Bener Meriah Gagas Program Mengemudi Gratis

Mulai Terlupakan, Komunitas Mados Kenalkan Kembali Tari Seudati kepada Generasi Muda

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co