MASAKINI.CO – Sebuah video yang memperlihatkan aksi warga mengacak-acak bantuan sembako banjir viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jojo Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Kamis (23/4/2026).
Dalam video tersebut, sejumlah warga tampak memenuhi meunasah sambil membongkar dan mengeluarkan bantuan sembako yang sebelumnya disimpan di dalam gudang. Aksi itu diduga dipicu kekecewaan warga karena bantuan yang seharusnya dibagikan tidak pernah mereka terima.
Salah satu warga, Muna, mengaku kecurigaan sudah muncul sejak lama terkait keberadaan bantuan tersebut.
“Karena memang sudah curiga dari sebelumnya bantuan banjir ada, tapi kami tidak menerimanya,” ujarnya.
Ia menyebutkan, warga kemudian mengambil sembako dari gudang meunasah dan membawanya keluar hingga terjadi aksi pengacakan di lokasi.
Menurut Muna, saat kejadian berlangsung, keuchik (kepala desa) setempat turut hadir di lokasi. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawab keuchik.
“Keuchik hadir, sebenarnya bukan salah pak geuchiknya, tapi aparat lain yang mengatur sembakonya,” katanya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap maupun pengelolaan bantuan tersebut. Peristiwa ini memicu perhatian publik, terutama terkait transparansi distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.








Discussion about this post