MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Ribuan Manuskrip Aceh Belum Tergarap, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Turun Langsung ke Museum

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
6 Mei 2026
in News
0

Mahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry turun langsung ke lapangan untuk mengkaji manuskrip kuno di Museum Aceh | Foto: Humas Ar-Raniry

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ribuan manuskrip kuno Aceh yang tersimpan di Museum Aceh masih belum terdokumentasi secara menyeluruh. Kondisi ini mendorong mahasiswa UIN Ar-Raniry turun langsung melakukan kajian lapangan.

Sebanyak 1.934 bundel manuskrip tersimpan di museum tersebut, namun sebagian besar belum terpetakan berdasarkan isi dan tema. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Koleksi dan Bimbingan Edukasi Museum Aceh, Nurhasanah, saat menerima kunjungan mahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI), Selasa (5/5/2026).

RelatedPosts

Rokok Kretek Filter Jadi Salah Satu Komoditas Pembentuk Garis Kemiskinan Aceh

Mujiburrahman Kembali Dilantik Sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode 2026-2030

Jelang Perayaan Maulid, Pedagang Prediksi Harga Pangan Mulai Naik

“Manuskrip ini bisa dimanfaatkan untuk penelitian, tetapi belum semuanya terdokumentasi secara rinci,” ujarnya.

Menjawab tantangan itu, mahasiswa SKI mengikuti praktikum langsung sebagai bagian dari mata kuliah pemeliharaan naskah kuno. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi terlibat dalam identifikasi fisik, inventarisasi awal, hingga analisis deskriptif manuskrip.

Dosen pengampu, Hermansyah, menegaskan pendekatan lapangan menjadi kunci dalam membangun kemampuan filologi mahasiswa.

“Kalau hanya teori, mahasiswa tidak akan siap. Mereka harus menyentuh langsung manuskrip dan memahami cara mengkaji serta merawatnya,” katanya.

Ia menyebut Museum Aceh sebagai salah satu pusat manuskrip terbesar di Aceh yang menyimpan sumber pengetahuan penting, mulai dari pengobatan tradisional, hukum adat, hingga pemikiran keislaman.

Minimnya dokumentasi rinci terhadap naskah-naskah tersebut dinilai sebagai celah besar dalam pengembangan riset. Praktikum ini menjadi langkah awal untuk membuka kembali khazanah intelektual Aceh yang selama ini belum tergarap maksimal.

Selain penguatan akademik, kegiatan ini juga mempererat kolaborasi antara kampus dan museum dalam pelestarian warisan budaya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna ilmu, tetapi juga pelaku pelestarian yang mampu mengungkap dan menjaga manuskrip Aceh sebagai bagian penting dari identitas sejarah daerah.

Tags: Filologimahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI)Manuskrip AcehMuseum Acehnaskah kunoUIN AR RANIRY
Previous Post

Kloter 1 Haji Aceh Tiba di Madinah, Jemaah Nginap di Hotel Manail Arrahman

Next Post

36 Persen Tenaga Kerja Aceh Merupakan Lulusan SMA

Related Posts

Warisan Budaya Aceh Didorong Jadi Aset Ekonomi, UIN Ar-Raniry Kembangkan Grand Design KIL

by Redaksi
5 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Riset MORA Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mendorong penguatan perlindungan Kekayaan Intelektual Lokal (KIL) sebagai...

Masa Jabatan Mujiburrahman sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Diperpanjang hingga Rektor Baru Dilantik

by Riska Zulfira
31 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Agama memperpanjang masa jabatan tugas tambahan Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.Ag. sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN)...

UIN Ar-Raniry Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran, Target Terima Mahasiswa Agustus 2026

by Ahmad Mufti
30 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh selangkah lagi membuka Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi...

Next Post

36 Persen Tenaga Kerja Aceh Merupakan Lulusan SMA

Harga Beras di Banda Aceh Stabil

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co