MASAKINI.CO – Beredarnya kabar Gunung Burni Telong berpotensi erupsi dalam waktu dekat membuat resah masyarakat Kabupaten Bener Meriah.
“Ia, gambar dengan keterangan Gunung Burni Telong berpotensi erupsi berseliweran distatus WA, membuat kami resah dan panik,” ungkap Ruhdi, warga Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit kepada Masakini.co, Rabu (17/12/2025).
Ia menambahkan, munculnya kabar tersebut membuat fokus masyarakat menghadapi bencana banjir dan longsor jadi terpecah. Pasalnya, hampir seluruh masyarakat di Bener Meriah saat ini sedang bertahan ditengah keterisoliran sejak akhir November lalu.
Namun, Ketua Tim Kerja Gunung Api dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, ESDM, Heruningtyas, menegaskan Gunung Burni hingga kini masih berstatus Level II (Waspada) serta mengimbau masyarakat agar tidak panik sekaligus terpengaruh isu yang diketahui kebenarannya.
“Gunung Api Burni Telong dengan ketinggian 2.617 Meter di Atas Permukaan Laut (MDPL) masih berstatus Level II (Waspada).
Level II sebenarnya masih sangat aman, karena di atasnya masih ada dua level lagi yaitu Level III (Siaga) dan Level IV (Awas),” ucapnya.
Kendatipun demikian, Tyas mengakui, gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,3 yang sempat menggetarkan Kabupaten Bener Meriah menyebabkan tingkat kegempaan vulkanik di Gunung Burni Telong meningkat. Menurutnya, hingga saat ini aktivitas kegempaan masih cukup tinggi.
Dirinya juga mengingatkan agar warga dilarang beraktivitas dengan jarak tiga kilometer dari pusat aktivitas Gunung Burni Telong.
Selanjutnya, agar tidak termakan hoaks, Tyas menghimbau masyarakat agar selalu memantau aktivitas Gunung Burni Telong melalui sumber resmi vulkane.geologi.esdm.go.id atau bertanya langsung kepada pihak BPBD setempat.
“Kami dari Badan Geologi akan terus memantau secara intensif aktivitas gunung Burni Telong dan segera menyampaikan apabila terdapat update informasi. Jadi, kami imbau kepada masyarakat agar tidak cepat terkontaminasi isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” tutupnya.










Discussion about this post