MASAKINI.CO – Program Makanan Bergizi (MBG) di Banda Aceh kembali beroperasi penuh pasca Ramadan dan Lebaran Idul Fitri. Sebanyak 36 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai mendistribusikan makanan kepada penerima manfaat dengan total mencapai 95.593 porsi pada hari pertama operasional.
Koordinator Wilayah Kota Banda Aceh, Muhammad Reza, mengatakan seluruh dapur MBG kini telah aktif kembali setelah sempat menyesuaikan pola distribusi selama bulan puasa.
“Hari ini menjadi hari pertama pendistribusian MBG pasca Ramadan. Seluruh SPPG di Banda Aceh sudah beroperasi dengan total distribusi 95.593 porsi,” ujarnya kepada masakini.co, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, selama Ramadan pola penyaluran MBG mengalami perubahan. Program tersebut tetap berjalan, namun makanan yang diberikan berupa menu kering dan hanya disalurkan dua kali dalam sepekan.
Memasuki masa pasca Lebaran, skema distribusi kembali normal. Mulai saat ini, MBG tidak lagi menyalurkan makanan kering, melainkan beralih ke menu basah atau makanan siap santap (fresh food) untuk seluruh kategori penerima manfaat.
“Sesuai instruksi pimpinan, sekarang yang dibagikan adalah menu basah yang siap dikonsumsi,” kata Reza.
Sementara itu, terkait wacana pembatasan distribusi MBG hanya lima hari dalam sepekan, pihaknya mengaku belum menerima arahan resmi dari pemerintah pusat.
“Kami masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari Badan Gizi Nasional,” ujarnya.










Discussion about this post