MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sawah Tenggelam, Harapan Petani Meunasah Blang Ikut Terendam

Aininadhirah by Aininadhirah
29 Desember 2025
in News
0

Sawah di Meunasah Blang, Kecamatan Langkahan terendam air, Senin(29/12/2025) | Aininadhirah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kesedihan menyelimuti para petani di Kampung Meunasah Blang, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, setelah banjir besar merendam lahan pertanian mereka. Sawah yang baru ditanami padi kini tenggelam di bawah genangan air bercampur lumpur, memupus harapan panen dalam waktu dekat.

Banjir yang melanda wilayah terpencil tersebut tidak hanya merendam puluhan rumah warga, tetapi juga melumpuhkan aktivitas pertanian. Air yang belum surut membuat para petani tidak dapat kembali ke sawah untuk merawat tanaman.
“Sawah sudah tenggelam, tergenang sama air. Padahal baru tanam bijeh,” ujar, seorang petani setempat, M. Saleh, Senin (29/12/2025).

RelatedPosts

Ketua Baitul Mal Pidie Jaya Ditemukan Meninggal di Banda Aceh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

HUT ke-28 PAN, DPW Aceh Pilih Berbagi dengan Anak Yatim

Lima Titik Panas Terdeteksi di Aceh, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

Menurutnya, genangan air dan lumpur masih cukup tebal hingga saat ini, sehingga warga sama sekali tidak bisa beraktivitas di lahan pertanian. “Selama ini kami tidak bisa ke sawah. Lumpur dan air semua, sudah seperti sungai nampaknya,” katanya.

Berdasarkan data sementara, Aceh Utara menjadi kabupaten dengan dampak banjir terluas terhadap lahan padi di Aceh. Dari total 39.762 hektare lahan sawah, seluruhnya dilaporkan terdampak banjir.

Dari jumlah tersebut, sekitar 25.827 hektare masih dinyatakan layak untuk ditanami kembali, sementara 13.935 hektare lainnya mengalami kerusakan berat dan tidak dapat ditanami akibat terendam air dan lumpur dalam waktu lama.

Kondisi ini menempatkan Aceh Utara sebagai daerah dengan tingkat kerusakan pertanian tertinggi dibandingkan kabupaten lain seperti Bireuen, Aceh Timur, dan Aceh Besar.

Para petani meminta perhatian serius dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat, mengingat banjir ini tidak hanya merusak rumah, tetapi juga menghantam langsung sumber mata pencaharian utama masyarakat.

Tags: Aceh UtaraKorban TerdampakPetani Aceh UtaraPetani Gagal PanenSawahSawah Terendam
Previous Post

Diogo Jota Dikenang di Laga Liverpool vs Wolves, Rute Cardoso Angkat Bicara

Next Post

Layanan Kesehatan di Aceh Tetap Berjalan, 65 Rumah Sakit dan 291 Puskesmas Beroperasi Pascabencana

Related Posts

RSUD Cut Meutia Aceh Utara Segera Dialihkan ke Lhokseumawe

by Redaksi
29 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat proses pengalihan kepemilikan RSUD Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Peralihan...

Angin Kencang Rusak 58 Huntara di Aceh Utara, Belasan Unit Hancur

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Puluhan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, rusak setelah diterjang angin kencang yang terjadi secara...

Tersambar Petir, Petani di Aceh Utara Meninggal Dunia

Tersambar Petir, Petani di Aceh Utara Meninggal Dunia

by Aininadhirah
14 April 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang petani warga Dusun Kareung, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia akibat tersambar petir...

Next Post

Layanan Kesehatan di Aceh Tetap Berjalan, 65 Rumah Sakit dan 291 Puskesmas Beroperasi Pascabencana

Sopir Truk Lega Jembatan Krueng Tingkeum Kembali Dibuka, Jalur Logistik Medan–Aceh Normal

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co