MASAKINI.CO – Kabupaten Aceh Besar tercatat memiliki 222 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di sejumlah wilayah gampong. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 titik telah rampung 100 persen, sementara 201 titik lainnya masih dalam tahap pembangunan.
“Sebanyak 222 titik KDKMP berada di Aceh Besar. Saat ini 21 titik sudah selesai dibangun dan sisanya masih dalam proses pengerjaan,” kata Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris dalam keteragannya, Minggu (17/5/2025).
Menurutnya, keberadaan KDKMP diyakini mampu menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat gampong. Pemerintah daerah menilai program tersebut dapat memperkuat sektor ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Muharram yang akrab disapa Syech Muharram mengatakan masyarakat menyambut antusias pembangunan KDKMP karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga tingkat desa.
Salah satu titik KDKMP yang menjadi lokasi launching nasional berada di Desa Layeun, Kecamatan Leupung. Kawasan tersebut diperkirakan akan memberi manfaat ekonomi bagi sekitar 1.000 hingga 2.000 warga.
Selain berada di jalur strategis Banda Aceh–Meulaboh, Desa Layeun juga memiliki sejumlah potensi unggulan di sektor perikanan, perkebunan, dan pertanian.
“Komoditas unggulan di wilayah ini cukup banyak, mulai dari hasil tangkapan ikan, ikan asin, teri, cengkeh, pala, pinang, hingga hasil pertanian seperti padi, jagung, cabai, dan buah-buahan,” ujarnya.
Tak hanya itu, kawasan pesisir Leupung juga dinilai memiliki potensi wisata yang besar melalui destinasi seperti Lhokseudu dan Pulau Buerandeh yang selama ini menjadi daya tarik wisata Aceh Besar.
Launching nasional KDKMP tersebut turut dihadiri Pangdam Iskandar Muda, Wali Kota Banda Aceh, Ketua DPRK Aceh Besar, Dandim 0101/KBA, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya.








Discussion about this post