MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Ribuan Manuskrip Aceh Belum Tergarap, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Turun Langsung ke Museum

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
6 Mei 2026
in News
0

Mahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry turun langsung ke lapangan untuk mengkaji manuskrip kuno di Museum Aceh | Foto: Humas Ar-Raniry

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ribuan manuskrip kuno Aceh yang tersimpan di Museum Aceh masih belum terdokumentasi secara menyeluruh. Kondisi ini mendorong mahasiswa UIN Ar-Raniry turun langsung melakukan kajian lapangan.

Sebanyak 1.934 bundel manuskrip tersimpan di museum tersebut, namun sebagian besar belum terpetakan berdasarkan isi dan tema. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Koleksi dan Bimbingan Edukasi Museum Aceh, Nurhasanah, saat menerima kunjungan mahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI), Selasa (5/5/2026).

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Melonjak Rp140 Ribu per Mayam Hari Ini

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 3.000 Penerima Manfaat JKK-JKM di Aceh untuk Program PEKA

Terima Gelar Doktor Kehormatan, Yusril Diharapkan Dukung Penguatan Kekhususan Aceh

“Manuskrip ini bisa dimanfaatkan untuk penelitian, tetapi belum semuanya terdokumentasi secara rinci,” ujarnya.

Menjawab tantangan itu, mahasiswa SKI mengikuti praktikum langsung sebagai bagian dari mata kuliah pemeliharaan naskah kuno. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi terlibat dalam identifikasi fisik, inventarisasi awal, hingga analisis deskriptif manuskrip.

Dosen pengampu, Hermansyah, menegaskan pendekatan lapangan menjadi kunci dalam membangun kemampuan filologi mahasiswa.

“Kalau hanya teori, mahasiswa tidak akan siap. Mereka harus menyentuh langsung manuskrip dan memahami cara mengkaji serta merawatnya,” katanya.

Ia menyebut Museum Aceh sebagai salah satu pusat manuskrip terbesar di Aceh yang menyimpan sumber pengetahuan penting, mulai dari pengobatan tradisional, hukum adat, hingga pemikiran keislaman.

Minimnya dokumentasi rinci terhadap naskah-naskah tersebut dinilai sebagai celah besar dalam pengembangan riset. Praktikum ini menjadi langkah awal untuk membuka kembali khazanah intelektual Aceh yang selama ini belum tergarap maksimal.

Selain penguatan akademik, kegiatan ini juga mempererat kolaborasi antara kampus dan museum dalam pelestarian warisan budaya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna ilmu, tetapi juga pelaku pelestarian yang mampu mengungkap dan menjaga manuskrip Aceh sebagai bagian penting dari identitas sejarah daerah.

Tags: Filologimahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI)Manuskrip AcehMuseum Acehnaskah kunoUIN AR RANIRY
Previous Post

Kloter 1 Haji Aceh Tiba di Madinah, Jemaah Nginap di Hotel Manail Arrahman

Next Post

36 Persen Tenaga Kerja Aceh Merupakan Lulusan SMA

Related Posts

Terima Gelar Doktor Kehormatan, Yusril Diharapkan Dukung Penguatan Kekhususan Aceh

by Riska Zulfira
5 November 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), berharap keilmuan dan pengalaman Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi,...

UIN Ar-Raniry Gali Jejak Sejarah Aceh-Bugis yang Belum Banyak Terungkap

by Redaksi
28 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Jejak hubungan Aceh dan Bugis dalam sejarah Nusantara kembali ditelusuri melalui kajian tentang Daeng Mansur. Senin (27/10/2026) lalu,...

Mahasiswa MHU UIN Ar-Raniry Didorong Garap Peluang Bisnis Haji dan Umrah

by Ahmad Mufti
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Mahasiswa Program Studi Manajemen Haji dan Umrah (MHU) UIN Ar-Raniry Banda Aceh didorong tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan...

Next Post

36 Persen Tenaga Kerja Aceh Merupakan Lulusan SMA

Harga Beras di Banda Aceh Stabil

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co