MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemkab Pidie Jaya Bebaskan Dua Warga ODGJ dari Jeratan Pasung

Redaksi by Redaksi
24 November 2025
in Daerah
0

Ilustrasi kaki seseorang diikat dengan rantai. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya membebaskan dua warga Desa Manyang Cut, Kecamatan Meuredu atas nama Muhammad (45) dan Mariati (43), yang mengalami gangguan skizofrenia, dari jeratan pasung yang telah membatasi kehidupan mereka selama bertahun-tahun, Senin (24/11/2025).

Pembebasan dua orang yang masih satu keluarga ini merupakan komitmen Pemkab Pidie Jaya dalam melindungi hak dan martabat warganya, melalui program pembebasan pasung bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

RelatedPosts

DPRA Serahkan 24 Catatan Evaluasi Kinerja Pemerintah Aceh dalam Paripurna LKPJ 2025

Viral Tinggal di Bawah Jembatan Pango, Keluarga Terlantar Dipindahkan ke Rumah Singgah

Aceh Ajukan Tambahan Anggaran ke Kemenkeu, Pemerintah Pusat Masih Pelajari Permohonan

Langkah ini terlaksana berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, perangkat gampong, tenaga kesehatan, serta dukungan penuh keluarga dan masyarakat setempat.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, menegaskan bahwa tidak boleh ada warga yang menderita atau kehilangan hak asasinya karena terkendala penanganan kesehatan jiwa.

Sibral mengatakan program pembebasan pasung menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, sejalan dengan upaya peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin memastikan semua warga, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak. Tidak boleh ada pasung di Pidie Jaya. Pemkab berkomitmen penuh mendampingi pasien ODGJ hingga pulih dan bisa kembali beraktivitas secara manusiawi,” tegas Bupati Pidie Jaya.

Pembebasan pasung ini juga merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menangani kesehatan jiwa berbasis komunitas, dengan memperkuat peran keluarga, petugas kesehatan, dan perangkat gampong dalam proses pendampingan.

Ia menyampaikan program pembebasan pasung tidak hanya mengembalikan martabat individu, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif dalam mengurangi beban keluarga melalui pendampingan obat dan layanan kesehatan rutin, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan jiwa dan mengurangi stigma terhadap ODGJ, menjamin perlindungan hak asasi manusia, khususnya bagi kelompok rentan, menguatkan peran pemerintah daerah sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.

Dengan langkah nyata seperti ini, Bupati Pidie Jaya menunjukkan bahwa pemerintah daerah hadir secara aktif dalam memberikan solusi, bukan hanya wacana, demi terciptanya masyarakat yang lebih sehat, peduli, dan berkeadilan.

Sementara Kepala  Dinas Kesehatan Pidie Jaya, Eddy Azwar menyampaikan bahwa keluarga kedua pasien selama ini telah rutin memberikan obat sesuai anjuran medis, serta aktif menerima pendampingan kesehatan. Keluarga juga tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sehingga mendapatkan dukungan sosial yang memadai.

Ia mengungkapkan masyarakat sekitar turut memberikan dukungan moral bagi proses kesembuhan kedua pasien. “Lingkungan yang menerima dan bersikap positif menjadi bagian penting dari pemulihan ODGJ agar dapat kembali hidup lebih layak dan produktif,” ujar Eddy.

Tags: Bupati Pidie JayaDinkes Pidie JayaODGJPasungPemkab Pidie Jaya
Previous Post

Gubernur Lantik Ketua BRA Periode 2025-2030

Next Post

Jelang Akhir Tahun 2025, Pemkab Aceh Besar Komit Jaga Inflasi

Related Posts

Rumoh Jiwa Malaka Perkuat Layanan Home Care untuk ODGJ Berat

Rumoh Jiwa Malaka Perkuat Layanan Home Care untuk ODGJ Berat

by Redaksi
23 April 2026
0

MASAKINI.CO - Puskesmas Malaka terus berinovasi dalam meningkatkan layanan kesehatan jiwa melalui program “Rumoh Jiwa Malaka”, yang menghadirkan pendekatan home...

Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Pidie Jaya

by Aininadhirah
9 April 2026
0

MASAKINI.CO - Air setinggi sekitar 1,5 meter merendam permukiman warga di Pidie Jaya pada Rabu malam, (8/4/2026). Genangan terjadi di...

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

by Aininadhirah
17 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kesedihan itu tidak selalu datang dengan suara keras. Kadang ia hadir dalam diam, dalam tatapan yang kosong, atau...

Next Post
Jelang Akhir Tahun 2025, Pemkab Aceh Besar Komit Jaga Inflasi

Jelang Akhir Tahun 2025, Pemkab Aceh Besar Komit Jaga Inflasi

HGN 2025, Peran Guru Tak Tergantikan di Tengah Laju Teknologi

HGN 2025, Peran Guru Tak Tergantikan di Tengah Laju Teknologi

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co