MASAKINI.CO – Jemaah haji asal Aceh tahun ini menerima total dana mencapai 2.750 riyal Arab Saudi atau sekitar Rp12,7 juta per orang selama berada di Tanah Suci. Jumlah tersebut berasal dari dana Wakaf Baitul Asyi sebesar 2.000 riyal dan living cost atau biaya hidup dari pemerintah sebesar 750 riyal.
Pembagian dana Wakaf Baitul Asyi mulai dilakukan kepada jemaah Kloter 02-BTJ yang telah tiba di Makkah. Sebanyak 391 jemaah menerima dana tersebut di hotel tempat mereka menginap di kawasan Jarwal, Sektor 6, usai salat Asar waktu Arab Saudi.
Kepala Subbagian Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, Darwin, mengatakan nilai Wakaf Baitul Asyi yang diterima jemaah tahun ini masih sama seperti musim haji sebelumnya.
“Setiap jemaah menerima 2.000 riyal dan pembagian dilakukan langsung di penginapan jemaah,” ujar Darwin, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, dana wakaf diserahkan langsung oleh Nazir Wakaf Baitul Asyi, Syekh Abullatif Baltou. Penyaluran akan dilakukan bertahap kepada seluruh jemaah Aceh sesuai jadwal kedatangan di Arab Saudi.
Menurut Darwin, kartu Wakaf Baitul Asyi menjadi syarat wajib bagi jemaah untuk menerima bantuan tersebut. Kartu itu sebelumnya telah dibagikan saat proses keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh.
Meski nilainya tidak mengalami kenaikan, dana Wakaf Baitul Asyi tetap menjadi bantuan penting bagi jemaah Aceh untuk memenuhi kebutuhan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
PPIH Embarkasi Banda Aceh juga mengingatkan jemaah agar menggunakan dana tersebut secara bijak untuk mendukung kelancaran ibadah dan tidak berlebihan dalam berbelanja.








Discussion about this post