MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

BRIN Tegaskan Lubang Besar di Aceh Tengah Akibat Longsor, Bukan Sinkhole

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Februari 2026
in News
0

Longsor di kawasan Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah | Foto: tangkapan layar di Tiktok @kotak gaduh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan lubang besar yang muncul di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, merupakan dampak longsoran tanah, bukan fenomena sinkhole.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari, menjelaskan secara geologi wilayah tersebut tidak tersusun dari batu gamping atau kapur yang umumnya menjadi penyebab sinkhole. Struktur tanah di lokasi itu didominasi endapan piroklastik berupa tufa, material sisa aktivitas gunung api nonaktif Geurendong yang bersifat rapuh.

RelatedPosts

Pascabanjir, BPJS Kesehatan Permudah Akses Layanan JKN di Pidie

Asap Karhutla Mulai Masuk Aceh, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Terdampak

Pameran Genang Hidupkan Ingatan Bencana Sumatera Lewat Instalasi Seni

“Yang terjadi di Aceh Tengah itu sebenarnya fenomena longsoran, bukan sinkhole. Lapisan tufanya tidak padat dan kekuatannya rendah, sehingga mudah tergerus dan runtuh,” ujar Adrin dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).

Ia menyebutkan material tufa tersebut tergolong muda secara geologis dan belum mengalami proses pemadatan sempurna. Kondisi ini membuat tanah rentan terkikis air dan mengalami runtuhan, terutama di area yang memiliki kemiringan lereng.

Berdasarkan citra satelit sejak 2010, BRIN juga mencatat keberadaan lembah kecil atau ngarai di sekitar lokasi. Proses erosi yang berlangsung bertahun-tahun menyebabkan lembah tersebut melebar dan memanjang hingga akhirnya membentuk lubang besar seperti yang terlihat saat ini.

Selain faktor alami, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi di Aceh Tengah pada 2013 diduga ikut memperlemah struktur lereng. Getaran gempa kemungkinan mempercepat ketidakstabilan tanah di kawasan tersebut.

Faktor lain yang memperparah kondisi adalah aliran air dari saluran irigasi perkebunan di sekitar lokasi. Air permukaan yang meresap ke dalam tanah meningkatkan kelembaban lapisan tufa sehingga memperbesar risiko longsor.

“Jika saluran irigasi terbuka dan air terus masuk ke dalam tanah, maka lapisan yang sudah rapuh itu menjadi semakin tidak stabil,” jelas Adrin.

BRIN merekomendasikan sejumlah langkah mitigasi, di antaranya pengendalian aliran air permukaan agar tidak meresap ke dalam tanah, pemetaan zona rawan, serta pemasangan sistem peringatan dini longsor. Masyarakat juga diminta waspada terhadap tanda awal seperti munculnya retakan tanah atau amblesan baru di sekitar area tersebut.

Tags: BRINLobang Raksasa di Aceh TengahSinkhole
Previous Post

Toko Bahan Kue di Pasar Rukoh Ramai Diserbu Warga Selama Ramadan

Next Post

Tips Mencuci Botol dan Peralatan Bayi Agar Steril

Related Posts

BRIN Perkuat Pendekatan One Health untuk Cegah Wabah Usai Bencana

by Ahlul Fikar
24 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat pendekatan One Health sebagai strategi mencegah munculnya wabah penyakit setelah bencana...

Aceh Besar Raih Penghargaan BRIN, Nilai IDSD 2025 Tembus 3,80

by Ahmad Mufti
25 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) menerima penghargaan atas peningkatan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025...

Menteri PU Tinjau Sinkhole di Aceh Tengah, Penanganan Fokus Pengendalian Aliran Air Bawah Tanah

by Ahmad Mufti
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau lokasi longsor raksasa (sinkhole) di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten...

Next Post

Tips Mencuci Botol dan Peralatan Bayi Agar Steril

Harga Tomat di Pasar Rukoh Naik Dua Kali Lipat, Bahan Dapur Lain Masih Stabil

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co