MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

30 Ribu Hektare Tambak Rusak di Aceh, Aceh Utara Paling Parah

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 Januari 2026
in News
0
Imbas Banjir, Petani Budidaya Udang Vaname di Lhokseumawe Rugi Puluhan Ton

Lokasi tambak budidaya perikanan kelompok tani Jak U Neuheun, Blang Mangat, Lhokseumawe, merugi akibat terdampak banjir. (foto: luang untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekitar 30 ribu hektare tambak milik masyarakat di wilayah pesisir Aceh dilaporkan rusak akibat bencana yang melanda dalam beberapa waktu terakhir. Dari seluruh daerah terdampak, Aceh Utara menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan terparah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Kariamansyah, mengatakan kerusakan tambak terjadi hampir merata di kawasan pesisir dan berdampak langsung terhadap mata pencaharian masyarakat.

RelatedPosts

MUSDA VI Demokrat Aceh Digelar Besok, Sekjen DPP Akan Hadir

Pemko Banda Aceh Tegaskan Penegakan Syariat Islam Tak Pandang Bulu, Termasuk ASN

Tekan Overkapasitas, Ditjenpas Aceh Rencanakan Penambahan Lapas di Subulussalam

Ia menjelaskan, kerusakan tambak diklasifikasikan dalam tiga kategori, yakni rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat, tergantung kondisi tanggul, kolam, dan saluran air pascabencana.

Selain Aceh Utara, beberapa daerah lain juga mengalami kerusakan cukup signifikan, di antaranya Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, dan Aceh Tamiang. “Di Aceh Utara seluas 10.620 hektar yang terdampak, kemudian disusul di Aceh timur 7.094 hektar, Bireun 4.945 hektar dan Aceh Tamiang 3.435 hektar,” sebut Kariamansyah, Senin (26/1/2026).

Menurut Kariamansyah, pendataan kerusakan dilakukan secara berjenjang oleh pemerintah kabupaten/kota, Pemerintah Aceh, hingga kementerian terkait. Saat ini, seluruh data masih dalam tahap validasi ulang agar tidak terjadi perbedaan angka antarinstansi.

“Data sudah kita identifikasi bersama. Sekarang tinggal proses validasi supaya data kabupaten, provinsi, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan bisa satu,” jelasnya.

Kerusakan tersebut berdampak besar terhadap produktivitas tambak, terutama bagi petambak kecil yang menggantungkan penghasilan harian dari sektor budidaya perikanan. Banyak tambak tidak dapat digunakan kembali karena tanggul jebol dan kolam tertimbun material.

Pemerintah Aceh berharap proses rehabilitasi tambak dapat segera dilakukan pada tahun ini, dengan prioritas utama pada tambak yang mengalami kerusakan berat.

“Harapan kita, setelah data final, rehabilitasi bisa segera dimulai agar petambak dapat kembali beraktivitas dan ekonomi pesisir bisa pulih,” pungkasnya.

 

Tags: Bencana AcehDKP AcehPesisir AcehPetambakTambak Rusak
Previous Post

BMKG Peringatkan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh

Next Post

Satpol PP Tegaskan Larangan PKL di MPP Lambaro, Pelanggar Terancam Hukuman Berat

Related Posts

PFI Luncurkan Buku Prahara Pulau Emas, Rekam Jejak Bencana dalam 130 Foto Jurnalistik

by Aininadhirah
3 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) meluncurkan buku Prahara Pulau Emas sebagai bagian dari rangkaian pameran foto jurnalistik bertajuk sama...

Delapan Bulan Pascabencana, Tambang dan Perambahan Hutan Masih Terjadi di Nagan Raya

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Delapan bulan setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah Aceh, Yayasan APEL Green Aceh menyoroti masih berlangsungnya aktivitas yang...

Angin Kencang Rusak 58 Huntara di Aceh Utara, Belasan Unit Hancur

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Puluhan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, rusak setelah diterjang angin kencang yang terjadi secara...

Next Post

Satpol PP Tegaskan Larangan PKL di MPP Lambaro, Pelanggar Terancam Hukuman Berat

161 Titik Panas Terdeteksi di Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co